MoU ini menunjuk MNA Metal Resources yang berlisensi dari Departemen Lingkungan Hidup (DOE) sebagai mitra pengumpul utama baterai otomotif bekas, sekaligus memperkuat sistem pelacakan di seluruh ekosistem baterai nasional milik BateriHub dan Global Energy Battery.

KUALA LUMPUR, MALAYSIA – Media OutReach Newswire – 1 Juli 2026 – BateriHub, yang dioperasikan oleh Battery4U Sdn. Bhd., bersama dengan Global Energy Battery Sdn. Bhd., telah menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan MNA Metal Resources untuk memperkuat proses pengumpulan, pendokumentasian, dan daur ulang baterai otomotif bekas secara bertanggung jawab di Malaysia.

Berdasarkan MoU tersebut, MNA Metal Resources akan menjadi mitra pengumpul baterai bekas pilihan, baik secara langsung maupun melalui pihak pengangkut yang ditunjuk oleh MNA, untuk baterai bekas yang dikumpulkan melalui operasional BateriHub dan Global Energy Battery. Kerja sama ini dirancang untuk memastikan bahwa baterai bekas disalurkan melalui proses pengumpulan dan daur ulang yang tepat, berizin, serta terdokumentasi dengan baik.

“MoU ini penting karena setiap penggantian baterai memiliki masa setelah penggunaannya,” ujar Stanly Ng, General Manager BateriHub. “Ketika pelanggan mengganti baterai mobil bersama kami, baterai lama tersebut tidak boleh masuk ke jalur yang tidak jelas. Baterai itu harus dikumpulkan, dicatat, dan ditangani oleh pihak yang tepat. Bagi pelanggan, janjinya sederhana: ketika memilih BateriHub, kami memastikan proses penggantian berlangsung cepat dan kami juga menangani baterai bekas secara bertanggung jawab.”

Kemitraan ini hadir seiring dengan terus berkembangnya sektor otomotif Malaysia. Berdasarkan data Malaysian Automotive Association, Malaysia mencatat penjualan kendaraan baru sebanyak 820.752 unit pada 2025, menjadikannya tahun kedua berturut-turut dengan pencapaian rekor penjualan. Meskipun MoU ini berfokus pada baterai otomotif bekas berbasis timbal-asam, kerja sama ini juga berlangsung di tengah meningkatnya perhatian nasional terhadap pengelolaan limbah baterai, termasuk penguatan regulasi daur ulang, jalur pembuangan yang aman, serta sistem pelacakan baterai seiring perkembangan ekosistem kendaraan Malaysia.

Sebagai retailer baterai otomotif terbesar di Malaysia yang dimiliki dan dioperasikan secara langsung, BateriHub memiliki peran penting pada tahap penggantian baterai, ketika baterai lama diserahkan oleh pelanggan melalui cabang-cabang BateriHub maupun layanan pengiriman baterai sesuai permintaan. Global Energy Battery, yang berfokus pada penjualan grosir, pasokan, dan distribusi baterai, turut berkontribusi melalui volume pengumpulan tambahan dari jaringan bisnisnya yang lebih luas.

Bersama-sama, BateriHub dan Global Energy Battery telah menyalurkan sekitar 280.000 baterai bekas, setara dengan sekitar 4.200 ton, melalui jalur pembuangan dan daur ulang resmi selama tiga tahun terakhir. MNA Metal Resources merupakan perusahaan pendaur ulang dan peleburan baterai timbal-asam berlisensi di bawah Departemen Lingkungan Hidup Malaysia, dengan kegiatan operasional yang mencakup pengumpulan, pemindahan, serta pengolahan limbah terjadwal.

“Sebagai perusahaan yang bergerak dalam pasokan dan distribusi baterai, kami menyadari bahwa tanggung jawab tidak berhenti pada saat penjualan,” ujar Sandy Yap, Chief Operating Officer Global Energy Battery. “Industri baterai yang berkelanjutan membutuhkan pengumpulan yang tepat, dokumentasi yang baik, serta proses daur ulang yang benar. Kemitraan ini memungkinkan kami menjalankan tanggung jawab tersebut di seluruh jaringan bisnis kami.”

“Kami senang dapat bermitra dengan BateriHub dan Global Energy Battery untuk mendukung ekosistem daur ulang baterai yang lebih transparan dan bertanggung jawab di Malaysia,” ujar Genly Villa Olaguer, Fleet Manager MNA Metal Resources. “Penanganan baterai bekas yang tepat sangat penting untuk melindungi lingkungan serta memastikan material bernilai dapat dipulihkan dengan aman melalui fasilitas yang memiliki izin.”

Baterai timbal-asam bekas memerlukan penanganan yang tepat karena mengandung material seperti timbal dan asam sulfat yang dapat membahayakan tanah, sumber air, serta masyarakat apabila bocor, dibuang sembarangan, atau diproses secara tidak bertanggung jawab. Melalui kemitraan ini, perusahaan-perusahaan tersebut bertujuan meningkatkan akuntabilitas dalam proses perpindahan baterai bekas dari saluran ritel dan pasokan menuju fasilitas daur ulang berlisensi.

BateriHub menyatakan bahwa MoU ini mencerminkan upaya lebih luas perusahaan untuk menjadikan pengelolaan limbah yang bertanggung jawab sebagai bagian dari komitmen utama layanan ritel, bukan sekadar proses operasional di belakang layar.

Tentang BateriHub

BateriHub merupakan retailer baterai mobil terbesar di Malaysia yang dimiliki dan dioperasikan secara langsung, dengan jaringan nasional sebanyak 200 cabang yang didukung oleh pelatihan terpusat, standar layanan, serta operasional teknisi. Sejak 2011, perusahaan telah melayani lebih dari 1 juta pelanggan, memperoleh lebih dari 70.000 ulasan positif melalui Google, Facebook, dan berbagai platform e-commerce, mempekerjakan lebih dari 5.000 staf, serta mencakup lebih dari 500 wilayah layanan di 11 negara bagian.