·  UBT251 adalah agonis tiga reseptor untuk GLP-1, GIP, dan glukagon (triple G), yang dikembangkan bersama oleh United Biotechnology dan Novo Nordisk.

·  Dalam uji klinis fase 2 terkontrol plasebo pada populasi Tiongkok dengan kelebihan berat badan atau obesitas, UBT251 menghasilkan penurunan berat badan rata-rata yang bermakna secara statistik hingga 19,7% setelah 24 minggu.

·  UBT251 menunjukkan profil keamanan dan tolerabilitas yang baik serta konsisten dengan terapi berbasis incretin.

GUANGDONG, CHINA & BAGSVÆRD, DENMARK – Media OutReach Newswire – The United Laboratories International Holdings Limited (TUL) dan Novo Nordisk A/S (Novo Nordisk) hari ini mengumumkan hasil topline dari uji klinis fase 2 UBT251 di Tiongkok, yaitu agonis tiga reseptor untuk GLP-1, GIP, dan glukagon (triple G).

UBT251 dikembangkan bersama oleh anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki TUL, The United Bio-Technology (Hengqin) Co., Ltd. (United Biotechnology), dan Novo Nordisk berdasarkan perjanjian yang ditandatangani pada Maret 2025. United Biotechnology bertanggung jawab atas pengembangan di Tiongkok daratan, Hong Kong, Makau, dan Taiwan, sementara Novo Nordisk bertanggung jawab atas pengembangan di wilayah lainnya di seluruh dunia.

Uji klinis yang dilakukan oleh United Biotechnology ini meneliti keamanan dan efektivitas UBT251 dosis suntik mingguan 2 mg, 4 mg, dan 6 mg dibandingkan plasebo pada populasi masyarakat Tiongkok dengan kelebihan berat badan atau obesitas. Dari rata-rata berat badan awal 92,2 kg, penurunan berat badan rata-rata tertinggi yang diamati pada peserta yang menerima UBT251 mencapai 19,7% (-17,5 kg), dibandingkan 2,0% (-1,6 kg) pada kelompok plasebo setelah 24 minggu pengobatan[i].

Selain itu, seluruh kelompok dosis UBT251 menunjukkan perbaikan yang bermakna secara statistik dibandingkan plasebo pada sejumlah parameter sekunder utama, termasuk lingkar pinggang, kadar gula darah, tekanan darah, dan profil lipid.

Dalam uji klinis tersebut, UBT251 menunjukkan profil keamanan dan tolerabilitas yang baik. Efek samping yang paling umum adalah gangguan gastrointestinal, dan sebagian besar bersifat ringan hingga sedang serta berkurang seiring waktu, konsisten dengan terapi berbasis incretin.

“Keberhasilan uji klinis fase 2 UBT251 di Tiongkok merupakan tonggak penting lainnya dalam pengembangan berbasis inovasi TUL,” ujar Mr. Tsoi Hoi Shan, Chairman TUL. “Kami akan terus berfokus pada penyakit kronis, termasuk gangguan endokrin dan metabolik, mempercepat pengembangan lanjutan UBT251, serta berupaya menghadirkan lebih banyak pilihan terapi berkualitas tinggi bagi pasien di seluruh dunia secepat mungkin.”

“Kami sangat terdorong oleh data dari uji klinis di Tiongkok ini, yang menunjukkan potensi UBT251 beserta profil klinisnya yang terdiferensiasi serta profil keamanan dan tolerabilitasnya,” ujar Martin Holst Lange, Executive Vice President, Chief Scientific Officer, dan Head of Research and Development Novo Nordisk. “Kami menantikan pelaporan data dari uji klinis global UBT251 yang dilakukan oleh Novo Nordisk tahun depan.”

Novo Nordisk baru-baru ini memulai uji klinis global fase 1b/2a yang meneliti keamanan, tolerabilitas, farmakokinetik, dan farmakodinamik berbagai dosis UBT251 hingga 28 minggu pada sekitar 330 orang dengan kelebihan berat badan atau obesitas. Data topline dari uji tersebut diharapkan tersedia pada 2027. Novo Nordisk juga berencana memulai uji klinis fase 2 UBT251 pada pasien dengan diabetes tipe 2 pada paruh kedua 2026.

United Biotechnology akan mempresentasikan data terperinci dari uji klinis fase 2 di Tiongkok dalam sebuah kongres medis akhir tahun ini. Berdasarkan hasil uji tersebut, perusahaan berencana memulai uji klinis fase 3 pada pasien Tiongkok dengan kelebihan berat badan atau obesitas.

Tentang Uji Klinis Fase 2 di Tiongkok

Uji klinis acak, tersamar ganda, dan terkontrol plasebo ini melibatkan total 205 pasien Tiongkok dengan obesitas (BMI ≥ 28,0 kg/m²) atau kelebihan berat badan (24,0 kg/m² ≤ BMI < 28,0 kg/m²) yang memiliki setidaknya satu komorbiditas terkait berat badan. Rata-rata berat badan awal pasien adalah 92,2 kg, dengan rata-rata BMI awal 33,1 kg/m².

Pasien secara acak ditugaskan untuk menerima suntikan subkutan mingguan UBT251 dengan dosis 2 mg, 4 mg, 6 mg, atau plasebo selama 24 minggu.

Endpoint utama uji klinis ini adalah persentase perubahan berat badan dari awal setelah 24 minggu pengobatan.

Tentang UBT251

UBT251 adalah peptida sintetis kerja panjang yang bertindak sebagai agonis tiga reseptor yang menargetkan reseptor GLP-1 (glucagon-like peptide-1), GIP (glucose-dependent insulinotropic polypeptide), dan glukagon.

Pada Maret 2025, United Biotechnology menandatangani perjanjian lisensi eksklusif dengan Novo Nordisk A/S untuk UBT251. Berdasarkan perjanjian tersebut, Novo Nordisk memperoleh hak eksklusif global (kecuali Tiongkok daratan, Hong Kong, Makau, dan Taiwan) untuk mengembangkan, memproduksi, dan mengomersialisasikan UBT251. United Biotechnology tetap memegang hak atas UBT251 di Tiongkok daratan, Hong Kong, Makau, dan Taiwan.

[i] Berdasarkan estimand efektivitas sesuai protokol uji klinis, terlepas dari modifikasi dosis.

Tentang TUL dan United Biotechnology

Didirikan pada tahun 1990, The United Laboratories International Holdings Limited (HKEX: 3933) terutama bergerak dalam penelitian dan pengembangan, produksi, serta penjualan produk farmasi, dan termasuk di antara perusahaan farmasi terintegrasi terkemuka di Tiongkok. Saat ini TUL memiliki tujuh basis produksi yang mencakup produk antara (intermediate), bahan baku obat (bulk medicine), produk jadi, obat hewan, cangkang kapsul kosong, serta perangkat medis, dengan jaringan penjualan yang tersebar di hampir 80 negara dan wilayah. The United Bio-Technology (Hengqin) Co., Ltd. (United Biotechnology), yang berlokasi di Zona Kerja Sama Mendalam Guangdong-Makau di Hengqin, berfungsi sebagai kantor pusat penelitian dan pengembangan biofarmasi TUL. United Biotechnology berfokus pada pengembangan biofarmasi kelas tinggi untuk mengobati penyakit kronis utama. Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi www.tul.com.cn.

Tentang Novo Nordisk

Novo Nordisk A/S adalah perusahaan layanan kesehatan global terkemuka yang didirikan pada tahun 1923 dan berkantor pusat di Denmark. Tujuan perusahaan adalah mendorong perubahan untuk mengalahkan penyakit kronis serius, yang dibangun di atas warisan panjangnya dalam penanganan diabetes. Hal ini dilakukan melalui terobosan ilmiah, perluasan akses terhadap obat-obatan, serta upaya untuk mencegah dan pada akhirnya menyembuhkan penyakit. Novo Nordisk mempekerjakan sekitar 68.800 karyawan di 80 negara dan memasarkan produknya di sekitar 170 negara. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi novonordisk.com, serta akun resmi di Facebook, Instagram, X, LinkedIn, dan YouTube.