HONG KONG SAR – Media OutReach Newswire – 15 September 2026 – The Hong Kong University of Science and Technology (HKUST) menyambut kunjungan resmi Perdana Menteri Republik Uzbekistan, Yang Mulia Bapak Abdulla Nigmatovich ARIPOV, ke kampusnya pada 10 September 2026. Kunjungan ini menjadikan HKUST sebagai satu-satunya perguruan tinggi yang masuk dalam agenda perjalanannya di Hong Kong. Kunjungan tingkat tinggi ini mempertegas kemitraan yang terus berkembang antara Uzbekistan dan HKUST, dengan fokus khusus pada peningkatan kolaborasi di bidang pendidikan tinggi, penelitian, inovasi, dan pengembangan talenta.

Delegasi Uzbekistan yang beranggotakan 24 orang tersebut disambut hangat oleh Dr. CHOI Yuk-Lin, Sekretaris Pendidikan Pemerintah HKSAR; Prof. Harry SHUM, Ketua Dewan HKUST; Prof. Nancy IP, Presiden HKUST, serta para pimpinan senior universitas.

Dalam pertemuan tingkat tinggi bersama pimpinan universitas, Perdana Menteri Aripov melakukan diskusi mendalam mengenai pengembangan pendidikan tinggi, kecerdasan buatan (AI), inovasi teknologi, pembinaan talenta, komersialisasi penelitian, serta peluang kolaborasi yang lebih erat antara Uzbekistan dan HKUST. Pertukaran ini juga mengeksplorasi berbagai jalur untuk memperkuat kemitraan akademis, memperluas mobilitas mahasiswa dan pengajar, serta mendukung ambisi Uzbekistan dalam mengembangkan ekonomi berbasis pengetahuan dan sektor teknologi yang sedang berkembang.

Perdana Menteri Aripov menyampaikan, “Kami sangat terkesan dengan berbagai pencapaian HKUST serta kemampuannya dalam menerjemahkan penelitian dan inovasi mutakhir menjadi aplikasi industri yang praktis. Dengan lebih dari 7.000 mahasiswa Uzbekistan yang menempuh pendidikan tinggi di seluruh Tiongkok, kami melihat potensi yang sangat besar untuk memperkuat hubungan akademis kami dengan Hong Kong dan memprioritaskan HKUST sebagai destinasi utama bagi para mahasiswa kami. Seiring Uzbekistan dan HKUST sama-sama memperingati hari jadi ke-35, perintisan kemitraan ini menghadirkan peluang yang simbolis dan bermakna untuk memperluas keunggulan pendidikan dan jangkauan global secara bersama-sama.”

Prof. Shum menyampaikan, “Kami merasa sangat terhormat dapat menyambut Perdana Menteri Aripov dan delegasi Uzbekistan yang terhormat di HKUST di tengah berlangsungnya Belt and Road Summit. Sebagai universitas muda berwawasan global yang sedang merayakan hari jadi ke-35, HKUST bertindak sebagai super-connector vital — yang menyatukan beragam talenta dari lebih dari 80 kewarganegaraan. Berlandaskan fondasi yang telah kami bangun bersama El-Yurt Umidi Foundation, kunjungan ini menandai langkah krusial dalam memperdalam hubungan antara Hong Kong dan Asia Tengah, serta membuka cakrawala baru bagi pertumbuhan kolaboratif dan pengembangan pemuda di sepanjang jalur Belt and Road.”

Presiden Ip menambahkan, “Kami sangat senang dapat terlibat dalam dialog yang sangat produktif dan berwawasan ke depan bersama Perdana Menteri Aripov dan delegasinya. Prioritas strategis Uzbekistan di bidang AI, robotika, fintech, dan keamanan siber sangat selaras dengan keunggulan penelitian dan fasilitas canggih yang dimiliki HKUST. Khususnya AI dan ilmu kedokteran, keduanya menawarkan area yang menjanjikan untuk kolaborasi dan dapat menjadi titik awal yang penting bagi inisiatif bersama di masa depan. Selain pertukaran pendidikan, kami melihat peluang yang luar biasa untuk memperdalam kerja sama dalam penelitian, inovasi, pengembangan talenta, dan transfer pengetahuan. Kami berharap dapat berkunjung ke Uzbekistan dan bekerja sama secara erat dengan para mitra kami untuk menciptakan solusi yang berdampak, membina talenta yang siap menghadapi masa depan, serta berkontribusi pada pembangunan ekonomi dan teknologi yang berkelanjutan.”

HKUST juga menandatangani Nota Kesepahaman (MOU) dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Inovasi Republik Uzbekistan. Perjanjian tersebut menetapkan kerangka kerja untuk kolaborasi pendidikan serta mempromosikan keunggulan dan inovasi dalam pengajaran, pembelajaran, dan penelitian. Disaksikan oleh Perdana Menteri Aripov, Dr. Choi, dan Prof. Shum, penandatanganan MOU dilakukan oleh Presiden Ip dan Bapak Salomov Uktam RAHIMOVICH, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Inovasi Republik Uzbekistan.

Perdana Menteri dan delegasinya meninjau HKUST Von Neumann Institute, tempat mereka mempelajari kapabilitas penelitian dan inovasi kelas dunia milik universitas di bidang AI. Delegasi diperkenalkan pada kemajuan terbaru HKUST dalam sistem AI multimodal generasi baru, teknologi kecerdasan robotik, pemahaman dan pemrosesan 3D berbasis AI, serta model layanan kesehatan berskala besar, beserta potensi penerapannya dalam menjawab tantangan masyarakat dan industri. Dalam kunjungan tersebut, delegasi juga bertemu dengan 31 mahasiswa Uzbekistan yang sedang menempuh pendidikan di Hong Kong, termasuk 14 mahasiswa S1 yang saat ini terdaftar di HKUST, untuk mengetahui pengalaman akademis dan kehidupan mereka di kota tersebut.

https://hkust.edu.hk

Keterangan Foto: Yang Mulia Bapak Abdulla Nigmatovich ARIPOV, Perdana Menteri Republik Uzbekistan (ketujuh dari kanan, baris tengah); Dr. CHOI Yuk-Lin, Sekretaris Pendidikan Pemerintah HKSAR (ketujuh dari kiri, baris tengah); Prof. Harry SHUM, Ketua Dewan HKUST (keenam dari kiri, baris tengah); dan Prof. Nancy IP, Presiden HKUST (keenam dari kanan, baris tengah), berfoto bersama para mahasiswa asal Uzbekistan dalam kunjungan resmi Perdana Menteri ke HKUST.

Tentang The Hong Kong University of Science and Technology

The Hong Kong University of Science and Technology (HKUST) (https://hkust.edu.hk/) merupakan universitas kelas dunia yang dikenal atas pendidikan inovatif, keunggulan dalam penelitian, serta transfer pengetahuan yang memberikan dampak nyata. Dengan menerapkan pendekatan pendidikan yang holistik dan interdisipliner, HKUST menempati peringkat ke-33 di dunia dan ke-6 di Asia masing-masing dalam QS World University Rankings 2027 dan QS Asia University Rankings 2026. HKUST juga menempati peringkat ke-20 di dunia dalam Times Higher Education Sustainability Impact Ratings 2026, sekaligus berada di posisi pertama di antara universitas-universitas di Hong Kong dan Tiongkok Daratan untuk tahun ketiga berturut-turut.

Sebanyak 11 bidang studi HKUST masuk dalam jajaran 50 besar dunia dalam QS World University Rankings by Subject 2026. Selain itu, disiplin Ilmu Komputer di HKUST, yang mencakup bidang-bidang seperti kecerdasan buatan dan machine learning, menempati peringkat No. 1 di Hong Kong untuk tahun kesepuluh berturut-turut dalam Times Higher Education World University Rankings by Subject 2026.

Para lulusan HKUST memiliki daya saing yang tinggi dan secara konsisten masuk dalam jajaran 30 lulusan yang paling diminati oleh pemberi kerja di dunia. Dalam bidang penelitian dan kewirausahaan, lebih dari 80% penelitian HKUST dinilai sebagai “terdepan di dunia” (world-leading) atau “unggul secara internasional” (internationally excellent) dalam Research Assessment Exercise 2020 yang diselenggarakan oleh University Grants Committee.

Hingga Juli 2026, anggota HKUST telah mendirikan lebih dari 2.000 perusahaan rintisan (startup) aktif, termasuk 11 perusahaan unicorn serta 22 perusahaan yang berhasil melakukan exit melalui penawaran umum perdana (IPO) atau merger dan akuisisi (M&A).