Mengubah Saus Sriracha Thailand Menjadi Merek Premium Global yang Diekspor ke Lebih dari 80 Negara dan Menghasilkan Pendapatan Lebih dari 2 Miliar Baht Thailand (THB).
BANGKOK, THAILAND – Media OutReach Newswire – 4 Juni 2026 – Exotic Food Public Company Limited (XO), produsen dan pengekspor terkemuka asal Thailand untuk saus dan bumbu premium Thailand di bawah merek Exotic Food dan Flying Goose, terus memperkuat potensi “Global Thai Brand” Thailand setelah berhasil membawa produk makanan Thailand ke supermarket terkemuka dan retailer modern trade di lebih dari 80 negara di seluruh dunia. Pada tahun 2025, perusahaan menghasilkan pendapatan lebih dari 2 miliar THB melalui strategi yang berfokus pada peningkatan produk Thailand dari komoditas menjadi merek global premium dengan penciptaan nilai yang kuat dan pengakuan merek internasional.
Perjalanan perusahaan dimulai dengan visi yang jelas: menyadari peluang global untuk kuliner Thailand pada saat pasar bumbu Asia internasional masih relatif belum tergarap, sementara konsumen di seluruh dunia semakin terbuka terhadap budaya kuliner baru. Sejak awal, Exotic Food memilih untuk fokus pada pasar internasional dengan mengembangkan produk makanan Thailand yang memenuhi standar global dan cocok untuk ditempatkan di supermarket premium di seluruh dunia, sekaligus membangun merek yang khas dan mampu menonjol serta diingat di kancah internasional.
Saat ini, pasar saus dan bumbu global terus mengalami pertumbuhan yang kuat, didorong oleh meningkatnya minat konsumen untuk memasak di rumah, semakin populernya kuliner Asia, serta meningkatnya permintaan akan rasa yang kuat dan pedas. Saus Sriracha, khususnya, telah menjadi salah satu kategori dengan pertumbuhan tercepat di sektor bumbu global, dipicu oleh menjamurnya budaya makanan Asia di seluruh dunia serta keserbagunaannya di berbagai menu internasional.
Menurut IMARC Group, pasar saus pedas global diperkirakan akan mencapai sekitar US$5,7 miliar pada tahun 2025. Sementara itu, Statista memperkirakan pasar saus dan bumbu global bernilai sekitar US$280,35 miliar, dengan tingkat pertumbuhan tahunan rata-rata 6,14%. Fortune Business Insights memproyeksikan pasar akan tumbuh dari US$259 miliar pada tahun 2024 menjadi lebih dari US$380 miliar pada tahun 2032, yang mencerminkan momentum berkelanjutan yang didorong oleh meningkatnya selera konsumen akan beragam rasa internasional.
Bagi Exotic Food, “Nilai Merek” tetap menjadi inti dari pertumbuhan bisnis jangka panjang dan berfungsi sebagai pembeda kritis di luar persaingan harga. Perusahaan secara strategis memposisikan produk Thailand sebagai penawaran premium melalui kemasan modern dan menarik yang dirancang untuk menonjol di rak supermarket global, sambil mempertahankan rasa otentik Thailand dan menyesuaikan produk agar sesuai dengan preferensi konsumen internasional.
Di bawah merek Flying Goose, perusahaan menawarkan lebih dari 50 rasa saus Sriracha, sementara merek Exotic Food menampilkan lebih dari 700 SKU bumbu Thailand dan produk siap masak. Di luar pengembangan produk, Exotic Food memberikan penekanan signifikan pada pembangunan merek jangka panjang melalui kampanye pemasaran dan kolaborasi dengan koki terkemuka, restoran lokal, dan merek gaya hidup internasional, termasuk Anya Hindmarch® dan Percival. Kolaborasi ini menciptakan pengalaman konsumen baru dan memungkinkan merek untuk terhubung lebih dekat dengan budaya makanan lokal dan gaya hidup di setiap pasar.
Pilar penting lainnya dari strategi perusahaan adalah model distributor eksklusif, yang hanya menunjuk satu distributor per negara untuk membina kemitraan jangka panjang dan meningkatkan efisiensi pasar. Saat ini, produk Exotic Food tersedia di lebih dari 30.000 titik penjualan di seluruh dunia.
Ibu Vasana Jantarach, Chief Executive Officer Exotic Food Public Company Limited, mengatakan bahwa perusahaan memilih untuk fokus pada ekspansi internasional sejak tahap awal bisnis karena menyadari adanya peluang “Blue Ocean” yang mampu menciptakan nilai tambah yang signifikan bagi produk Thailand melalui strategi positioning merek yang tepat.
“Kami tidak pernah ingin menjadi sekadar produsen produk makanan Thailand. Tujuan kami selalu untuk membangun merek Thailand yang dipercaya dan diingat oleh konsumen di seluruh dunia. Kesuksesan kami menunjukkan bahwa UKM Thailand sepenuhnya mampu menciptakan merek kelas dunia ketika didukung oleh kualitas yang kuat, standar internasional, dan nilai merek yang kuat,” ujar Ibu Vasana.
Ibu Vasana menambahkan bahwa baik Flying Goose maupun Exotic Food saat ini memiliki kehadiran pasar terkuat di Eropa, di mana permintaan terus tumbuh secara stabil. Perusahaan juga mulai berekspansi ke pasar-pasar baru di Afrika, Asia, Eropa, dan Amerika, yang mencerminkan meningkatnya popularitas kuliner Thailand secara global dan potensi pertumbuhan yang signifikan dari cita rasa Thailand di pasar internasional.
Pada saat yang sama, perusahaan terus berinvestasi dalam standar kualitas internasional, sistem otomasi, penelitian dan pengembangan, serta manajemen biaya dan risiko yang proaktif untuk memperkuat daya saing jangka panjangnya. Exotic Food juga berfokus pada pengembangan produk dan inovasi baru yang selaras dengan tren kesehatan dan keberlanjutan, yang semakin menjadi pendorong utama bagi merek makanan modern.
Ke depan, Exotic Food bersiap untuk memamerkan lebih dari 700 SKU di THAIFEX – Anuga Asia 2026, salah satu pameran perdagangan makanan dan minuman terbesar di Asia. Acara ini berfungsi sebagai platform penting untuk memperluas peluang bisnis internasional dan terhubung dengan pembeli, importir, jaringan supermarket, dan mitra bisnis dari seluruh dunia — semakin memperkuat kebangkitan global merek makanan Thailand di bawah konsep “Premium Global Thai Brand.”
Keterangan Foto: Ibu Vasana Jantarach dan Bapak Jittiporn Jantarach, para eksekutif di balik perjalanan Exotic Food dari produsen makanan Thailand menjadi merek global yang dijual di lebih dari 80 negara.
Recent Comments