Sebelum Menopause, Banyak Perempuan Sudah Berjuang dalam Diam

KUALA LUMPUR, MALAYSIA – Media OutReach Newswire – 17 Juli 2026 – Perimenopause adalah fase alami dalam kehidupan seorang wanita, namun banyak wanita memasuki masa transisi ini tanpa sepenuhnya memahami apa yang sedang terjadi pada tubuh mereka atau mengetahui ke mana harus mencari dukungan.

Meskipun menopause kini semakin marak didiskusikan, tahun-tahun menjelang fase tersebut sering kali kurang mendapat perhatian. Selama perimenopause, wanita mungkin mengalami perubahan pada siklus menstruasi, tingkat energi, konsentrasi, tidur, suasana hati (mood), dan kesejahteraan secara keseluruhan. Perubahan-perubahan ini dapat dimulai beberapa tahun sebelum menopause dan secara bertahap memengaruhi kehidupan sehari-hari, pekerjaan, serta tanggung jawab keluarga seorang wanita.

Menyadari perlunya kesadaran dan dukungan yang lebih awal, Alpro Pharmacy meluncurkan “Me. NO PAUSE”, sebuah inisiatif kesehatan wanita yang dirancang untuk membantu para wanita lebih memahami, bersiap, dan menjalani masa transisi menuju menopause dengan baik.

Sebagai bagian dari inisiatif ini, Alpro menawarkan pemeriksaan feritin bersubsidi bagi wanita yang memenuhi syarat hanya dengan harga RM1, dibandingkan dengan harga normal sebesar RM35. Alpro mensubsidi RM34 dari biaya skrining tersebut untuk membuat penilaian cadangan zat besi menjadi lebih terjangkau dan mudah diakses oleh masyarakat.

Wanita berusia 35 tahun ke atas, terutama mereka yang mengalami kelelahan terus-menerus, kabut otak (brain fog), kerontokan rambut, atau kuku rapuh, sangat disarankan untuk menjalani pemeriksaan feritin dan berkonsultasi dengan profesional kesehatan mengenai hasil mereka.

Kelelahan yang Dianggap Wajar untuk Dijalani Wanita

Wanita di akhir usia tiga puluhan, empat puluhan, dan awal lima puluhan sering kali memikul banyak tanggung jawab di rumah, tempat kerja, dan di dalam komunitas mereka. Oleh karena itu, rasa lelah yang terus-menerus atau kesulitan berkonsentrasi kerap kali diabaikan dan dianggap sekadar stres, kurang tidur, penuaan, atau bagian dari kehidupan yang sibuk.

Namun, gejala-gejala ini patut mendapatkan perhatian, alih-alih diterima begitu saja secara otomatis.

Feritin adalah protein yang menyimpan zat besi di dalam tubuh. Pemeriksaan feritin membantu menilai cadangan zat besi seseorang dan dapat mengidentifikasi kadar zat besi yang rendah sebelum kondisi tersebut berkembang menjadi anemia defisiensi besi.

Gejala seperti kelelahan dan kabut otak bersifat tidak spesifik dan dapat disebabkan oleh banyak faktor. Kendati demikian, memeriksa kadar feritin memberikan kesempatan bagi wanita untuk meneliti kemungkinan yang kerap terabaikan ini dan mendapatkan panduan profesional yang tepat.

Kementerian Kesehatan Malaysia melaporkan bahwa sekitar satu dari tiga wanita Malaysia dalam usia subur, antara 15 hingga 49 tahun, mengalami anemia. Terlepas dari besarnya skala masalah ini, pengujian feritin tidak umum dibahas sebagai bagian dari skrining kesehatan rutin di kalangan wanita.

Melalui Me. NO PAUSE, Alpro bertujuan untuk mengubah arah perbincangan tersebut.

“Wanita sering kali dituntut untuk tetap beraktivitas bahkan ketika mereka merasa lelah yang tak kunjung hilang, mengalami kabut otak, atau merasa tidak seperti diri mereka yang biasanya. Pengalaman-pengalaman ini dengan mudah ditepis sebagai stres, faktor usia, atau akibat dari terlalu banyak tanggung jawab,” kata Apt. Ng Yi Ling, Pengasuhan Profesional & Pengembangan sekaligus Pimpinan Proyek Me. No Pause dari Alpro Pharmacy.

“Kami ingin membawa perbincangan ini lebih awal, sebelum wanita mencapai fase menopause dan sebelum rasa lelah menjadi sesuatu yang mereka percaya harus ditoleransi begitu saja. Harga RM1 ini bukan sekadar promosi; ini mewakili komitmen Alpro untuk menghilangkan faktor biaya sebagai hambatan pertama dalam skrining.”

“Pemeriksaan feritin dapat membantu seorang wanita memahami apakah cadangan zat besi yang rendah menjadi bagian dari masalahnya, berkonsultasi dengan apoteker, dan mengambil langkah tepat berikutnya. Rasa lelahnya berhak didengar, kekhawatirannya layak ditangani secara serius, dan kesehatannya tidak boleh ditaruh di urutan paling akhir.”

Penelitian terbaru juga menarik perhatian pada kemungkinan hubungan antara status zat besi dan performa kognitif selama masa transisi menopause.

Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal ilmiah Nutrients pada tahun 2025 mengamati wanita non-anemia yang sedang menjalani transisi masa menopause. Para peneliti melihat bahwa status zat besi yang lebih baik dikaitkan dengan performa kognitif yang lebih kuat, termasuk akurasi yang lebih tinggi, pemisahan fokus yang lebih baik, dan waktu respons yang lebih cepat.

Para peneliti menekankan bahwa temuan ini masih bersifat pendahuluan dan studi jangka panjang dengan skala yang lebih besar masih diperlukan. Walaupun demikian, penelitian ini menyoroti pentingnya pemahaman yang lebih baik tentang status zat besi pada wanita yang mungkin mengalami kabut otak selama perimenopause, bahkan ketika mereka tidak terdiagnosis menderita anemia.

Mendukung misi ini, Powerlife, penyedia suplemen kesehatan terkemuka di Malaysia, telah melangkah maju sebagai mitra utama Me. No Pause untuk meningkatkan akses skrining feritin bagi wanita di seluruh negeri. Melalui 300 alat analisis Feritin dari Global Science yang menggunakan teknologi fluoresensi genggam (handheld fluorescence), hasil pemeriksaan dapat diketahui dalam hitungan menit dan tersedia di seluruh jaringan Alpro Pharmacy.

Peluncuran Me. NO PAUSE juga dihadiri oleh perwakilan dari Kelompok Minat Khusus Ikatan Apoteker Malaysia untuk Kesehatan Wanita dan Anak, serta dari Universiti Teknologi MARA (UiTM), yang menyatukan praktik farmasi komunitas dengan penelitian akademis untuk mendukung kesehatan wanita.

“Apoteker komunitas memainkan peran penting dalam membuat skrining kesehatan wanita menjadi lebih mudah diakses, didekati, dan dikaitkan dengan tindakan yang tepat waktu,” kata Sdri. Harpreet Kaur, perwakilan dari Kelompok Minat Khusus Ikatan Apoteker Malaysia untuk Kesehatan Wanita dan Anak.

“Melalui inisiatif ini, kami berharap dapat memberdayakan para apoteker untuk mengidentifikasi wanita yang mungkin berisiko mengalami defisiensi zat besi, memberikan konseling tepat waktu, dan menghubungkan mereka ke perawatan yang sesuai ketika penilaian medis lebih lanjut diperlukan.”

Mewakili Fakultas Farmasi UiTM, Profesor Madya Dr. Mahmathi Karuppannan mengatakan:

“Penelitian membantu kami lebih memahami beban, tingkat kesadaran, dan dampak kesehatan dari defisiensi zat besi di antara wanita di Malaysia. Melalui kolaborasi ini, UiTM berharap dapat menghasilkan wawasan lokal yang bermakna yang dapat memandu edukasi publik, deteksi risiko dini, dan pengembangan intervensi kesehatan wanita di masa mendatang.”

Dengan menghubungkan skrining yang mudah diakses dengan konseling apoteker serta jalur rujukan yang tepat, Alpro bertujuan untuk mengubah kesadaran menjadi tindakan kesehatan yang bermakna dan bertanggung jawab.

Wanita berusia 35 tahun ke atas yang mengalami kelelahan terus-menerus, kabut otak, rambut rontok, atau kuku rapuh diimbau untuk mengunjungi Alpro Pharmacy terdekat untuk mempelajari lebih lanjut tentang pemeriksaan feritin dan berkonsultasi dengan apoteker Alpro.

Melalui Me. NO PAUSE, Alpro berharap dapat membantu lebih banyak wanita merasa didengar, terinformasikan, dan didukung sebelum, selama, dan setelah masa transisi menuju menopause.

Keterangan Foto: Foto bersama perwakilan, tamu, dan peserta pada Upacara Peluncuran Resmi Me. NO PAUSE.

Tentang Alpro Group

Didirikan pada tahun 2002, ekosistem Alpro Group telah berkembang mencakup Alpro Pharmacy, Apotek Alpro, Alpro スギ (Sugi) Pharmacy, Alpro Physio, Alpro Clinic, Alpro Baby, Alpro OptiSaver, Alpro Audiology, Alpro Health, dan Alpro Foundation. Didukung oleh tim yang terdiri lebih dari 1.000 profesional kesehatan, termasuk dokter, apoteker, ahli gizi, pakar diet, fisioterapis, optometris, dan banyak lainnya, Alpro melayani lebih dari 5 juta keluarga di Malaysia dan Indonesia melalui jaringan luasnya yang terdiri dari 500 gerai fisik.

Alpro Pharmacy adalah apotek komunitas pertama dan satu-satunya di kawasan ini yang menawarkan asuransi tanggung gugat produk (product liability insurance) senilai MYR 1 juta di Malaysia dan IDR 3 miliar di Indonesia, guna menjamin pasokan obat-obatan asli serta meningkatkan kepercayaan konsumen.

Dengan visi dunia yang sehat dan penuh energi, Alpro Group bertujuan untuk menjadi jaringan apotek resep No. 1 di Asia Tenggara.