BANGKOK, THAILAND – Media OutReach Newswire – 7 Juli 2026 – ASEAN dan Tiongkok dalam Ekosistem Pertumbuhan Bersama
Thammasak Sethaudom, Presiden dan Kepala Eksekutif (CEO) SCG, menegaskan bahwa industri-industri di ASEAN sedang menjalani transformasi struktural dan harus terus memperkuat kapabilitas, ketahanan, serta kerja sama regional guna mendukung pertumbuhan berkelanjutan dalam jangka panjang.

SCG memandang ASEAN sebagai mesin pertumbuhan utama bersama Tiongkok, yang didukung oleh fundamental kuat dalam hal populasi, konektivitas perdagangan, dan arus investasi. Dengan proyeksi pertumbuhan PDB regional sekitar 4,7% (menurut Bank Pembangunan Asia), ASEAN terus memperkuat perannya dalam jaringan industri global.
Setiap ekonomi ASEAN menyumbang kekuatan yang saling melengkapi dalam efisiensi manufaktur, kapabilitas inovasi, talenta, dan dukungan kebijakan, sehingga menciptakan potensi kuat untuk integrasi yang lebih mendalam. SCG juga mengakui Tiongkok sebagai mitra strategis jangka panjang yang penting dan melihat peluang untuk meningkatkan kerja sama industri serta membangun rantai nilai regional yang lebih efisien dan saling terhubung demi mendukung pembangunan bersama.
Memperkuat Daya Saing Melalui Transformasi
SCG sedang menjalankan strategi bertahap untuk memperkuat daya saing jangka panjang:
- Jangka pendek: Meningkatkan ketahanan operasional melalui efisiensi energi, adopsi energi bersih, dan stabilitas rantai pasok untuk menghadapi volatilitas global.
- Jangka menengah (2026–2027): Memperluas kapabilitas operasional ASEAN melalui Robotika, AI, dan transformasi digital. Inisiatif utama mencakup pengembangan fleksibilitas etana di Long Son Petrochemicals serta potensi kerja sama rantai nilai petrokimia di Thailand. SCG juga memperluas lini Produk Hijau (Green Products), Produk Nilai Pintar (Smart Value Products/SVP), dan Produk Bernilai Tambah Tinggi (High Value Added Products/HVA).
- Jangka panjang (dari tahun 2026 dan seterusnya): Mendorong pertumbuhan berkelanjutan melalui energi bersih, pengembangan ekonomi sirkular, dan pengurangan karbon di seluruh rantai nilai di bawah kerangka kerja “Pertumbuhan Hijau Inklusif” (Inclusive Green Growth), yang dipimpin oleh SCGC, SCGP, dan SCG Cleanergy.
Teknologi dan Kapabilitas Manusia
SCG memandang Robotika dan AI sebagai penggerak utama yang mentransformasi operasi industri, rantai pasok, dan sistem inovasi. Di saat yang sama, kapabilitas manusia tetap menjadi pusat dari penciptaan nilai. SCG memposisikan dirinya sebagai “Organisasi Penuh Peluang” (Organization of Opportunities), dengan fokus pada peningkatan keterampilan (upskilling) berkelanjutan dan transformasi di seluruh lini perusahaan.
SCG menyimpulkan bahwa daya saing industri di masa depan akan ditentukan oleh kolaborasi dan konektivitas. ASEAN beserta para mitranya, termasuk Tiongkok, memiliki potensi kuat untuk memperdalam kerja sama, memperkuat keterkaitan regional, dan bersama-sama membangun ekosistem industri yang tangguh serta berkelanjutan dalam ekonomi global yang terus berkembang.

Tentang SCG
SCG, dengan warisan sejarah selama lebih dari 113 tahun, adalah grup industri terdiversifikasi yang terkemuka di ASEAN yang beroperasi di sektor Semen dan Bahan Bangunan, Bahan Kimia (SCGC), Pengemasan (SCGP), dan Energi Bersih. Perusahaan ini mengintegrasikan prinsip-prinsip ESG dan menjalankan “Pertumbuhan Hijau Inklusif” untuk menciptakan nilai jangka panjang serta pembangunan yang berkelanjutan.
Recent Comments