HONG KONG SAR – Media OutReach Newswire – 20 Juni 2026 – Layanan Penerbangan Pemerintah Hong Kong (Government Flying Service/GFS) menyelenggarakan Simposium Internasional Perdana tentang Tanggap Darurat dan Layanan Aeromedis (International Symposium on Emergency Response and Aeromedical Services/ISERAS) selama tiga hari, pada 16–18 Juni. Acara ini mempertemukan lebih dari 230 pembuat kebijakan, pakar, akademisi, serta perwakilan industri dari lebih dari 70 institusi dan organisasi terakreditasi.

Dengan peserta yang berasal dari Hong Kong, Tiongkok Daratan, Australia, Inggris Raya, Austria, Indonesia, Singapura, dan Thailand, simposium ini bertujuan untuk mempererat kerja sama dalam koordinasi tanggap darurat, berbagi sumber daya, serta pelatihan profesional antarwilayah.

Keterangan Foto: Simposium Internasional Perdana tentang Tanggap Darurat dan Layanan Aeromedis diselenggarakan di Hong Kong pada 16–18 Juni. Pada upacara pembukaan hadir Wakil Menteri Keamanan Pemerintah Daerah Administratif Khusus Hong Kong (HKSAR), Michael Cheuk; Direktur Jenderal Biro Penyelamatan dan Salvage Kementerian Perhubungan Republik Rakyat Tiongkok, Wang Lei; Pengendali Government Flying Service HKSAR, Kapten Eddie Liu; serta para tamu undangan lainnya.

Simposium ini menghadirkan berbagai sesi pleno, diskusi panel, kunjungan teknis, dan demonstrasi langsung yang diselenggarakan bersama oleh GFS dan berbagai unit tanggap darurat pemerintah. Sejumlah nota kesepahaman (MoU) juga ditandatangani selama acara berlangsung untuk memperdalam kerja sama antara GFS dengan institusi tanggap darurat, penerbangan, dan medis dari Tiongkok Daratan maupun berbagai organisasi dalam dan luar negeri.

Dalam sambutannya pada upacara pembukaan, Wakil Menteri Keamanan Michael Cheuk menyatakan bahwa tantangan dalam penanganan keadaan darurat akibat dampak perubahan iklim terus berkembang dengan kecepatan yang belum pernah terjadi sebelumnya.

“Peralihan menuju pencegahan yang lebih proaktif, peningkatan berkelanjutan dalam kerja sama internasional dan lintas wilayah, serta penguatan pertukaran pengalaman dan wawasan di antara para pemangku kepentingan merupakan kunci untuk menghadapi tantangan baru yang semakin kompleks,” ujar Cheuk. Ia menambahkan bahwa semangat kolaboratif yang diusung ISERAS akan membangun kemitraan yang lebih kuat, memperkokoh kemampuan tanggap darurat, dan menciptakan masa depan yang lebih aman bagi masyarakat.

Direktur Jenderal Biro Penyelamatan dan Salvage Kementerian Perhubungan Republik Rakyat Tiongkok (CRS), Wang Lei, turut menghadiri simposium tersebut dan menyampaikan presentasi utama mengenai kemampuan penyelamatan udara serta strategi pengembangannya di Laut Tiongkok Selatan.

Simposium ditutup dengan latihan antiterorisme lintas departemen serta sesi pertukaran pengalaman yang melibatkan GFS, Kepolisian Hong Kong, dan Dinas Pemadam Kebakaran Hong Kong. Kegiatan ini menampilkan kemampuan profesional Hong Kong dalam merespons serangan teroris.

Keterangan Foto: Sebagai penutup rangkaian kegiatan, simposium menggelar latihan antiterorisme lintas departemen untuk menguji koordinasi dan kesiapsiagaan berbagai instansi terkait.

Pengendali GFS, Kapten Eddie Liu, mengatakan bahwa GFS selama ini selalu memainkan peran penting dalam operasi tanggap darurat dan penyelamatan. “Selain membantu operasi pencarian dan penyelamatan, menyediakan ambulans udara, serta berbagai layanan aeromedis darurat lainnya, GFS juga memikul tanggung jawab dalam menjaga keamanan internal HKSAR,” ujarnya.

“Dalam situasi darurat seperti serangan teroris, GFS akan melakukan pengerahan cepat untuk membantu layanan berseragam dalam melaksanakan operasi serangan udara dan memberikan dukungan menyeluruh terhadap upaya kontra-terorisme Pemerintah HKSAR,” tambahnya.

Sejak didirikan pada tahun 1993, GFS telah berada di garis depan dalam menjalankan operasi pencarian dan penyelamatan serta layanan aeromedis darurat selama 24 jam sehari. Melalui penyelenggaraan ISERAS, GFS berharap dapat membangun jaringan keahlian profesional lintas negara yang sesungguhnya, sekaligus semakin menegaskan posisi Hong Kong sebagai pusat penerbangan tanggap darurat terkemuka di Asia.


https://www.brandhk.gov.hk/
https://www.linkedin.com/company/brand-hong-kong/
https://x.com/Brand_HK/
https://www.facebook.com/brandhk.isd
https://www.instagram.com/brandhongkong