SINGAPURA – Media OutReach Circles, perusahaan teknologi telekomunikasi global, bermitra dengan @unconnected.org, sebuah lembaga nirlaba yang didedikasikan untuk menjembatani kesenjangan digital dan mentransformasi kehidupan melalui teknologi, demi menciptakan masa depan yang positif bagi anak-anak yang kurang beruntung, perempuan, pengungsi, dan masyarakat yang belum terlayani di seluruh dunia.

Data UNESCO tahun 2022 melaporkan bahwa 244 juta anak dan remaja berusia antara 6 dan 18 tahun di seluruh dunia masih tidak bersekolah. Pendidikan yang berkualitas sangat penting untuk membantu individu dan masyarakat dalam memerangi kemiskinan, pengucilan sosial, dan ketidaksetaraan gender. Namun, akses terhadap pendidikan sangat terganggu oleh berbagai hambatan seperti kurangnya dana untuk pendidikan, sekolah, dan guru.

Sejalan dengan misinya untuk memberikan kekuatan kembali kepada masyarakat, Circles menyediakan pendanaan dan donasi konektivitas internet melalui layanan roaming dan e-Sim, Jetpac, unuk membantu unconnected.org mengakselerasi program-program transformatifnya, seperti connectSTARS, yang menghubungkan anak-anak kurang mampu yang tidak memiliki akses pendidikan secara digital, ke kursus dan program pembelajaran online melalui mitra pendidikan.

Lawrence Corbett, Chief Operating Officer Circles mengatakan, Inklusi digital sangat penting untuk membantu menghubungkan individu dan komunitas dengan akses yang adil ke internet, teknologi, dan pembelajaran online.

“Kami sangat senang dapat bermitra dengan unconnected.org, yang memungkinkan kami untuk memperkuat keyakinan dan layanan kami di luar pekerjaan sehari-hari yang kami lakukan dan memberikan dampak positif bagi masa depan anak-anak ini. Di Circles, kami digerakkan oleh pola pikir pembelajar dan percaya bahwa jika Anda ‘terus belajar’, Anda akan ‘terus berkembang’. Inti dari bisnis kami adalah memberikan pengalaman digital yang menyenangkan kepada orang-orang melalui konektivitas digital yang andal dan layanan digital yang inovatif, seperti Jetpac. Ketika kami menggabungkan keduanya, kemitraan ini menjadi sangat masuk akal untuk mewujudkan visi bersama kami. Bersama-sama, kami berharap dapat menghubungkan lebih banyak anak secara digital ke pendidikan, informasi, dan pelatihan, sehingga memberdayakan mereka untuk masa depan yang lebih cerah,” tuturnya.

Inisiatif connectSTARS tidak hanya menyediakan konektivitas internet bagi para siswa yang membutuhkan, namun juga mendorong literasi digital dan pengembangan keterampilan mereka. Hingga saat ini, kemitraan ini telah mendukung lebih dari 300.000 pelajaran untuk siswa kurang mampu di Indonesia dan Afrika.

“Kami sangat senang mengumumkan kemitraan kami dengan Circle dalam proyek-proyek inovatif. Dengan budaya berderma Circle yang murah hati dan visi yang sama, kami sekarang selangkah lebih dekat untuk mewujudkan tujuan bersama kami yaitu dunia yang terhubung secara digital. Kami percaya bahwa akses ke pendidikan digital adalah hak yang mendasar, dan kemitraan dengan Circles ini memperkuat komitmen kami untuk mewujudkan hak tersebut bagi setiap anak, tanpa memandang latar belakang sosial-ekonomi mereka. Melalui kemitraan ini, kami memberdayakan generasi muda untuk mencapai potensi penuh mereka dan membuka pintu menuju masa depan yang lebih cerah. Bersama-sama, kami akan membangun masa depan yang terhubung tanpa meninggalkan siapa pun,” tambah Mea Thompson, Co-Founder dan Chief Commercial Officer unconnected.org.