UMKM Berperan sebagai “Penyangga” Globalisasi

HONG KONG SAR – Media OutReach Newswire – 2 Juli 2026 –  XTransfer, Platform Pembayaran Perdagangan Lintas Batas B2B Terkemuka di Dunia, menghadiri Pertemuan Tahunan ke-17 Para Juara Baru World Economic Forum (Summer Davos) di Dalian. Menandai tonggak sejarah baru, XTransfer telah resmi menjadi Anggota Institusional World Economic Forum dan merupakan satu-satunya anggota institusional dari sektor pembayaran lintas batas B2B China. Beralih dari peserta menjadi pembangun bersama, XTransfer bergabung dengan para pemimpin politik dan bisnis untuk mendiskusikan transformasi dalam perdagangan internasional dan keuangan digital.

Di forum tersebut, Bill Deng, Pendiri dan CEO XTransfer, menyampaikan pidato utama dalam sesi “Platform China Merambah Global”. Beliau menjelaskan bagaimana platform e-commerce China telah berkembang dari “pengacau digital” domestik menjadi “pembentuk ulang aturan” global, serta menguraikan hambatan utama dalam pembayaran lintas batas, termasuk tuntutan kepatuhan, geopolitik, dan rezim regulasi yang bervariasi. Deng mencatat bahwa meskipun deglobalisasi dan risiko geopolitik dapat membebani perusahaan besar, UKM cenderung lebih tangguh karena model aset ringan dan kemampuan mereka untuk masuk atau keluar pasar dengan cepat. Dalam ekonomi global yang terfragmentasi, UKM dapat beradaptasi lebih cepat, membentuk koneksi baru, dan bertindak sebagai “penyangga” yang mendukung stabilitas serta integrasi global yang lebih dalam.

Deng juga diundang untuk menghadiri pertemuan tertutup antara Perdana Menteri China Li Qiang dan perwakilan bisnis, serta berbagai diskusi strategis tertutup di sektor keuangan, di mana pandangan saling bertukar mengenai manajemen risiko pembayaran, kerja sama internasional, dan tren perusahaan China yang berekspansi ke luar negeri.

Deng berbagi, “Ekspansi China bergerak dari ‘perdagangan global’ menuju ‘ekosistem global’ yang mencakup manufaktur, merek, budaya, dan layanan keuangan, dengan UKM memainkan peran sentral.” Beliau menambahkan bahwa pasar berkembang menjadi titik pertumbuhan baru dan mendesak bisnis untuk memanfaatkan kekuatan rantai pasok serta bergerak lebih awal ke pasar dengan permintaan yang kuat dan persaingan yang relatif terbatas.

Deng juga membagikan bahwa XTransfer telah tumbuh pesat dalam beberapa tahun terakhir, dengan lebih dari 890.000 pelanggan terdaftar, kemitraan dengan lebih dari 170 lembaga keuangan, dan menyediakan layanan di lebih dari 200 negara dan wilayah. Pada tahun 2025, platform ini memproses total volume transaksi (TPV) lebih dari US$60 miliar, menjadikannya platform pembayaran perdagangan lintas batas B2B terbesar di dunia.

Beliau menekankan bahwa pengendalian risiko dan kepatuhan adalah tantangan terberat bagi pembayaran lintas batas. LLM (Large Language Model) yang dikembangkan sendiri oleh XTransfer, TradePilot, telah membantu menjaga tingkat penipuan tetap pada angka 0,003%, salah satu yang terendah di industri, sehingga memungkinkan UKM untuk bertransaksi dengan aman, efisien, dan patuh dalam ekspansi global.

https://www.xtransfer.com

https://www.linkedin.com/company/xtransfer.cn