KUALA LUMPUR, MALAYSIA – Media OutReach Newswire – 3 Juli 2026 – Forum Inovasi dan Pengembangan AI Malaysia 2026 serta peluncuran Omirol, platform ekosistem kreasi AIGC (Artificial Intelligence Generated Content) native pertama di Asia Tenggara, berhasil diselenggarakan di Kuala Lumpur. Acara ini diselenggarakan bersama oleh FSBM Holdings Berhad, perusahaan yang terdaftar di Bursa Malaysia, dan MOCHI MEDIA SDN. BHD. Melalui pidato kunci, diskusi panel, demonstrasi Omirol, dan upacara penandatanganan MoU, forum ini mengeksplorasi perkembangan terkini, tantangan, dan tren masa depan industri AIGC di Asia Tenggara, sekaligus menyediakan platform untuk kerja sama dan pertukaran regional.

Acara ini mendapat dukungan resmi dari Kementerian Sains, Teknologi dan Inovasi (MOSTI) Malaysia. Wakil Sekretaris Jenderal (Pengembangan Teknologi) Puan Norsham binti Abdul Latip hadir dalam acara tersebut dan menyampaikan pidato kunci, dengan menyatakan bahwa Malaysia secara aktif mendukung inovasi dalam industri konten digital lokal. Ia menyatakan bahwa peluncuran Omirol, sebagai platform ekosistem kreasi AIGC native pertama di Asia Tenggara, menunjukkan posisi kepemimpinan Malaysia dalam inovasi teknologi di kawasan ini. Dengan mengintegrasikan sumber daya industri internasional yang matang untuk mendukung perkembangan pesat perusahaan lokal, teknologi, dan talenta, Omirol sangat selaras dengan arah strategis Malaysia dalam memajukan kecerdasan buatan, ekonomi digital, dan industri kreatif budaya, sekaligus menawarkan jalur praktis baru untuk memperdalam kerja sama ekonomi digital China–Malaysia. Acara ini menghadirkan hampir 300 tamu, termasuk perwakilan dari BytePlus Malaysia, Vision Tech Singapore, IBM Malaysia, TusStar Malaysia, Telekom Malaysia, Xiamen Airlines, xFusion Technologies Malaysia, Solution Group, China Mobile Malaysia, dan Chinese Film Association of Malaysia, serta lainnya.
Kemitraan Strategis untuk Membangun Ekosistem AIGC Regional
Salah satu sorotan utama forum ini adalah penandatanganan perjanjian kerja sama strategis antara Omirol AI dan enam organisasi, termasuk Southeast Asia Research Center for Humanities (SEARCH), TAR UMT (Tunku Abdul Rahman University of Management and Technology), film animasi “Nanyang Volunteers”, ZIVO AI, dan Do Drama. Kolaborasi ini mencakup pendidikan AI, pemasaran konten, produksi, distribusi, dan pengembangan ekosistem.
Di antara semuanya, kemitraan strategis dengan V-Valley – Malanshan Video Cultural & Creative Industrial Park dari China menandai pencapaian paling signifikan. Ms. Zhou Jing, Wakil Ketua Malanshan Global Expansion Alliance dan Ketua Fuhui Media Group, hadir dalam forum di Kuala Lumpur untuk menyampaikan pidato kunci dan menandatangani Nota Kesepahaman (MoU). Perjanjian tersebut secara resmi menetapkan kemitraan strategis jangka panjang antara klaster industri budaya digital tingkat nasional China dan platform ekosistem AIGC native pertama di Asia Tenggara. Kedua belah pihak akan berkolaborasi di bidang penciptaan konten digital, pengembangan talenta AI, berbagi sumber daya industri, dan pertukaran budaya internasional untuk mempercepat pengembangan terkoordinasi industri kreatif digital China–Malaysia.
Membangun Ekosistem AI yang Terbuka dan Berkelanjutan
Dalam pidato kuncinya, Ms. Zhou Jing menyatakan bahwa Malanshan telah berkembang pesat dari taman industri konten video terkemuka menjadi salah satu pusat terpenting di China untuk integrasi konten digital dan kecerdasan buatan. Malanshan Global Expansion Alliance yang baru dibentuk menghimpun lebih dari 30 organisasi terkemuka China, termasuk Mango TV, Central South Publishing & Media Group, Hunan International Channel, CBG Tianze, perusahaan teknologi AI, dan lembaga komunikasi internasional, membentuk ekosistem komprehensif yang mencakup produksi konten, teknologi AI, distribusi internasional, dan layanan lintas batas. Ia menekankan bahwa persaingan masa depan di bidang AI bukan sekadar siapa yang memiliki teknologi paling canggih, tetapi siapa yang dapat membangun ekosistem industri yang terbuka, kolaboratif, dan berkelanjutan. Dengan populasi lebih dari 700 juta jiwa dan kekayaan keragaman budaya, Asia Tenggara mewakili salah satu pasar konten digital dengan pertumbuhan tercepat di dunia dan tujuan strategis penting bagi industri kreatif budaya China.
Enam Bidang Kerja Sama Utama
Berdasarkan Nota Kesepahaman yang ditandatangani, Omirol AI dan Malanshan akan bersama-sama mempromosikan kerja sama praktis di enam inisiatif utama:
- Akademi Pelatihan Bersama AIGC China–Malaysia – Mengembangkan program pembuatan film AI dan penciptaan konten digital dengan universitas-universitas Malaysia seperti TAR UMT dengan memanfaatkan sumber daya pendidikan dan keahlian industri Malanshan.
- Perpustakaan Sumber Daya IP Berlisensi Lintas Batas – Membangun ekosistem IP bersama yang mencakup film, animasi, pariwisata, warisan budaya, dan aset digital untuk mendukung produksi drama pendek, animasi, dan kreasi berbasis AI.
- Integrasi Teknologi dan Infrastruktur AI – Menghubungkan teknologi AIGC terkemuka China dengan platform Omirol AI, memungkinkan kolaborasi dalam daya komputasi, model AI, dan teknologi pembuatan konten untuk meningkatkan efisiensi produksi.
- Jaringan Distribusi Konten Global – Memperluas saluran distribusi internasional untuk konten asli Omirol AI sekaligus mendukung lokalisasi dan komersialisasi konten digital premium China di seluruh Asia Tenggara.
- Kompetisi Drama Pendek AI China–Malaysia – Menyelenggarakan bersama kompetisi drama pendek AI internasional, disertai dengan program inkubasi dan inisiatif pendanaan untuk mengembangkan IP Asia Tenggara yang kompetitif secara global.
- Platform Kolaborasi Industri & Investasi – Menyelenggarakan pertemuan rutin antara pelaku industri AI China–Malaysia untuk mempromosikan pertukaran teknologi, komunitas AIGC OPC global, kolaborasi proyek, dan investasi lintas batas antar perusahaan dari kedua negara.
Omirol AI: Membangun Ekosistem Kreasi AIGC Native Asia Tenggara
Berbicara pada upacara penandatanganan, Ms. Joyin He Jiaying, Pendiri dan CEO Omirol AI, mengatakan:
“Omirol dibangun untuk menjadi infrastruktur Asia Tenggara. Visi kami melampaui sekadar penyediaan alat AI—kami bertujuan untuk membangun ekosistem terbuka yang menghubungkan kreator, universitas, perusahaan, dan sumber daya industri, memberdayakan Asia Tenggara untuk menjadi salah satu pusat inovasi konten digital terkemuka di dunia.” Ia menambahkan bahwa Omirol AI telah terintegrasi dengan infrastruktur percontohan ‘LaiShu Processing’ China di Shantou dan sedang menjajaki kolaborasi dengan Inspur Information (Shantou) untuk secara signifikan mengurangi biaya token bagi pengguna Asia Tenggara.
Dikombinasikan dengan tim teknis bersama China–Malaysia yang dibentuk bersama FSBM dan sumber daya industri AIGC Malanshan yang matang, Omirol AI bertujuan untuk menghadirkan ekosistem AIGC terlokalisasi penuh yang lengkap (one-stop) yang disesuaikan untuk kreator, bisnis, dan institusi pendidikan di seluruh Asia Tenggara.
Model Baru untuk Kolaborasi Industri AI Lintas Batas
Seiring dengan pergeseran industri AIGC global dari persaingan dalam teknologi individual menuju persaingan antar ekosistem yang lengkap, kemampuan terintegrasi dalam platform AI, penciptaan konten, komersialisasi IP, pengembangan talenta, dan distribusi internasional menjadi pendorong utama daya saing jangka panjang. Para pengamat industri berpendapat bahwa kemitraan ini mewakili lebih dari sekadar kolaborasi bisnis—ini menandai integrasi sistematis pertama antara industri konten digital China yang matang dengan ekosistem inovasi AI Asia Tenggara yang sedang berkembang. Dengan menggabungkan teknologi, konten, talenta, dan kolaborasi industri, China dan Malaysia secara bersama-sama merintis model kerjasama AIGC internasional yang skalabel yang dapat menjadi tolok ukur bagi perkembangan masa depan ekonomi kreatif digital Asia Tenggara.
Event Video:https://www.facebook.com/share/v/1CpLCytXn1/
Event Post: https://www.facebook.com/share/p/19C1wQyTLL/
Recent Comments