HONG KONG SAR – Media OutReach Newswire – 11 September 2026 – KTT Belt and Road (Belt and Road Summit) ke-11 sukses digelar di Hong Kong Convention & Exhibition Centre pada 9–10 September. Acara tersebut menarik lebih dari 6.200 tokoh politik dan pelaku bisnis dari lebih dari 70 negara dan wilayah yang terlibat dalam Belt and Road Initiative (BRI) maupun di luar cakupan BRI, untuk menjajaki peluang kerja sama demi mewujudkan pembangunan yang saling menguntungkan.

Selama dua hari penyelenggaraan, lebih dari 60 Nota Kesepahaman (Memoranda of Understanding/MoU) dan perjanjian kerja sama bilateral disaksikan dalam acara tersebut. Nilai total MoU tersebut, bersama dengan proyek dan kesepakatan baru yang telah difinalisasi sebelum maupun selama KTT, mencapai lebih dari US$3,1 miliar.

Diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah Administratif Khusus Hong Kong (HKSAR) sejak 2016, KTT ini tetap menjadi platform bisnis dan investasi utama bagi partisipasi serta kontribusi Hong Kong dalam Belt and Road Initiative.

Menegaskan bahwa BRI merupakan cetak biru bersama untuk masa depan yang berakar pada sejarah panjang kolaborasi lintas budaya, Kepala Eksekutif HKSAR John Lee mengatakan, “Hong Kong, sebagai tempat bertemunya Timur dan Barat, merupakan tempat berkumpulnya modal, talenta, dunia usaha, dan berbagai peluang. Selain memperkuat hubungan dengan mitra-mitra tradisional, Hong Kong terus memperluas jaringan sahabat kami di sepanjang jalur Belt and Road.”

Mengusung tema “Advancing High-quality Development · Embarking on a New Journey” atau “Memajukan Pembangunan Berkualitas Tinggi · Memulai Perjalanan Baru”, para pemimpin dunia usaha dan pemerintahan membahas kerja sama di berbagai bidang, termasuk perdagangan dan bisnis, layanan hukum, teknologi hijau, logistik, kecerdasan buatan (AI), serta kekuatan produktif baru berkualitas tinggi.

KTT tersebut mengeksplorasi berbagai lanskap kerja sama baru serta peluang yang sedang berkembang di bidang perdagangan, investasi, dan pembangunan di pasar-pasar Belt and Road maupun kawasan lainnya. Perhatian khusus diberikan kepada ASEAN, Asia Tengah, dan Timur Tengah, sekaligus menegaskan peran unik Hong Kong sebagai “super connector” dan “super value-adder”, atau penghubung super dan pencipta nilai tambah super.

John Lee telah memimpin delegasi bisnis tingkat tinggi untuk menjajaki berbagai peluang di 13 negara Belt and Road di kawasan ASEAN, Timur Tengah, dan Asia Tengah, yang menghasilkan lebih dari 250 MoU dan perjanjian lainnya secara keseluruhan. Kesepakatan tersebut mencakup koordinasi kebijakan, perdagangan dan investasi, peningkatan konektivitas, serta dukungan bagi perusahaan. Hal ini menegaskan fokus Hong Kong dalam membuka pasar-pasar baru, membangun kemitraan baru, dan mendorong kerja sama regional.

Tahun ini, KTT tersebut menghadirkan tiga bagian khusus baru, yakni GoGlobal Chapter, Central Asia Chapter, dan Middle East Chapter. GoGlobal Chapter menyediakan platform terpadu untuk pertukaran informasi dan penjajakan mitra bagi perusahaan-perusahaan Tiongkok daratan yang ingin memasuki pasar baru di luar negeri. Sementara itu, Central Asia Chapter dan Middle East Chapter menghadirkan pejabat serta pemimpin bisnis setempat untuk berbagi informasi mengenai berbagai peluang investasi.

“Mengingat perubahan geopolitik, meningkatnya proteksionisme perdagangan, dan pembentukan kembali rantai pasok global, ekspansi ke luar negeri bagi perusahaan bukan lagi sekadar pilihan; hal tersebut kini menjadi strategi yang semakin penting bagi perusahaan-perusahaan Tiongkok daratan untuk melakukan diversifikasi risiko, memperkuat ketahanan, dan mengejar peluang pertumbuhan baru,” kata Algernon Yau, Sekretaris Perdagangan dan Pembangunan Ekonomi Pemerintah HKSAR.

Zona Universitas yang baru terintegrasi menyoroti kekuatan penelitian dan pengembangan (R&D) universitas-universitas Hong Kong serta kemampuan mereka dalam mengomersialkan teknologi di seluruh kawasan Belt and Road. Inisiatif tersebut semakin memperkuat posisi Hong Kong sebagai pusat pendidikan internasional. KTT ini juga memperkenalkan sesi Dialogue for Future untuk pertama kalinya, yang mendorong pertukaran gagasan antarlembaga pemikir mengenai “Belt and Road Initiative and Asia-Pacific Co-operation in a Changing Global Landscape” atau “Inisiatif Belt and Road dan Kerja Sama Asia-Pasifik dalam Lanskap Global yang Berubah.”

Melalui Project Investment Session, Belt and Road Deal-Making, dan berbagai Exhibition Zones, acara tahun ini menampilkan lebih dari 300 proyek investasi serta memfasilitasi lebih dari 800 pertemuan bisnis tatap muka untuk penjajakan kesepakatan. Langkah tersebut membantu perusahaan terhubung dengan calon mitra bisnis dan membuka peluang kerja sama baru.

https://www.brandhk.gov.hk/
https://www.linkedin.com/company/brand-hong-kong/
https://x.com/Brand_HK/
https://www.facebook.com/brandhk.isd
https://www.instagram.com/brandhongkong