SINGAPURA – Media OutReach Newswire – 9 Juni 2026 – Credit Bureau (Singapore) Pte Ltd (CBS) dan Experian Information Services (Malaysia) Sdn. Bhd. (Experian Malaysia) telah menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MOU) untuk mengembangkan layanan pelaporan kredit lintas batas dua arah antara Singapura dan Malaysia.

MOU ini menetapkan kerangka kerja kolaborasi untuk memfasilitasi permohonan laporan kredit lintas negara yang berbasis persetujuan (consented) bagi individu yang memiliki jejak keuangan di salah satu atau kedua negara. Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan inklusi keuangan, memperkuat penilaian risiko kredit, serta mendukung integrasi ekonomi yang semakin berkembang antara kedua pasar tetangga tersebut.

Singapura dan Malaysia memiliki salah satu hubungan ekonomi paling dinamis di ASEAN, dengan nilai perdagangan bilateral yang secara rutin melampaui SGD 100 miliar per tahun. Kedua negara juga memiliki keterkaitan yang kuat dalam bidang tenaga kerja, pendidikan, dan bisnis, didukung oleh infrastruktur digital yang solid serta ekosistem layanan keuangan digital yang berkembang pesat.

Kolaborasi ini selaras secara strategis dengan Johor-Singapore Special Economic Zone (JS-SEZ), yang menekankan pengembangan industri digital, perusahaan berbasis data, dan layanan berbasis teknologi. Seiring percepatan ekonomi digital yang mendorong model bisnis lintas negara seperti fintech, e-commerce, perbankan digital, dan UMKM berbasis platform, infrastruktur kredit lintas negara yang tepercaya menjadi sangat penting untuk mendukung proses onboarding digital yang aman, pemberian pinjaman yang bertanggung jawab, serta akses modal yang lebih lancar di kedua pasar.

Di bawah MOU ini, CBS dan Experian Malaysia berencana bekerja sama dalam inisiatif lintas negara yang memungkinkan pertukaran informasi kredit individu secara terstruktur dan aman antara kedua negara.

Kerangka kerja yang diusulkan akan menetapkan:

  • Peran operasional “Source Bureau” dan “Processing Bureau” dalam menghasilkan serta memfasilitasi aplikasi data kredit lintas negara
  • Mekanisme yang aman untuk memperoleh dan mengelola persetujuan konsumen terkait pelepasan laporan kredit satu kali
  • Perlindungan data pribadi serta mekanisme kepatuhan sesuai dengan hukum yang berlaku
  • Model komersial dan tata kelola untuk mendukung implementasi yang berkelanjutan

Bagi konsumen, inisiatif ini diharapkan dapat meningkatkan akses terhadap produk keuangan dengan memungkinkan pemberi pinjaman mempertimbangkan riwayat kredit terverifikasi dari individu di negara seberang. Hal ini terutama dapat memberikan manfaat bagi pekerja digital, pengusaha, dan profesional yang aktivitas keuangannya tersebar di kedua yurisdiksi. Seiring semakin banyak individu membangun jejak keuangan di kedua sisi perbatasan, kemampuan untuk merefleksikan riwayat kredit mereka secara aman dan bertanggung jawab menjadi semakin penting. Kerangka pelaporan kredit lintas negara yang terstruktur dapat membantu memastikan konsumen dinilai secara lebih adil dan komprehensif, bukan dianggap sebagai pemohon “baru pertama kali memiliki kredit” saat berpindah antara Singapura dan Malaysia.

Bagi lembaga keuangan, akses terhadap data kredit lintas negara dapat memberikan pandangan yang lebih menyeluruh mengenai kewajiban finansial pemohon, mendukung proses penilaian kredit digital yang lebih kuat, mengurangi risiko penipuan lintas negara, serta memungkinkan ekspansi yang lebih percaya diri ke pasar terdekat. Peningkatan transparansi data lintas negara juga dapat meningkatkan efisiensi operasional dan ketahanan portofolio dalam lingkungan pemberian pinjaman yang semakin terdigitalisasi.

CBS dan Experian Malaysia menegaskan bahwa perlindungan data, kepatuhan regulasi, dan persetujuan konsumen menjadi fondasi utama dari inisiatif ini. Kedua pihak berkomitmen untuk bekerja sesuai dengan kerangka hukum dan regulasi masing-masing serta melibatkan otoritas terkait guna memastikan implementasi yang bertanggung jawab. MOU ini juga memuat ketentuan kerahasiaan yang mengatur informasi yang dipertukarkan selama kerja sama berlangsung.

William Lim, Executive Director Credit Bureau Singapore, mengatakan:

“Seiring individu dan bisnis beroperasi semakin lancar antara Singapura dan Malaysia, sistem informasi kredit harus berkembang untuk mencerminkan realitas lintas negara. Kolaborasi ini merupakan langkah penting menuju akses kredit yang lebih mulus dan bertanggung jawab bagi konsumen.”

Dawn Lai, Chief Executive Officer Experian Information Services Malaysia, menambahkan: “Kolaborasi data yang tepercaya adalah kunci untuk memperkuat ekosistem keuangan digital. Dengan bekerja sama, kami bertujuan meningkatkan inklusi keuangan, memperbaiki transparansi risiko, dan mendukung pertumbuhan berkelanjutan di kedua pasar.”

Vincent Yap, Ketua Dewan CBS & Group Chief Credit Officer Consumer Credit Risk Management Oversea-Chinese Banking Corporation, mengatakan: “Akses terhadap data kredit lintas negara dapat memberikan pandangan yang lebih komprehensif mengenai kewajiban keuangan individu, mendukung penilaian risiko yang lebih akurat, mengurangi risiko penipuan lintas negara, serta mendorong akses modal yang lebih lancar di kedua pasar.”

Keterangan Foto: (Dari kiri ke kanan) Ibu Dawn Lai, Chief Executive Officer Experian Information Services Malaysia, dan Bapak William Lim, Executive Director Credit Bureau Singapore.

Tentang Credit Bureau (Singapore) Pte Ltd (CBS)

 Credit Bureau (Singapore) Pte Ltd (CBS) (www.creditbureau.com.sg) adalah anak perusahaan dari Credit Bureau Asia Limited (CBA), serta merupakan biro kredit konsumen paling komprehensif di Singapura yang memiliki cakupan data penuh dari berbagai lembaga keuangan seperti bank ritel, bank dagang, perusahaan pembiayaan, dan penerbit kartu kredit yang berlisensi dari Monetary Authority of Singapore (MAS). CBS merupakan usaha patungan antara The Association of Banks in Singapore (ABS) dan Infocredit Holdings Pte Ltd.

Pembentukan biro kredit konsumen di Singapura merupakan tambahan penting dalam meningkatkan kemampuan manajemen risiko negara tersebut. Sejak tahun 2002, Banking Act yang dikelola oleh Monetary Authority of Singapore memungkinkan anggota CBS untuk mengungkapkan dan memperoleh informasi terkait kredit guna mengurangi risiko kredit konsumen melalui pengumpulan data di CBS. Sejak 2021, biro kredit yang menjalankan bisnis pelaporan kredit konsumen di Singapura, seperti CBS, diatur di bawah Credit Bureau Act 2016.

Sebagai bagian dari bisnis pelaporan kredit konsumen, CBS mengumpulkan informasi terkait kredit dari para anggota yang berpartisipasi dan menyajikan profil risiko pelanggan yang lebih lengkap kepada penyedia kredit. Hal ini membantu penyedia kredit dalam menentukan kemungkinan pelanggan untuk membayar kembali pinjaman, sehingga meningkatkan kemampuan penilaian risiko mereka. Tujuan CBS juga adalah untuk mengedukasi dan menjangkau masyarakat luas mengenai pentingnya reputasi kredit.

CBS juga telah ditunjuk oleh Ministry of Law sebagai operator Moneylenders Credit Bureau (MLCB) berdasarkan Section 56 dari Moneylenders Act.

MLCB merupakan pusat data terpusat mengenai pinjaman dan catatan pembayaran peminjam dengan seluruh pemberi pinjaman berlisensi (Licensed Moneylenders/LML) di Singapura. Sistem ini memungkinkan LML untuk menilai kelayakan kredit peminjam dan membuat keputusan yang lebih tepat dalam pemberian pinjaman. MLCB juga membantu peminjam memahami laporan informasi kredit mereka agar dapat meningkatkan kesehatan keuangan mereka.

Tentang Credit Bureau Asia Limited (CBA)

Credit Bureau Asia Limited (www.creditbureauasia.com) adalah pemain utama dalam pasar solusi informasi kredit dan risiko di Asia Tenggara. CBA menyediakan solusi informasi kredit dan risiko kepada berbagai klien yang luas, termasuk lembaga keuangan (financial institutions/FI), perusahaan multinasional, perusahaan telekomunikasi, badan pemerintah, lembaga publik, perusahaan lokal, serta individu di Singapura, Malaysia, Kamboja, dan Myanmar. Bisnis CBA terbagi menjadi dua segmen utama, yaitu bisnis data FI dan bisnis data non-FI, yang mencakup informasi risiko kredit konsumen maupun komersial.

Per 31 Desember 2024, grup ini memiliki lebih dari 255 anggota lembaga keuangan di Singapura, Kamboja, dan Myanmar, termasuk bank, lembaga pembiayaan mikro, perusahaan leasing, dan operator kredit pedesaan.

Untuk bisnis data non-FI, grup ini memiliki lebih dari 6.000 pelanggan korporat, mulai dari perusahaan multinasional hingga usaha kecil dan menengah (UKM). Bisnis ini beroperasi di Singapura dan Malaysia, di mana pelanggan korporat dapat mengakses berbagai informasi bisnis dan layanan manajemen risiko, solusi penjualan dan pemasaran, serta wawasan komersial. CBA menggabungkan data yang bersumber dari berbagai registri publik, jaringan internasional luas milik Dun & Bradstreet, serta informasi yang disumbangkan oleh bisnis yang berlangganan layanan payment bureau CBA. Grup ini memiliki akses ke basis data lebih dari 580 juta catatan bisnis secara global.

CBA masuk dalam daftar Forbes Asia’s 2025 “Best Under A Billion”, menandai tahun kedua berturut-turut CBA berada di antara 200 perusahaan publik berkapitalisasi kecil dan menengah dengan kinerja terbaik di kawasan Asia-Pasifik.

Tentang Experian

Experian adalah perusahaan global di bidang data dan teknologi yang memberdayakan peluang bagi individu dan bisnis di seluruh dunia. Perusahaan ini membantu mendefinisikan ulang praktik pemberian kredit, mendeteksi dan mencegah penipuan, menyederhanakan layanan kesehatan, menyediakan solusi pemasaran digital, serta memberikan wawasan lebih dalam tentang pasar otomotif, semuanya menggunakan kombinasi unik data, analitik, dan platform.

Experian juga membantu jutaan orang mencapai tujuan finansial mereka serta menghemat waktu dan uang.

Perusahaan ini beroperasi di berbagai sektor, mulai dari layanan keuangan, kesehatan, otomotif, agrifinance, asuransi, hingga berbagai industri lainnya.

Experian berinvestasi pada talenta dan teknologi canggih untuk memaksimalkan kekuatan data dan mendorong inovasi. Perusahaan yang termasuk dalam indeks FTSE 100 dan terdaftar di London Stock Exchange (EXPN) ini memiliki sekitar 25.200 karyawan di 33 negara. Kantor pusatnya berada di Dublin, Irlandia. Informasi lebih lanjut dapat dilihat di www.experianplc.com.

Kontak Media

Credit Bureau (Singapore) Pte Ltd
Laura Chia – Marketing Manager
Email: laura.chia@creditbureau.com.sg

Experian
April Ng – Head of Marketing, Southeast Asia & Greater China
Email: april.ng@experian.comPRecious Communications (untuk Experian)
Tanaya Chakraborty (Singapura)
Email: tanaya@preciouscomms.comAinur Faqihah (Malaysia)
Email: ainur.faqihah@preciouscomms.com