HONG KONG SAR – Media OutReach Newswire – 28 Mei 2026 – AECOM, pemimpin global terpercaya di bidang infrastruktur, telah berkontribusi dalam keberhasilan penyelesaian Terminal 2 (T2) di Bandara Internasional Hong Kong Hong Kong International Airport, yang merupakan bagian penting dari Sistem Tiga Landasan Pacu (Three-runway System/3RS) milik Otoritas Bandara Hong Kong Airport Authority Hong Kong (AAHK). Proyek ini menandai tonggak penting dalam memperkuat posisi HKIA sebagai hub penerbangan internasional terkemuka, dengan T2 berfungsi sebagai gerbang penting yang meningkatkan integrasi antara titik-titik penumpang, transportasi, dan komersial, sekaligus mengaktifkan pengembangan di sekitarnya.

“Dengan melanjutkan kontribusi jangka panjang AECOM dalam pengembangan bandara Hong Kong serta kemitraan kami dengan AAHK sejak 1990-an, kami membantu menghadirkan terminal kelas dunia yang meningkatkan konektivitas dan memperkuat ketahanan, sekaligus menetapkan standar baru bagi dunia penerbangan di era yang terus berubah,” ujar Dr. Johnny Cheuk, pemimpin eksekutif AECOM di Hong Kong.
Tim multidisiplin AECOM menggabungkan keahlian dalam manajemen proyek skala besar, teknik rekayasa, dan desain terminal penumpang untuk menghadirkan solusi inovatif dan dapat direalisasikan melalui konstruksi bertahap, sehingga meminimalkan gangguan di lingkungan bandara yang tetap beroperasi. Salah satu fitur utama T2 adalah atap “Feather Roof” seluas 63.000 m² yang ditopang oleh kolom berbentuk menyerupai pohon, menggabungkan ekspresi arsitektur dengan kinerja operasional. Dengan memanfaatkan berbagai solusi digital seperti BIM dan Tekla, serta konstruksi modular bertahap, presisi, keselamatan, dan efisiensi penyelesaian struktur atap ikonik ini meningkat secara signifikan.
Sebagai bagian dari komitmen HKIA untuk menjadi bandara paling ramah lingkungan di dunia, aspek keberlanjutan diterapkan di seluruh proyek ini. Langkah utama mencakup penerapan fasad berkinerja tinggi yang meningkatkan efisiensi termal, pencahayaan alami, dan kenyamanan akustik. AECOM juga membantu menetapkan standar pengukuran karbon tertanam (embodied carbon) sejak awal proyek lebih dari satu dekade lalu. Upaya ini dilengkapi dengan sistem bangunan hemat energi yang mengurangi konsumsi energi secara keseluruhan, sehingga proyek ini memperoleh peringkat sementara BEAM Plus Provisional Platinum—tingkat tertinggi yang diakui oleh Hong Kong Green Building Council (HKGBC).

Tentang AECOM
AECOM adalah pemimpin global di bidang infrastruktur yang berkomitmen untuk menghadirkan dunia yang lebih baik. Sebagai perusahaan jasa profesional tepercaya yang didukung oleh kemampuan teknis yang mendalam, AECOM menyelesaikan tantangan kompleks klien di sektor air, lingkungan, energi, transportasi, dan bangunan. Tim mereka bekerja sama dengan klien sektor publik dan swasta untuk menciptakan solusi inovatif, berkelanjutan, dan tangguh di seluruh siklus proyek—mulai dari konsultasi, perencanaan, desain, dan rekayasa hingga manajemen program dan konstruksi. AECOM adalah perusahaan Fortune 500 dengan pendapatan sebesar US$16,1 miliar pada tahun fiskal 2025. Informasi lebih lanjut tersedia di aecom.com.
Recent Comments