Satu Dekade Pencapaian | Pertarungan Hackathon Langsung | Mendorong Pendidikan Berpikir Komputasional Secara Komprehensif

HONG KONG SAR – Media OutReach Newswire – 18 Mei 2026 – Diselenggarakan bersama oleh CoolThink@JC dan Asosiasi Guru Komunitas Inovasi Berpikir Komputasional (ACTiCT), Final dan Upacara Penyerahan Penghargaan Kompetisi Berpikir Komputasional Tingkat Sekolah Dasar Hong Kong ke-10 dilaksanakan pada Sabtu lalu (16 Mei) di Ying Wa College. Untuk pertama kalinya, final besar tahun ini memperkenalkan format Hackathon langsung, sebuah tantangan yang menguji kemampuan berpikir komputasional, adaptabilitas, dan kerja sama tim para siswa sekolah dasar.

Proyek CoolThink@JC bertujuan untuk menginspirasi siswa memanfaatkan kreativitas digital dalam kehidupan sehari-hari, membina penggunaan teknologi secara proaktif sejak usia dini. Proyek ini diciptakan dan didanai oleh The Hong Kong Jockey Club Charities Trust, dan diciptakan bersama oleh The Education University of Hong Kong (EdUHK), Massachusetts Institute of Technology (MIT), dan City University of Hong Kong (CityUHK). Kompetisi tahun ini didukung oleh Biro Pendidikan, Hong Kong Education City (EdCity), Asosiasi Pemimpin TI dalam Pendidikan (AiTLE), Asosiasi Kepala Sekolah Dasar Bantuan Hong Kong, Asosiasi Pendidikan Komputer Hong Kong (HKACE), dan Dewan Sekolah Dasar Bersubsidi.

Babak pertama tahun ini mengusung tema “Mempromosikan Gaya Hidup Sehat atau Mendorong Olahraga”, dengan tim peserta diharuskan menggunakan program Scratch atau App Inventor untuk merancang solusi yang berpusat pada manusia. Kompetisi ini menarik lebih dari 160 tim siswa kelas 4 hingga 6 SD, dengan 20 tim luar biasa yang akhirnya melaju ke Final Besar. King’s College Old Boys’ Association Primary School No.2 meraih juara pertama dalam kategori App Inventor, sementara Diocesan Preparatory School memenangkan juara pertama dalam kategori Scratch.

Tantangan Hackathon Melawan Waktu | Beragam Misi Tunjukkan Bakat

Suasana di Final Besar sangat menggembirakan, karena tim-tim finalis berlomba melawan waktu untuk menyelesaikan serangkaian misi pemrograman dan pemecahan masalah di berbagai bidang. Para siswa berperan sebagai “Kepala Petugas Debug”, memperbaiki bug logis dalam sistem parkir AI; mengoperasikan kendaraan teknik untuk mengenali warna dan properti; menggunakan teknologi pengenalan teks untuk menangani pengenalan plat nomor; dan juga diminta menggunakan pemrograman untuk mengontrol ekspresi wajah dan gerakan robot, serta menyelesaikan tantangan perakitan jalur tanpa komputer. Dengan beragam misi yang menarik, siswa sepenuhnya tenggelam dalam memecahkan masalah secara langsung, dengan jelas menunjukkan kemampuan berpikir komputasional dan potensi kreatif mereka sekaligus memperlihatkan kerja sama tim dan adaptabilitas mereka.

Memberi Penghargaan kepada Tim Pemenang | Menginspirasi Pemimpin Masa Depan

Upacara penyerahan penghargaan dilaksanakan segera setelah kompetisi, dengan Bapak Daniel Lai, Direktur Program CoolThink@JC, dan Ibu Lam Wing Yee, Sierra, Kepala Pejabat Pengembangan Kurikulum (Pendidikan Teknologi) Biro Pendidikan yang bertindak sebagai pejabat upacara.

Dalam pidatonya, Bapak Daniel Lai menyatakan, “Selama satu dekade sejak peluncuran Program ini, kami telah berkomitmen untuk membina kemampuan pemecahan masalah, berpikir kritis, dan kreativitas siswa. Materi pengajaran terkait telah dimasukkan ke dalam kurikulum formal oleh Biro Pendidikan pada tahun 2023, yang pada awalnya mengarusutamakan kurikulum ini di Hong Kong. Selanjutnya, melalui Skema Sekolah Mitra, kami memperluas Program dan materi pengajaran ini ke 50 sekolah dasar di Daratan Tiongkok. Tahun ini, kami semakin bermitra dengan pemerintah Kamboja untuk berbagi materi dan pengalaman sukses Hong Kong dalam pendidikan berpikir komputasional dengan negara tersebut. Ke depannya, kami akan terus mempersempit kesenjangan digital dan mempromosikan pendidikan digital, memberdayakan generasi muda untuk menyambut peluang dan tantangan yang dibawa oleh era inovasi dan teknologi.”

Setelah meraih juara pertama di kategori App Inventor, tim pemenang dari King’s College Old Boys’ Association Primary School No.2 terkejut dengan pencapaian ini, dengan salah satu anggota tim menangis haru. Menurut para siswa, kompetisi tahun ini menghadirkan beragam tantangan dengan tingkat kesulitan tinggi, yang semuanya menuntut pemecahan masalah secara mandiri. Tim tersebut menemukan tantangan pola layar sebagai yang paling berkesan. Setelah beberapa kali percobaan yang gagal, mereka akhirnya berhasil menemukan jalan keluar dengan bekerja sama secara erat, benar-benar belajar bahwa solidaritas dan kerja sama adalah kunci kesuksesan.

Lampiran

Kompetisi Berpikir Komputasional Tingkat Sekolah Dasar Hong Kong ke-10

Category: App Inventor

Ranking
School Name
Team Name
Champion
King’s College Old Boys’ Association Primary School No.2
英二小精英
1st Runner-up
Yaumati Catholic Primary School
做運動GO GOAL GO
2nd Runner-up
The Salvation Army Tin Ka Ping School
散步星小隊 (Planet Walk Team)
Merit
Diocesan Preparatory School
Sporty DPS
Merit
Hong Kong Baptist Convention Primary School
步步GOAL星

Category: Scratch

Ranking
School Name
Team Name
Champion
Diocesan Preparatory School
DPS Fun Sports
1st Runner-up
St. Mary’s Canossian School
We are healthy guys
2nd Runner-up
TWGHs Tsoi Wing Sing Primary School
STEAM Star
Merit
Baptist Hung Hin Shiu Rainbow Primary School
天虹體能隊
Merit
Chi Lin Buddhist Primary School
金獎組

Keterangan Foto: Foto bersama Bapak Daniel Lai, Direktur Program CoolThink@JC; Ibu Lam Wing Yee, Sierra, Kepala Pejabat Pengembangan Kurikulum (Pendidikan Teknologi) Biro Pendidikan; perwakilan dari lembaga penyelenggara bersama; dan semua tim pemenang.