SINGAPURA – Media OutReach Newswire – 18 Juni 2026 – Seafood Expo Asia/Seafood Processing Asia yang diselenggarakan oleh Diversified mengumumkan program konferensi tahun 2026 menjelang penyelenggaraan edisi ke-14 acara tersebut yang akan berlangsung pada 2–4 September di Sands Expo & Convention Centre, Singapura. Program tahun ini dapat diikuti secara gratis oleh seluruh pengunjung yang telah terdaftar dan akan menghadirkan para tokoh terkemuka industri, pakar teknologi, serta pembuat kebijakan untuk membahas tantangan dan peluang utama yang akan membentuk masa depan industri hasil laut di Asia dan dunia.

Keterangan Foto: Program Konferensi Seafood Expo Asia/Seafood Processing Asia

Kepercayaan Konsumen dan Dinamika Pasar

Sesi bertajuk “Seafood in the Spotlight: Trust. Taste. Tomorrow’s Consumer” akan memaparkan hasil survei dua tahunan GlobeScan yang ditugaskan oleh Marine Stewardship Council (MSC), yang melacak sikap dan persepsi konsumen di lebih dari 20 pasar global. Setelah pertama kali diperkenalkan pada Seafood Expo Global pada bulan April, hasil riset ini akan dibawa ke Singapura pada momen yang sangat penting. Para peserta akan mengeksplorasi bagaimana meningkatnya tuntutan terhadap keberlanjutan, tekanan biaya hidup, dan perubahan dinamika ritel memengaruhi keputusan pembelian konsumen, serta faktor-faktor yang diperlukan untuk membangun kepercayaan konsumen yang kuat dan berkelanjutan.

Berbagai isu paling mendesak yang dihadapi perdagangan udang Asia akan dibahas dalam sesi mengenai penyeimbangan kembali pasokan yang bergantung pada ekspor di tengah perubahan permintaan dan sinyal harga di pasar-pasar utama dunia. Menurunnya permintaan impor dari Tiongkok, tingginya tarif Amerika Serikat, dan tren produksi tambak yang tidak merata telah mengubah arus perdagangan, kekuatan penetapan harga, dan perencanaan produksi. Faktor-faktor tersebut diperkirakan akan menentukan produsen Asia mana yang mampu mempertahankan margin keuntungan dan akses pasar pada periode 2026–2027.

Inovasi dan Teknologi

Panel yang terdiri dari para pelaku industri akan membahas pesatnya perkembangan sistem budidaya perikanan resirkulasi (Recirculating Aquaculture Systems/RAS) di kawasan Asia melalui sesi “RAS Fish Farming: Why is Asia Leading the Way”. Panel ini akan memberikan penilaian yang jujur mengenai tantangan nyata di lapangan sekaligus menampilkan hasil-hasil menjanjikan yang telah dicapai di berbagai pasar Asia, serta membahas arti posisi kepemimpinan Asia bagi masa depan produksi ikan berkelanjutan di tingkat global.

Sesi mengenai meningkatnya permintaan terhadap pengolahan hasil laut di Asia akan membahas bagaimana otomatisasi canggih, peningkatan produktivitas, dan fokus yang lebih tajam terhadap tren konsumen telah mengubah industri secara signifikan di seluruh kawasan. Kondisi pasar yang menantang mendorong industri untuk menata ulang masa depan lingkungan pengolahan, dengan berbagai alat inovatif dan sistem presisi yang kini memungkinkan perusahaan pengolah mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya sekaligus mendorong keberlanjutan guna memaksimalkan keuntungan. Sesi ini akan menghadirkan Marcel Franz, Managing Director BAADER Asia, dan Nils Rabe, Global Sales Director Fish di BAADER.

Eric Enno Tamm, CEO ThisFish Inc., akan memaparkan penerapan praktis dan transformatif kecerdasan buatan (AI) dalam rantai pasok hasil laut melalui sesi “The Definitive Guide to AI & the Tuna Value Chain”. Mulai dari pembelajaran mesin (machine learning), visi komputer (computer vision), hingga AI generatif dan agen AI, Tamm akan menjelaskan bagaimana teknologi-teknologi tersebut telah mengubah operasional industri saat ini sekaligus memberikan gambaran masa depan mengenai rantai nilai tuna yang dioptimalkan oleh AI, mulai dari kapal penangkap hingga ke meja makan konsumen.

Integritas Pangan dan Ketahanan Digital

FAO GLOBEFISH akan menyelenggarakan sesi penting bertajuk “Aquatic Food Fraud: Mislabeling, Market Demand and Consumer Trust”. Berdasarkan makalah teknis terbaru FAO mengenai penipuan pangan di sektor perikanan dan akuakultur, sesi ini akan mengulas masalah yang memiliki skala cukup besar: hingga 20% produk perikanan dan akuakultur di dunia diperkirakan mengalami kesalahan pelabelan, dengan praktik penipuan yang paling banyak ditemukan pada produk olahan, restoran, dan layanan katering. Sesi ini akan membahas bagaimana insentif harga, kompleksitas rantai pasok, dan celah tata kelola dapat memicu terjadinya penipuan, serta langkah-langkah yang dilakukan pemerintah, industri, peritel, dan lembaga penyusun standar untuk mengatasinya.

Sesi “The Invisible Net: Securing the Digital Integrity and Resilience of the Asian Seafood Supply Chain” yang dipimpin oleh Presiden Cyber Security Alliance for the Seafood Industry (CSAFI) akan membahas risiko baru yang mulai muncul bagi sektor ini. Seiring semakin banyaknya rantai pasok hasil laut yang didukung oleh pabrik pengolahan berbasis Internet of Things (IoT), sistem logistik berbasis AI, dan teknologi ketertelusuran (traceability) berbasis blockchain, sektor ini juga semakin rentan terhadap serangan siber. Dengan jumlah insiden pada jaringan logistik global yang meningkat lebih dari 900% dalam lima tahun terakhir, satu pelanggaran keamanan saja dapat menyebabkan kerusakan produk, kerugian finansial, dan kerusakan reputasi secara langsung.

Sesi tersebut akan memaparkan peta jalan tahun 2026 untuk melindungi teknologi operasional, mempertahankan integritas data ketertelusuran dari penipuan digital, serta menjelaskan pentingnya keamanan siber sebagai bagian inti dari prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance) dan kepatuhan perdagangan internasional.

Pelajari Lebih Lanjut dan Daftarkan Diri

Para profesional industri hasil laut dapat memperoleh informasi lebih lanjut mengenai Seafood Expo Asia/Seafood Processing Asia, melihat rincian program konferensi dan berbagai acara khusus lainnya, serta mendaftar untuk menghadiri acara secara gratis melalui situs resmi www.seafoodexpo.com/asia..

Bagi media dan pers yang ingin melakukan pendaftaran, silakan mengunjungi pusat media (press center).

Tentang Seafood Expo Asia/Seafood Processing Asia

Seafood Expo Asia/Seafood Processing Asia adalah ajang perdagangan yang mempertemukan para pembeli dari seluruh Asia dengan pemasok industri dari berbagai negara di dunia untuk membangun jaringan dan menjalankan bisnis di pasar Asia yang sangat potensial. Acara ini diselenggarakan oleh Diversified dan diadakan setiap tahun di Asia. SeafoodSource merupakan media resmi pameran yang meliput berita dan perkembangan industri sepanjang tahun.

Ikuti di Media Sosial

LinkedIn @Seafood Expo Asia
Instagram @seafoodexpoasia
Facebook @SeafoodExpoAsia

Tentang Diversified

Diversified adalah perusahaan global penyelenggara acara dan media B2B yang memperkuat komunitas bisnis dengan menyediakan ruang, baik secara langsung maupun daring, bagi para profesional dan perusahaan untuk terhubung serta berkembang. Perusahaan ini berperan sebagai mitra tepercaya bagi berbagai sektor industri, termasuk gaya hidup aktif, manajemen bisnis, energi bersih, maritim komersial, layanan kesehatan, industri hasil laut, teknologi, dan berbagai sektor lainnya. Portofolio global pameran dan media sektor hasil laut milik perusahaan mencakup Seafood Expo North America/Seafood Processing North America, Seafood Expo Global/Seafood Processing Global, Seafood Expo Asia/Seafood Processing Asia, serta SeafoodSource.com. Didirikan pada tahun 1949 dan berkantor pusat di Portland, Maine, perusahaan global ini memiliki divisi dan kantor di berbagai negara, termasuk Australia, Kanada, Hong Kong, dan Britania Raya. Diversified merupakan perusahaan milik keluarga yang kini telah memasuki generasi ketiga. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi: www.divcom.com.