BANGKOK, THAILAND – Media OutReach Newswire – 14 Juli 2026 – Thailand sedang memperkuat transisinya menuju ekonomi net-zero (nol emisi karbon bersih) melalui peningkatan kolaborasi antara pemerintah dan industri. Pada kesempatan hari jadinya yang ke-20, Asosiasi Produsen Semen Thailand (TCMA) mengumumkan inisiatif strategisnya, “The NEXT Chapter to Net Zero 2050,” yang bertujuan untuk mempercepat implementasi di lima bidang prioritas di bawah tema ‘Akselerasi Tindakan Kolaboratif menuju Net Zero 2050.’ Inisiatif ini memperkuat peran industri semen yang terus berkembang sebagai Climate Solution Partner (Mitra Solusi Iklim), yang selaras dengan Peta Jalan Semen dan Beton Net Zero Thailand 2050, sebuah komitmen kolektif industri yang mendukung tujuan iklim nasional.
Acara peringatan 20 tahun TCMA ini dipimpin oleh Yang Mulia Bapak Varawut Silpa-archa, Menteri Perindustrian, dan mempertemukan para perwakilan senior dari lembaga pemerintah, industri, institusi profesional, serta organisasi internasional, yang mencerminkan komitmen bersama untuk memajukan target Net Zero 2050 Thailand.
Dalam sambutannya, Menteri Perindustrian menegaskan bahwa pencapaian emisi net-zero memerlukan tindakan yang terkoordinasi di semua sektor di bawah pendekatan terpadu ‘ONE MIND’ (Satu Pemikiran). Kementerian Perindustrian terus memajukan kebijakan-kebijakan yang mendukung, kerangka kerja regulasi, dan instrumen ekonomi untuk mendukung dekarbonisasi industri, sembari mempromosikan pengembangan industri hijau, memperkuat standar ESG, dan meningkatkan daya saing. Beliau juga menyoroti kolaborasi berkelanjutan dengan para mitra internasional, termasuk UNIDO, GIZ, dan Pemerintah Kanada, untuk mempercepat penerapan teknologi rendah karbon.
Dr. Chana Poomee, Ketua Kehormatan TCMA, mencatat bahwa industri semen Thailand sedang bertransisi melampaui peran tradisionalnya untuk menjadi Climate Solution Partner, berkontribusi pada mitigasi iklim baik melalui pengurangan emisi maupun pengembangan solusi konstruksi yang berkelanjutan.
Mewakili sektor pemerintah, Dr. Raweewan Bhuridej, Sekretaris Tetap Kementerian Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup, dan Bapak Sunthorn Kaewsa-ard, Wakil Sekretaris Tetap Kementerian Perindustrian, menggarisbawahi pentingnya kemitraan pemerintah-swasta (PPP) dalam menjabarkan komitmen kebijakan menjadi hasil yang terukur, guna memastikan bahwa pengurangan emisi dapat dicapai bersamaan dengan daya saing industri yang berkelanjutan.
Bapak Surachai Nimla-or, Ketua TCMA, menggambarkan “The NEXT Chapter” sebagai titik balik strategis bagi industri, yang dipandu oleh prinsip untuk menjadi kompetitif, berkelanjutan, dan rendah karbon. TCMA memajukan transisi ini melalui lima mesin implementasi utama, dengan mengintegrasikan kebijakan, teknologi, inovasi, transisi energi, ekonomi sirkular, dan digitalisasi untuk memungkinkan perubahan sistemik yang terukur, dapat diperluas (scalable), dan selaras dengan linimasa nasional.
TCMA juga terus memajukan SARABURI SANDBOX, sebuah proyek percontohan kota rendah karbon yang berfungsi sebagai platform untuk menguji instrumen kebijakan, solusi teknologi, dan mekanisme pembiayaan hijau melalui kolaborasi multipihak, dengan tujuan untuk memperluas model-model yang sukses ke tingkat nasional dan regional.
Peluncuran “The NEXT Chapter” ini menegaskan peran industri semen Thailand sebagai kontributor utama dalam upaya dekarbonisasi regional dan menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memajukan transisi yang inklusif dan berkelanjutan menuju ekonomi rendah karbon.
Recent Comments