BANGKOK, THAILAND – Media OutReach Newswire – 9 Juli 2026 – Dewan Investasi Thailand (Thailand Board of Investment/BOI) pada 8 Juli menyetujui investasi senilai 688 juta dolar AS (23 miliar baht) dari Nestlé (Thai) Co., Ltd. untuk membangun pabrik pintar (smart factory) dan pusat distribusi. Proyek greenfield ini akan memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) dan otomatisasi canggih, sekaligus menjadikan Thailand sebagai pusat strategis produksi dan logistik Nestlé untuk kawasan Asia Tenggara.

Persetujuan investasi ini menegaskan semakin kuatnya daya tarik Thailand dalam menarik investasi manufaktur makanan dan minuman berteknologi tinggi serta bernilai tambah tinggi, seiring perusahaan-perusahaan global mencari rantai pasok yang lebih tangguh dan berbasis
“Investasi greenfield ini akan mendukung meningkatnya permintaan pasar domestik maupun regional sekaligus terhubung langsung dengan rantai pasok dalam negeri kami,” ujar Narit Therdsteerasukdi, Sekretaris Jenderal Dewan Investasi Thailand. “Dengan memanfaatkan bahan baku lokal, mendukung para petani dan pelaku usaha, serta berbagi pengetahuan, proyek ini akan meningkatkan potensi industri kopi Thailand sekaligus memperkuat posisi Thailand sebagai pusat utama industri makanan dan minuman di kawasan.”
Fasilitas otomatis baru yang berlokasi di Kawasan Industri Araya, Provinsi Samut Prakan, dijadwalkan mulai beroperasi pada kuartal keempat tahun 2028. Pabrik ini akan memiliki kapasitas produksi tahunan sebesar 170.000 ton metrik untuk produk kopi instan NESCAFÉ, campuran kopi, serta minuman siap saji. Proyek tersebut diperkirakan menciptakan lebih dari 520 lapangan kerja bagi insinyur dan tenaga teknis asal Thailand.
Dengan mengintegrasikan sistem berbasis AI dan otomatisasi robotik, fasilitas ini ditargetkan mampu memaksimalkan efisiensi operasional sekaligus meminimalkan dampak terhadap lingkungan. Langkah ini juga sejalan dengan agenda ekonomi Bio-Circular-Green (BCG) yang diusung pemerintah Thailand.
Nestlé, perusahaan makanan dan minuman terbesar di dunia, menjadikan Thailand sebagai salah satu pasar dengan sejarah operasional terpanjang. Merek NESCAFÉ telah memimpin pasar kopi Thailand selama lebih dari 50 tahun, dengan menguasai lebih dari separuh pangsa pasar.
“Thailand telah menjadi pasar penting bagi Nestlé selama lebih dari 130 tahun,” kata Nikhil Chand, Chairman dan Chief Executive Officer Nestlé Indochina. “Investasi ini mencerminkan keyakinan kami terhadap Thailand serta komitmen untuk memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, perekonomian, komunitas lokal, dan lingkungan. Fasilitas baru ini akan menggunakan berbagai bahan baku yang bersumber dari dalam negeri, termasuk biji kopi, gula, dan susu segar, sehingga semakin mendukung sektor pertanian dan pembangunan ekonomi lokal.”
Salah satu faktor utama yang mendasari persetujuan BOI adalah tingginya tingkat integrasi proyek ini dengan perekonomian domestik. Nestlé akan membeli bahan baku pertanian dan bahan baku lokal senilai sekitar 130 juta dolar AS (4,3 miliar baht) setiap tahunnya.
Seiring dengan ekspansi manufaktur tersebut, Nestlé juga akan mendorong pengembangan sektor pertanian di hulu melalui penelitian varietas kopi yang lebih tahan terhadap perubahan iklim, distribusi bibit berkualitas tinggi, serta pelatihan bagi petani lokal mengenai praktik budidaya yang berkelanjutan dan berproduktivitas tinggi.
“Keputusan Nestlé untuk berinvestasi dalam produksi kopi di Thailand menunjukkan tingginya kepercayaan investor global terhadap negara ini. Langkah ini mendukung strategi kami untuk menjadi basis produksi makanan dan minuman terkemuka di dunia,” ujar Narit. “Investasi ini akan memperkuat seluruh rantai nilai industri kopi, mulai dari sektor budidaya, pengolahan, hingga logistik dan ekspor. Selain itu, investasi ini juga membangun fondasi yang lebih kuat dan efisien dalam pemanfaatan sumber daya bagi industri makanan dan minuman Thailand.”
Catatan: Konversi mata uang didasarkan pada rata-rata kurs jual Bank of Thailand, yaitu sekitar 1 dolar AS = 33,3 baht Thailand (THB).
https://www.boi.go.th/en/index

Tentang Thailand Board of Investment (BOI)
Didirikan pada tahun 1966, Office of the Board of Investment (BOI) telah memainkan peran penting selama lebih dari 60 tahun dalam mendorong investasi yang memberikan nilai tambah bagi Thailand, baik dari investor asing maupun domestik. Upaya tersebut bertujuan meningkatkan daya saing nasional sekaligus mendorong terciptanya era baru pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan seimbang.
Investment Services Center – PR Section
The Office of the Board of Investment (BOI)
555 Vibhavadi-Rangsit Road, Chatuchak, Bangkok 10900
Tel. +66 (0) 2553 8111 | Fax. +66 (0) 2553 8222
Recent Comments