SINGAPURA – Media OutReach Newswire – 24 Agustus 2026 – Chocolate Finance secara resmi akan meluncurkan Chocolate Business Accounts minggu ini di The Business Show Asia 2026. Peluncuran ini memperluas penawaran manajemen kas bagi bisnis di Singapura, tepat dua tahun setelah mereka meluncurkan platform konsumennya.

Chocolate Business adalah Akun Manajemen Kas (Cash Managed Account), dan bukan rekening bank perusahaan maupun deposito berjangka. Sebagian besar rekening bank perusahaan menawarkan imbal hasil (bunga) yang rendah. Chocolate Business bertujuan untuk membantu pelaku bisnis mendapatkan imbal hasil yang lebih baik atas kas mereka, sembari tetap memastikannya mudah diakses kapan pun dibutuhkan.
Walter de Oude, Pendiri sekaligus CEO Chocolate Finance, mengatakan: “Perusahaan sering kali memperoleh imbal hasil yang sangat kecil dari uang kas yang mengendap di rekening bank mereka, dan sejujurnya, imbal hasil tersebut bisa dibilang sangat buruk. Kami yakin bisa memberikan yang lebih baik. Bisnis membutuhkan kas mereka agar siap digunakan untuk penggajian, pembayaran pemasok, dan kebutuhan apa pun berikutnya. Namun, tidak ada alasan kas tersebut hanya mengendap dan hampir tidak menghasilkan apa-apa sementara waktu. Chocolate Business membuat kas tersebut bekerja lebih keras namun tetap mudah diakses. para pemilik bisnis telah meminta hal ini kepada kami, dan bagi kami, ini sangat masuk akal.”
Peluncuran ini dilakukan di tengah tekanan yang terus dihadapi oleh bisnis di Singapura untuk mengelola biaya dan menggunakan modal yang ada secara lebih efisien. Sebuah survei industri baru-baru ini memperkirakan bahwa UKM kehilangan potensi imbal hasil sebesar S$800 juta setiap tahunnya akibat membiarkan kas menganggur di rekening berimbal hasil rendah, sementara 45% di antaranya mengidentifikasi likuiditas sebagai prioritas utama.
Chocolate Business memberikan cara alternatif bagi perusahaan untuk mengelola kas yang tidak langsung dibutuhkan untuk operasional harian, tanpa harus mengikatnya dalam jangka waktu tertentu. Peluncuran ini juga menandai ekspansi Chocolate Finance ke luar penawaran konsumen pertamanya. Sejak diluncurkan dua tahun lalu, perusahaan telah berkembang hingga mengelola aset (Assets Under Management) sekitar S$1,6 miliar dengan lebih dari 150.000 pelanggan.
Fitur Utama
Fitur-fitur utama Chocolate Business meliputi:
- Imbal hasil atas kas bisnis: Saat ini, bisnis dapat menikmati imbal hasil hingga 1,5% per tahun untuk S$300.000 pertama, didukung oleh Program Top-Up Chocolate selama periode kualifikasi, dan hingga 1,5% per tahun untuk jumlah di atas nilai tersebut.
- Tanpa periode penguncian (No lock-in): Bisnis dapat mengajukan penarikan kapan saja tanpa jangka waktu tetap, biaya penarikan, atau penalti.
- Visibilitas harian: Pemilik bisnis dapat memantau saldo akun dan imbal hasil mereka setiap hari melalui aplikasi khusus Chocolate Business.
- Tanpa Biaya: Chocolate Finance hanya mengambil keuntungan setelah berhasil mencapai target imbal hasil yang ditetapkan.
Bisnis dapat menambahkan dana ke akun mereka melalui transfer FAST atau PayNow. Tidak ada persyarat penyetoran minimum atau maksimum, sementara proses penarikan biasanya memakan waktu antara satu hingga dua hari kerja, tergantung pada jumlahnya.
Chocolate Finance akan memamerkan rangkaian solusinya di stan 220 selama The Business Show Asia pada tanggal 26 dan 27 Agustus 2026 di Sands Expo and Convention Centre. Pendaftaran akun bisnis baru selama pameran berlangsung berhak menikmati hadiah selamat datang (welcome reward) khusus.
Aplikasi Chocolate Business kini sudah dapat diunduh melalui Apple App Store dan Google Play Store.
https://www.chocolatefinance.com/business
https://www.linkedin.com/company/chocolatefinance/
https://www.instagram.com/chocolatefinance

Tentang Chocolate Finance
Chocolate Finance adalah platform pengelolaan kas yang membantu nasabah memperoleh imbal hasil dari dana tunai yang mereka miliki melalui pengalaman yang sederhana dan transparan. Chocolate Finance diatur oleh Monetary Authority of Singapore (CMS101452) dan didukung oleh Peak XV Partners (sebelumnya Sequoia Capital), Prosus, Saison Capital, dan GFC. Informasi lebih lanjut tersedia di www.chocolatefinance.com.
Disclaimer
Chocolate Finance merupakan merek dari Chocfin Pte Ltd dan diatur oleh Monetary Authority of Singapore. Syarat dan ketentuan berlaku.
Silakan kunjungi www.chocolatefinance.com untuk informasi lebih lanjut. Imbal hasil Chocolate dapat berubah berdasarkan kondisi pasar, sementara dukungan top-up dari Chocolate ditawarkan sebagai insentif selama Periode Kualifikasi (Qualifying Period). Semua investasi mengandung risiko, termasuk risiko kehilangan seluruh jumlah yang diinvestasikan, dan mungkin tidak sesuai untuk semua orang. Kinerja di masa lalu tidak dapat dijadikan indikator hasil di masa mendatang. Iklan ini belum ditinjau oleh Monetary Authority of Singapore.
Recent Comments