NANNING, TIONGKOK – Media OutReach Newswire – 18 September 2026 – KTT Bisnis dan Investasi Tiongkok-ASEAN (CABIS) ke-23 telah diselenggarakan di Kota Nanning, Guangxi, Tiongkok pada 17 hingga 19 September 2026, yang berupaya membangun platform tingkat tinggi bagi pertukaran kerja sama penerapan AI serta inovasi industri antara Tiongkok dan ASEAN.
Diselenggarakan bersama oleh China Council for the Promotion of International Trade (CCPIT), Pemerintah Rakyat Wilayah Otonom Guangxi Zhuang, serta kamar dagang dan industri nasional dari negara-negara anggota ASEAN, CABIS merupakan ajang ekonomi dan perdagangan nasional maupun internasional tingkat tertinggi, berskala terbesar, dan paling berpengaruh antara Tiongkok dan ASEAN. Sejak awal pembentukannya pada tahun 2004, CABIS telah diadakan setiap tahun dan memainkan peran penting dalam memajukan kerja sama ekonomi, perdagangan, dan investasi antara Tiongkok dan ASEAN. CABIS ke-23 menggelar berbagai acara utama, termasuk Upacara Pembukaan, Forum Pemimpin Bisnis Tiongkok-ASEAN, dan Forum Hukum Komersial Tiongkok-ASEAN, yang menyediakan platform kerja sama untuk dialog antara pemerintah dan pelaku bisnis maupun antarpelaku bisnis, penyelarasan kebijakan, serta penyesuaian proyek.
Tahun 2026 menjadi tahun krusial bagi implementasi Kawasan Perdagangan Bebas Tiongkok-ASEAN Versi 3.0. Dengan memanfaatkan bergabungnya Timor-Leste ke dalam ASEAN sebagai peluang untuk memperluas cakupan kerja sama bisnis, CABIS berfokus pada perdagangan digital, ekonomi hijau, dan ketahanan rantai pasok, yang secara aktif merespons ekspektasi industri ASEAN. Bersama dengan komunitas bisnis dari seluruh 11 negara anggota ASEAN, ajang ini bekerja untuk menerjemahkan konsensus kebijakan menjadi hasil nyata di bidang industri dan perdagangan, guna menyuntikkan momentum baru bagi integrasi ekonomi kawasan.
CABIS ke-23 makin mengintegrasikan “AI + CABIS” dengan menggelar serangkaian acara sampingan bertema AI serta merilis Intelligent Land-Sea Connectivity: China-ASEAN AI Cooperation Case Collection (2026), yang mempromosikan penerapan AI di seluruh ASEAN. Ajang ini menyoroti peran dominan perusahaan, memfasilitasi “Saluran Nanning” dengan mengadakan Konferensi Penyesuaian bagi Para Pengusaha dari Tiongkok dan Negara-Negara ASEAN, serta mendukung pembangunan Sabuk Ekonomi Terusan Pinglu.
Recent Comments