ZHONGWEI, CHINA – Media OutReach Newswire – 16 Juni 2026 – Lanskap perkebunan yang subur berkilau di bawah sinar matahari di dataran aluvial Sungai Kuning pada ketinggian 1.100 meter di sisi timur Pegunungan Helan. Inilah Kabupaten Zhongning di Daerah Otonom Hui Ningxia, yang terletak di barat laut Tiongkok. Saat upacara pembukaan Pameran Industri Goji Berry ke-9 secara resmi dimulai pada 14 Juni di sini, para petani sibuk memanen goji berry pertama tahun 2026.

Meskipun goji berry dibudidayakan secara luas di seluruh Tiongkok, goji berry Ningxia menonjol karena kualitasnya yang luar biasa dan telah menjadi produk khas paling ikonik di wilayah tersebut. Sebagai daerah produksi inti goji Ningxia asli, yang juga dikenal sebagai wolfberry, Zhongning menikmati lebih dari 3.000 jam sinar matahari setiap tahun. Tanahnya yang sedikit basa, terbentuk dari pertemuan Sungai Kuning dan Sungai Qingshui, kaya akan mineral penting dan unsur mikro. Kondisi alam yang unik ini telah melahirkan “buah ajaib” yang khas tersebut.
“Setiap butir goji berry dipetik dengan tangan,” kata Pan Tai’an, ketua Ningxia Wolfberry Goji Industry Co., Ltd., salah satu produsen utama di kawasan tersebut. “Pohon goji berbunga dan berbuah secara bersamaan, yang berarti semua buah harus dipanen secara manual.”
“Berkat iklim Ningxia yang sejuk, hama dan penyakit sangat jarang di sini. Namun, kami tidak pernah menggunakan pupuk kimia atau pestisida. Kami hanya memakai kompos organik untuk memastikan kualitas goji berry yang murni dan alami,” tambahnya.
Dari Produk Lokal Menjadi Tren Kesehatan dan Gaya Hidup
Di Tiongkok, goji berry Ningxia telah lama dihargai sebagai bahan obat sekaligus makanan. Ini adalah satu-satunya varietas goji yang secara resmi tercantum untuk penggunaan medis dalam Farmakope Republik Rakyat Tiongkok. Karya medis kuno Tiongkok, Shennong Ben Cao Jing (Klasik Materia Medika), mencatat sifat anti-penuaannya. Warisan budaya yang mendalam ini menjadi fondasi kuat bagi goji Ningxia untuk memasuki pasar internasional.
Saat ini, buah merah kuno ini telah memperoleh popularitas global yang belum pernah terjadi sebelumnya. Dengan manfaat anti-penuaan yang kuat, kandungan vitamin C yang tinggi, serta antioksidan yang melimpah, goji Ningxia telah menjadi “superfood” yang sedang tren di media sosial internasional. Konsumen luar negeri bersedia membayar harga premium untuk produk asli Ningxia, mengangkatnya dari sekadar produk lokal menjadi komoditas bernilai tinggi.
“Para peneliti Barat telah lama mempelajari manfaat kesehatan goji berry, termasuk peningkatan sistem imun, efek anti-tumor, dan anti-penuaan. Mereka menyebutnya ‘superfood’ dan mengekstrak bahan aktifnya untuk suplemen kesehatan dan kosmetik,” jelas Pan Tai’an. “Hal ini mendorong saya untuk fokus pada pengolahan mendalam, karena di situlah nilai sebenarnya berada.”
Selama beberapa dekade, industri ini terhambat oleh dua kendala utama: mudahnya buah segar rusak dan teknologi pengolahan lanjutan yang belum berkembang. Untuk mengatasi hal ini, perusahaan berinvestasi selama enam tahun dalam penelitian dan pengembangan intensif, dan berhasil menciptakan teknologi pengawetan bubur goji pada suhu ruang. Terobosan ini mengisi kekosongan teknologi sekaligus menetapkan standar global baru di industri goji.
Untuk mempertahankan nutrisi berharga, goji berry segar melalui proses pencucian, pelumatan, sterilisasi, dan pengalengan dalam waktu dua jam setelah panen. Alur kerja ketat ini membantu menjaga kandungan nutrisi penting seperti polisakarida goji, betaine, dan zeaxanthin secara maksimal.
Berkat inovasi inti ini, perusahaan telah memproduksi lebih dari 100.000 ton bubur goji, dengan total penjualan melebihi 2 miliar yuan (sekitar 293 juta dolar AS). Lebih penting lagi, teknologi ini mendorong pembangunan 50 lini produksi berstandar tinggi di Ningxia, menandai perubahan besar dari penjualan bahan mentah menjadi manufaktur produk bernilai tinggi.
Menurut data terbaru dari Pusat Pengembangan Industri Goji di Administrasi Kehutanan dan Padang Rumput Ningxia, jaringan pemasaran goji Ningxia mencakup lebih dari 50 negara dan wilayah di Asia Tenggara, Eropa, dan Amerika. Pada tahun 2025, produksi goji segar Ningxia mencapai 200.000 ton, dengan nilai output rantai industri penuh melebihi 21,3 miliar yuan.
Dari Peningkatan Produk ke Brand Budaya Global
Sementara perusahaan berbasis teknologi seperti Ningxia Wolfberry memperdalam kehadirannya dalam rantai pasok internasional, pelaku baru di industri goji mulai membentuk ulang persepsi konsumen bahwa goji hanyalah “tanaman obat tradisional”. Sebagai pemimpin e-commerce, Ningxia Qilixiang Goji Co., Ltd. berfokus memperkenalkan produk ini kepada generasi muda. Didirikan pada tahun 2009 oleh tiga mahasiswa dengan modal awal hanya 700 yuan dari uang saku, perusahaan ini kini tumbuh menjadi merek papan atas dengan penjualan tahunan lebih dari 1 miliar yuan.
Untuk mengubah produk kesehatan tradisional menjadi gaya hidup modern, Qilixiang mengembangkan berbagai puree campuran seperti goji-ginseng, kurma merah-goji, dan murbei-goji dengan kemasan menarik. Dengan sekitar 200 toko daring, perusahaan ini secara konsisten menempati posisi teratas dalam penjualan e-commerce produk goji.
Produk inovatif bernilai tinggi berbasis goji seperti bubur goji, minyak biji goji, dan jus goji kini menikmati permintaan global yang sangat besar. Dari yang dulu dianggap sebagai ramuan herbal misterius Tiongkok, goji Ningxia kini telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari keluarga kelas menengah dari New York hingga London, digemari selebritas Hollywood, dan menjadi bahan umum di restoran premium dunia.
Reputasi internasional ini dibangun di atas pengendalian kualitas yang ketat. Untuk memenuhi standar keamanan pangan organik global, perusahaan goji Ningxia mengikuti regulasi paling ketat di dunia. Misalnya, Ningxia Wolfberry telah memegang sertifikasi organik dari Amerika Utara, Uni Eropa, dan Jepang selama 21 tahun berturut-turut, memperoleh “izin hijau” untuk pasar global. Hingga kini, produknya telah diekspor ke 33 negara dan wilayah.
Saat ini, industri goji Ningxia tidak lagi terbatas pada produksi dan penjualan; ia mulai mengadopsi model pengembangan yang lebih beragam. Dengan hadirnya galeri seni goji, museum sejarah, dan pusat pengalaman, industri ini bergeser dari sekadar “menjual produk” menjadi “menjual pemandangan” dan “menjual budaya”, berkembang menjadi penggerak ekonomi yang terintegrasi dan multifungsi.
Transformasi goji Ningxia mencerminkan kemajuan dan kebangkitan produk serta merek Tiongkok. Ia telah berevolusi dari komoditas khas wilayah barat laut yang kurang dikenal dan eksportir bahan mentah bernilai rendah menjadi tren kesehatan global dan industri modern yang digerakkan oleh teknologi, kreativitas, dan budaya. Perjalanan ini mencerminkan transformasi lebih luas dari pertanian tradisional Tiongkok serta dorongan inovasi dalam ekonomi riilnya.
Recent Comments