MANILA, FILIPINA – Media OutReach Newswire – 2 Juni 2026 – DHL Express dan ASEAN Business Advisory Council (ASEAN-BAC) telah meresmikan kolaborasi strategis melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) guna memajukan fasilitasi perdagangan, memperkuat ketahanan rantai pasok, serta memberdayakan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di negara-negara anggota ASEAN. Inisiatif ini menegaskan komitmen bersama untuk mempercepat integrasi ekonomi ASEAN dan meningkatkan daya saing kawasan di tingkat global.

Kemitraan ini akan berfokus pada empat bidang utama:

  • Memberdayakan UMKM, termasuk bisnis yang dipimpin perempuan, melalui peningkatan akses dan partisipasi yang lebih efektif dalam perdagangan lintas batas.
  • Memperkuat ketahanan rantai pasok serta mendorong adopsi logistik digital.
  • Memajukan praktik dekarbonisasi di kawasan.
  • Menyelaraskan standar rantai pasok dan perdagangan digital melalui advokasi kebijakan.

Fokus-fokus tersebut sejalan dengan ambisi ASEAN yang lebih luas untuk meningkatkan konektivitas perdagangan baik di dalam kawasan maupun secara global. Selain itu, kolaborasi ini juga menyoroti inisiatif GT20 milik DHL yang memprioritaskan 20 pasar paling penting di dunia, di mana enam di antaranya merupakan negara anggota ASEAN. Melalui kerja sama ini, kedua organisasi akan berupaya mengurangi hambatan perdagangan lintas batas serta meningkatkan proses dan standar kepabeanan. Dengan demikian, pelaku usaha ASEAN—khususnya UMKM—akan memiliki keunggulan kompetitif yang lebih kuat dalam lanskap perdagangan global.

“Keberhasilan ASEAN tidak akan diukur dari kesuksesan segelintir pihak, melainkan dari seberapa banyak masyarakat yang dapat kita libatkan dalam lingkaran pertumbuhan dan peluang,” ujar Jose Ma. Concepcion III, Ketua ASEAN-BAC. Menurutnya, visi “Kemakmuran untuk Semua” berarti membangun ASEAN yang memungkinkan bisnis dari berbagai skala untuk tumbuh dan berinovasi. Melalui kolaborasi regional yang lebih kuat serta kemitraan dengan DHL, ASEAN-BAC ingin memastikan tidak ada pihak yang tertinggal, terutama UMKM dan para pengusaha kecil.

“Perdagangan global telah berulang kali membuktikan ketangguhannya, dan ASEAN terus menjadi salah satu pilar utama pertumbuhan tersebut. UMKM merupakan jantung perekonomian ASEAN, dan kemampuan mereka untuk bersaing secara internasional akan menentukan fase perkembangan kawasan berikutnya. DHL secara konsisten mendukung perdagangan lintas batas dengan menyediakan infrastruktur, keahlian, dan keandalan yang dibutuhkan pelaku usaha. Kemitraan kami dengan ASEAN-BAC serta program GoTrade menunjukkan komitmen yang semakin kuat untuk mendukung UMKM agar dapat berkembang dengan percaya diri melampaui pasar domestik mereka,” ujar Herbert Vongpusanachai, Senior Vice President Commercial Asia Pacific DHL Express.

Menurut laporan terbaru DHL Global Connectedness Report, Asia tetap menjadi salah satu pilar utama perdagangan global, dengan ASEAN memberikan kontribusi signifikan terhadap arus perdagangan dunia. Sebagai basis manufaktur penting yang menangani perdagangan barang senilai USD4,4 triliun (sekitar EUR3,79 triliun), sangat penting untuk memastikan bahwa UMKM di kawasan ini memperoleh dukungan yang mereka perlukan untuk berkembang dan meningkatkan skala usahanya.

Berdasarkan MoU tersebut, DHL akan memberikan dukungan keahlian melalui program GoTrade serta berbagai inisiatif pendukung UMKM lainnya. Program pelatihan GoTrade akan diperkenalkan di seluruh kawasan untuk membantu UMKM menghadapi berbagai tantangan dalam perdagangan internasional, termasuk aspek digital, pembiayaan, dan logistik. Program DHL GoTrade merupakan inisiatif strategis DHL yang bertujuan membuka peluang perdagangan global bagi usaha kecil dan menengah.

Sementara itu, ASEAN-BAC Filipina sebagai ketua ASEAN-BAC tahun 2026 terus menjadikan UMKM sebagai prioritas utama yang terintegrasi dalam empat pilar strategisnya, yaitu People (inklusi), Planet (keberlanjutan), Platform (inovasi), dan Productivity (daya saing). Proyek warisan unggulannya, ASEAN Mentorship for Entrepreneurs Network, yang pertama kali diluncurkan pada masa kepemimpinannya tahun 2017, akan dikembangkan menjadi platform digital guna memperluas program pendampingan, akses pasar, dukungan inovasi, dan peluang regional bagi UMKM di seluruh kawasan.

Kolaborasi ini juga akan memperkuat posisi strategis ASEAN dalam rantai pasok global. Melalui penyusunan riset bersama mengenai tantangan perdagangan yang dihadapi UMKM ASEAN, promosi proses perdagangan digital, serta keterlibatan dengan pemerintah untuk mendorong penyelarasan standar, DHL dan ASEAN-BAC bertujuan semakin meningkatkan posisi ASEAN dalam jaringan perdagangan internasional.

Tahun ini, Global DHL GoTrade Summit juga akan diselenggarakan di Manila. ASEAN-BAC dan Department of Trade and Industry of the Philippines menjadi mitra acara tersebut, yang mempertemukan para ahli dan pembuat kebijakan untuk bertukar gagasan serta membahas berbagai cara membantu UMKM agar dapat berdagang lintas negara dengan lebih efektif.

Catatan untuk Editor

GoTrade merupakan inisiatif strategis DHL yang bertujuan membuka peluang perdagangan global bagi usaha kecil dan menengah (UKM). Melalui kemitraan dan pembangunan ekosistem bersama pemangku kepentingan dari sektor publik maupun swasta, serta kolaborasi dengan lembaga pembangunan internasional dan organisasi antar-pemerintah, GoTrade berupaya mengatasi hambatan sistemik yang menghalangi partisipasi UKM di pasar internasional sekaligus mendorong pertumbuhan perdagangan yang berkelanjutan di seluruh dunia.

Program ini memanfaatkan jaringan global DHL yang luas, keahlian logistik, dan wawasan pasar untuk menghubungkan UKM dengan berbagai peluang perdagangan lintas batas. Melalui program peningkatan kapasitas (capacity building) dan advokasi perdagangan, GoTrade membekali pelaku usaha dengan keterampilan, sumber daya, dan dukungan yang dibutuhkan untuk berkembang secara internasional dan beroperasi secara berkelanjutan. Pendekatan ini tidak hanya mempercepat pertumbuhan UKM, tetapi juga mendorong pembangunan ekonomi di pasar berkembang, menciptakan nilai jangka panjang bagi para pemangku kepentingan, serta berkontribusi terhadap ketahanan rantai pasok global.

GoTrade mencerminkan komitmen DHL terhadap perdagangan yang inklusif dan kemajuan ekonomi yang berkelanjutan. Informasi lebih lanjut mengenai program ini tersedia di GoTrade DHL.

 
https://group.dhl.com/en.html
https://www.linkedin.com/company/dhlexpress/

DHL – Perusahaan Logistik untuk Dunia

DHL adalah merek global terkemuka dalam industri logistik. Berbagai divisi DHL menawarkan portofolio layanan logistik yang tak tertandingi, mulai dari pengiriman paket domestik dan internasional, solusi pengiriman serta pemenuhan (fulfillment) e-commerce, layanan ekspres internasional, transportasi darat, udara, dan laut, hingga manajemen rantai pasok industri. Dengan sekitar 389.000 karyawan yang tersebar di lebih dari 220 negara dan wilayah di seluruh dunia, DHL menghubungkan masyarakat dan bisnis secara aman serta andal, sehingga mendukung kelancaran arus perdagangan global yang berkelanjutan. Melalui solusi khusus untuk pasar dan sektor yang berkembang, termasuk teknologi, ilmu hayati dan layanan kesehatan, rekayasa teknik, manufaktur dan energi, otomotif dan mobilitas, serta ritel, DHL secara kuat memposisikan dirinya sebagai “Perusahaan Logistik untuk Dunia”.

DHL merupakan bagian dari DHL Group. Pada tahun 2025, grup ini membukukan pendapatan sekitar 82,9 miliar euro. Melalui praktik bisnis yang berkelanjutan serta komitmen terhadap masyarakat dan lingkungan, grup ini memberikan kontribusi positif bagi dunia. DHL Group menargetkan pencapaian logistik dengan emisi nol bersih (net-zero emissions) pada tahun 2050.

Tentang ASEAN Business Advisory Council (ASEAN-BAC)

ASEAN Business Advisory Council (ASEAN-BAC) merupakan badan penasihat sektor swasta utama di kawasan ASEAN yang memberikan masukan, wawasan bisnis, dan rekomendasi kepada para Pemimpin ASEAN. ASEAN-BAC berfungsi sebagai platform utama bagi sektor swasta untuk berinteraksi dengan para pembuat kebijakan, mendorong kerja sama ekonomi, serta memajukan agenda integrasi ASEAN.