BINZHOU, TIONGKOK – Media OutReach Newswire – 28 Agustus 2026 – China Hongqiao Group Limited (China Hongqiao), salah satu perusahaan aluminium terkemuka di dunia, baru-baru ini dianugerahi Circular Economy Leadership Award dalam ajang 2026 Asia Responsible Enterprise Awards yang diselenggarakan di Singapura. Penghargaan tersebut diberikan sebagai pengakuan atas kontribusi luar biasa perusahaan dalam pengembangan aluminium daur ulang. Diselenggarakan oleh Enterprise Asia, penghargaan ini menjadi yang ketiga kalinya secara berturut-turut diterima oleh China Hongqiao, sekaligus menegaskan pengakuan internasional terhadap komitmen jangka panjang perusahaan dalam mewujudkan manufaktur hijau dan ekonomi sirkular.

Keterangan Foto: Zouping China Aluminum Valley

Sebagai salah satu pemimpin industri aluminium dunia, China Hongqiao menempatkan keberlanjutan sebagai inti dari strategi korporasinya. Perusahaan secara aktif menyelaraskan diri dengan target karbon ganda “3060” Tiongkok dan memprakarsai Target Aksi Iklim “25·55”, dengan komitmen untuk mencapai netralitas karbon di seluruh kegiatan operasionalnya pada 2055. Untuk mewujudkan visi tersebut, perusahaan terus mendorong transformasi hijau secara menyeluruh di sepanjang rantai nilainya, yang mencakup substitusi energi bersih, pemanfaatan sumber daya secara efisien, pengembangan teknologi rendah karbon, serta rekayasa ulang proses produksi.

Yang juga penting, China Hongqiao telah membangun rantai industri tertutup yang mencakup pertambangan, pemurnian alumina, produksi aluminium primer, pengolahan mendalam dan material maju, hingga aluminium daur ulang. Dengan memperluas bisnis aluminium daur ulang, perusahaan tidak hanya berhasil mengurangi ketergantungannya secara signifikan terhadap ekstraksi bahan baku, tetapi juga mencapai pengurangan konsumsi energi dan emisi karbon yang substansial. Data menunjukkan bahwa dibandingkan dengan produksi aluminium elektrolitik konvensional, aluminium daur ulang dapat mengurangi konsumsi energi hampir 95% dan menekan emisi gas rumah kaca lebih dari 85%. Hal ini memberikan manfaat lingkungan yang signifikan sekaligus menjadi model bagi industri aluminium secara keseluruhan.