BEIJING, CHINA – Media OutReach Newswire – China Unicom dan Huawei menutup rangkaian kesuksesan penerapan 5G-A GigaUplink dengan menghadirkan konektivitas premium pada Beijing E-Town Half-Marathon dan Humanoid Robot Half-Marathon, di mana pelari manusia dan robot berkompetisi bersama di kawasan E-Town, Distrik Daxing. Ini menjadi ajang terbaru kedua perusahaan dalam menampilkan inovasi di bidang olahraga, dengan menggabungkan 5G-A dan AI untuk menyediakan uplink berkecepatan tinggi, kapasitas besar, serta latensi rendah bagi kebutuhan penyelenggaraan acara, layanan media, interaksi digital, dan partisipasi humanoid.

China Unicom menghadirkan kelas master event maraton terhubung

Acara maraton umumnya memiliki kepadatan massa tinggi dengan kebutuhan unggah data yang besar. China Unicom dan Huawei menggunakan teknologi 5G-A 3CC pada frekuensi 3,5 GHz dan 2,1 GHz untuk memastikan tingkat pemenuhan uplink mencapai 20 Mbps lebih dari 99,6%, serta kecepatan puncak teruji di lapangan sebesar 677 Mbps. Kinerja uplink yang mengesankan ini memberikan dukungan stabil dan andal untuk siaran 4K/8K serta pengumpulan dan pengeditan konten secara real-time, sekaligus memungkinkan penggemar untuk berbagi dan melakukan streaming dengan lancar.

Pengalaman luar biasa ini tidak hanya ditopang oleh jaringan berkualitas tinggi, tetapi juga oleh operasional yang fleksibel. China Unicom dan Huawei menggunakan base station pintar untuk membangun kanal cerdas dan elastis 5G-A selama acara berlangsung. Hal ini memungkinkan penjadwalan yang terdiferensiasi untuk live streaming, panggilan suara dan video, serta video pendek, sehingga memastikan pengalaman yang lancar bagi penggemar bahkan pada momen dengan lalu lintas tinggi.

Keterangan gambar: Jaringan 5G-A GigaUplink China Unicom berperan penting dalam kesuksesan Humanoid Robot Half-Marathon E-Town.

5G-A GigaUplink mendorong AI berwujud ke tingkat baru

Untuk pertama kalinya di dunia, half-marathon E-Town menghadirkan format inovatif di mana pelari manusia dan robot berkompetisi secara bersamaan. Robot humanoid dibagi menjadi kelompok navigasi otonom dan kelompok kendali jarak jauh, berlari di lintasan yang sama dan dinilai menggunakan metode waktu campuran. Setiap robot humanoid membutuhkan sekitar 10 Mbps uplink untuk unggahan video, penginderaan lingkungan, kontrol langkah, dan navigasi mandiri. Slicing uplink khusus disediakan untuk memastikan akurasi posisi hingga tingkat sub-desimeter serta latensi ujung-ke-ujung rata-rata kurang dari 30 ms sepanjang lintasan lomba, yang memberikan dukungan kuat bagi unggahan video, penghindaran rintangan, tikungan, dan sprint robot humanoid. Selain meningkatkan teknologi dalam acara olahraga, hal ini juga mendorong adopsi robot humanoid secara luas.

Qin Yang, Wakil General Manager China Unicom Beijing, menyampaikan kebanggaannya atas konektivitas unggul yang disediakan perusahaan dalam World Humanoid Robot Games 2025 sebagai mitra strategis global, serta pada Beijing E-Town Half-Marathon 2026 sebagai sponsor komunikasi resmi eksklusif. “5G-A dan AI merupakan infrastruktur digital yang esensial, memungkinkan kami menghadirkan embodied AI ke dalam dunia olahraga. Seiring dinamika baru perkembangan AI, kami akan meningkatkan fokus pada konektivitas, komputasi, layanan, dan keamanan untuk memperkuat daya saing sebagai mitra telekomunikasi pilihan untuk olahraga cerdas dan enabler inti transformasi industri cerdas. Ke depan, kami akan mempercepat inovasi untuk memperkuat infrastruktur digital dan mendorong pertumbuhan berkualitas tinggi embodied AI di Tiongkok dan dunia,” ujarnya.

Samuel Chen, Wakil Presiden Marketing Wireless Network Business Huawei, mengatakan bahwa half-marathon robot humanoid ini menjadi contoh integrasi mendalam antara teknologi mobile dan kecerdasan berwujud. “Lebih dari sekadar mendefinisikan ulang konektivitas untuk olahraga, acara ini menunjukkan seperti apa produksi dan kehidupan cerdas di masa depan. Kami selalu berkomitmen membangun jaringan 5G-A yang unggul bersama operator berdasarkan inovasi berpusat pada pengguna, untuk memastikan GigaUplink, latensi rendah, dan keandalan tinggi bagi layanan AI mobile yang terdiferensiasi. Hal ini akan memungkinkan kami terus mendorong pertumbuhan berkualitas tinggi ekonomi digital,” jelasnya.

Keterangan gambar: China Unicom 5G-A memberdayakan robot untuk melesat hingga garis finis.