BANGKOK, THAILAND – Media OutReach Newswire – 3 Agustus 2026 – Asosiasi Produsen Semen Thailand (Thai Cement Manufacturers Association/TCMA) terus memperkuat kerja sama Thailand–Kanada melalui uji coba teknologi penangkapan karbon (carbon capture) di industri semen Thailand. Inisiatif ini menjadikan “Saraburi Sandbox” sebagai lokasi pengujian teknologi rendah karbon, dengan mempertemukan sektor industri, pemerintah, akademisi, dan mitra global untuk mendukung transisi menuju ekonomi rendah karbon sekaligus meningkatkan daya saing jangka panjang sektor industri Thailand.
Dari Kolaborasi Thailand–Kanada Menuju Penerapan Skala Industri
TCMA mengumumkan perkembangan terbaru dari kemitraan strategis Thailand–Kanada melalui proyek “Decarbonization of the Cement and Concrete Sectors in Thailand”. Sebagai bagian dari inisiatif tersebut, Mobile Carbon Capture Unit (MCCU) untuk pertama kalinya diterapkan di Thailand guna menguji kinerja teknologi tersebut dalam kondisi industri nyata di sektor semen.
Penerapan MCCU menjadi langkah penting dalam memperkuat kesiapan teknologi penangkapan karbon, yang merupakan salah satu solusi utama bagi industri dengan tingkat emisi tinggi seperti industri semen. Inisiatif ini juga mendukung Peta Jalan Semen dan Beton Thailand Menuju Net Zero 2050.
Dr. Chana Poomee, Ketua Kehormatan TCMA sekaligus Presiden ASEAN Federation of Cement Manufacturers (AFCM), menyatakan bahwa proyek ini mencerminkan komitmen kuat Thailand dalam mendorong industri menuju target Net Zero melalui kerja sama internasional. TCMA berperan sebagai platform utama yang menghubungkan industri, pemerintah, akademisi, dan organisasi global untuk mengembangkan solusi pengurangan karbon yang dapat diterapkan secara nyata.
“Transisi menuju Net Zero bagi sektor yang sulit dikurangi emisinya (hard-to-abate sectors) seperti industri semen tidak dapat dicapai secara terpisah. Dibutuhkan dukungan kebijakan dari pemerintah, serta kerja sama internasional dalam bidang teknologi, pendanaan, dan transfer pengetahuan untuk mempercepat penerapan di dunia nyata,” ujar Dr. Chana.
Menghubungkan Teknologi dan Investasi melalui Kolaborasi Global
Proyek ini didanai oleh Pemerintah Kanada melalui Environment and Climate Change Canada (ECCC), dengan United Nations Industrial Development Organization (UNIDO) sebagai lembaga pelaksana. Inisiatif ini bertujuan membangun ekosistem teknologi dan inovasi untuk mendekarbonisasi industri semen dan beton Thailand.
Ms. Richelle Bourgouin, Wakil Menteri Perdagangan dan Pengembangan Ekspor Saskatchewan, Kanada, menyampaikan bahwa kolaborasi ini menunjukkan kekuatan integrasi antara pengetahuan, teknologi, dan inovasi dalam mendukung peralihan menuju ekonomi rendah karbon.
“Kolaborasi ini juga membuka peluang untuk menghubungkan keahlian dalam teknologi bersih, penelitian, dan inovasi antara kedua negara. Hal ini memungkinkan pengembangan solusi praktis serta mendorong kerja sama perdagangan dan investasi di masa depan di Thailand maupun kawasan ASEAN,” ujar Ms. Richelle.
Salah satu hasil utama dari proyek ini adalah penerapan MCCU, teknologi yang dikembangkan oleh Clean Energy Technologies Research Institute (CETRI) di University of Regina, Kanada. Unit tersebut akan diuji di Thailand untuk mengevaluasi kinerja dan kesesuaiannya dengan kebutuhan industri semen Thailand.
“Saraburi Sandbox”: Model Kemitraan Publik-Swasta untuk Mempercepat Industri Rendah Karbon
Dalam proyek ini, TCMA bekerja sama dengan Chulalongkorn University untuk mempelajari serta mentransfer pengetahuan mengenai teknologi penangkapan karbon sekaligus membangun kapasitas sumber daya manusia.
MCCU akan dipindahkan secara bergantian ke berbagai pabrik semen yang dioperasikan oleh perusahaan anggota TCMA di Provinsi Saraburi untuk menguji kinerja, mengumpulkan data teknis, serta mengevaluasi peluang investasi di masa depan.
“Saraburi Sandbox” berfungsi sebagai platform Kemitraan Publik-Swasta (Public-Private Partnership/PPP) yang mempertemukan pemerintah, industri, akademisi, dan mitra internasional untuk menguji serta memperluas penerapan teknologi pengurangan karbon, sekaligus membangun model investasi bagi ekonomi rendah karbon.
Kawasan ini sedang dikembangkan sebagai prototipe kota rendah karbon yang mengintegrasikan teknologi, infrastruktur, standar, serta kerangka investasi guna mendukung transformasi industri Thailand dalam jangka panjang.
Mempercepat Kesiapan Menuju Masa Depan Rendah Karbon
Dr. Chana menegaskan bahwa penerapan MCCU di Thailand merupakan langkah penting untuk meningkatkan kesiapan teknologi dan pengetahuan, khususnya dalam teknologi penangkapan karbon yang sangat dibutuhkan oleh industri dengan tantangan besar dalam proses dekarbonisasi.
Persiapan harus dimulai sejak sekarang karena transisi menuju Net Zero membutuhkan waktu untuk pengembangan teknologi, kesiapan tenaga kerja, pembangunan infrastruktur, serta penerapan mekanisme pendukung yang tepat. Hal ini semakin penting seiring meningkatnya ketatnya kebijakan karbon global, seperti penetapan harga karbon (carbon pricing) dan sistem perdagangan emisi (Emissions Trading System/ETS).
“Keberhasilan dekarbonisasi industri semen bergantung pada kolaborasi seluruh sektor untuk menciptakan ekosistem yang mendukung investasi serta mempercepat penerapan teknologi dalam skala luas,” kata Dr. Chana.
Upaya TCMA tidak hanya mencerminkan komitmen industri semen Thailand dalam menerjemahkan rencana dekarbonisasi menjadi tindakan nyata, tetapi juga memperkuat pentingnya kerja sama Thailand–Kanada dalam mengembangkan teknologi bersih dan inovasi di sektor industri. Hal ini mencakup transfer pengetahuan, pengembangan teknologi, serta perluasan kemitraan investasi di masa depan.
Kolaborasi ini menjadi mekanisme penting dalam membangun fondasi agar industri semen Thailand tetap kompetitif dalam ekonomi rendah karbon, sekaligus mempercepat pencapaian target Net Zero 2050 dan memperkuat peran Thailand sebagai contoh pengembangan industri rendah karbon di kawasan ASEAN.
Recent Comments