BANGKOK, THAILAND – Media OutReach Newswire – 11 September 2026 – Thai Cement Manufacturers Association (TCMA)   telah menerima dua pengakuan nasional utama pada tahun 2026, yang menyoroti kemajuan industri semen Thailand dalam menerjemahkan ambisi Net Zero 2050 menjadi tindakan nyata melalui kolaborasi lintas pemerintah, industri, teknologi, keuangan, dan mitra internasional.

TCMA menerima Thai Climate Partnership: DCCE Climate Partner Award dari Departemen Perubahan Iklim dan Lingkungan (DCCE), Kementerian Sumber Daya Alam dan Lingkungan, sebagai pengakuan atas kolaborasi berkelanjutannya dalam memajukan aksi iklim di Thailand. TCMA juga menerima Trade Prestige Award 2026 pada Tingkat Excellent dari Departemen Pengembangan Bisnis (DBD), Kementerian Perdagangan, untuk keempat kalinya secara berturut-turut, yang mengakui kontribusinya terhadap daya saing industri dan pembangunan ekonomi Thailand.

“Pengakuan ini mencerminkan kekuatan tindakan kolektif. Transisi menuju Net Zero tidak dapat dicapai oleh satu organisasi atau sektor mana pun. Diperlukan kolaborasi yang menghubungkan kebijakan, teknologi, investasi, dan implementasi, baik di dalam Thailand maupun internasional,” kata Mr. Surachai Nimla-or, Ketua TCMA.

Kerangka kerja utama yang memandu transisi industri ini adalah Thailand 2050 Net Zero Cement and Concrete Roadmap, yang menyatukan teknologi, inovasi, standar, transisi energi, dan mekanisme ekonomi untuk mengurangi emisi di seluruh rantai nilai semen dan beton.

Salah satu area kemajuan yang paling signifikan adalah adopsi luas semen hidraulik, semen rendah karbon yang telah menjadi arus utama di Thailand dan semakin banyak digunakan di infrastruktur, gedung publik, fasilitas industri, dan perumahan. Transisi ini telah berkontribusi terhadap pengurangan emisi gas rumah kaca kumulatif lebih dari 3,8 juta ton setara CO₂ sejak 2019. Secara paralel, industri ini memajukan transisi energi dan efisiensi energi, termasuk penggunaan bahan bakar alternatif dan energi terbarukan yang lebih besar, bersama dengan upaya meningkatkan kinerja energi di seluruh produksi semen.

Di tingkat lokal, Saraburi Sandbox menyediakan lingkungan praktis untuk menghubungkan kebijakan, teknologi, investasi, dan implementasi, dengan tujuan menguji solusi yang dapat direplikasi dan diperluas.

Kerja sama dan pembiayaan internasional mendukung transisi dari ambisi menjadi implementasi. TCMA telah bekerja sama dengan mitra internasional melalui inisiatif Dekarbonisasi Sektor Semen dan Beton di Thailand, yang didukung oleh Environment and Climate Change Canada (ECCC), UNIDO, dan Global Cement and Concrete Association (GCCA). Program ini mendukung pengembangan teknologi, standar dan sertifikasi, pengembangan kapasitas, serta jalur praktis untuk semen dan beton rendah karbon. Program ini juga mencakup pengembangan dan demonstrasi solusi inovatif, termasuk pilot Mobile Carbon Capture Unit (MCCU), yang menyediakan platform untuk mengeksplorasi teknologi penangkapan karbon dalam kondisi industri nyata dan membangun pengetahuan untuk perluasan di masa depan.

Di tingkat regional, TCMA mendukung pengembangan 2035 AFCM Decarbonization Roadmap, membantu produsen semen di seluruh ASEAN bergerak menuju arah yang sama dalam dekarbonisasi sekaligus memperkuat kerja sama regional dan pertukaran pengetahuan.

Transisi menuju sektor semen rendah karbon membutuhkan lebih dari sekadar teknologi. Hal ini bergantung pada ekosistem yang mendukung yang menyatukan kerangka kebijakan dan regulasi, teknologi dan inovasi, keuangan dan investasi, standar dan sertifikasi, serta tata kelola dan implementasi yang efektif. Elemen-elemen ini semakin penting untuk memperkuat daya saing industri dan mendukung transisi Thailand menuju ekonomi rendah karbon.

“Tahap berikutnya adalah tentang bergerak dari inisiatif dan pilot individu menuju implementasi dan skala yang lebih luas. Kita membutuhkan lingkungan di mana penyedia teknologi, investor, pemerintah, akademisi, dan industri dapat bekerja sama untuk mengembangkan solusi yang layak secara teknis, bermakna secara ekonomi, dan dapat diskalakan,” kata Mr. Surachai.

“Bagi Thailand, transisi Net Zero juga merupakan peluang untuk memperkuat daya saing industri dan menciptakan peluang baru untuk inovasi, investasi, dan kerja sama internasional. Kolaborasi berkelanjutan lintas sektor dan lintas batas akan sangat penting untuk mengubah ambisi bersama menjadi solusi praktis dan nilai yang bertahan lama bagi Thailand dan kawasan,” tambahnya.

Dengan berlandaskan pencapaian tersebut, industri semen Thailand memasuki “Bab BERIKUTNYA menuju Net Zero 2050,” dengan fokus pada perluasan teknologi dan inovasi, mempercepat transisi energi dan ekonomi sirkular, serta memperkuat kondisi pendukung untuk tindakan kolaboratif jangka panjang di seluruh Thailand dan kawasan.