HAIKOU, CHINA – Media OutReach Newswire – Pada 15 April, Sub-venue Kapal Pesiar Internasional Sanya dari China International Consumer Products Expo (CICPE) ke-6 resmi dimulai. Acara ini mempertemukan merek-merek dari negara produsen kapal pesiar terkemuka dunia seperti Prancis, Italia, Inggris, Jerman, dan Amerika Serikat. Lebih dari 90 produsen kapal pesiar dan perusahaan pendukung turut berpartisipasi, dengan 200 kapal pesiar dari berbagai jenis dipamerkan dalam pameran tersebut.

Sebagai area pameran utama dalam CICPE, Sub-venue Kapal Pesiar Internasional Sanya memiliki total area pameran lebih dari 160.000 meter persegi, termasuk area perairan yang luas seluas 148.800 meter persegi. Pameran ini dibagi menjadi enam zona khusus yang mencakup inovasi kapal ramah lingkungan, debut merek internasional di Tiongkok, serta peralatan olahraga air pintar, dan lainnya. Meskipun merek kapal pesiar mewah global tetap menjadi daya tarik utama, sorotan paling menarik tahun ini terletak pada pertumbuhan pesat manufaktur kapal dalam negeri, penerapan komersial teknologi energi baru ramah lingkungan, serta semakin terintegrasinya yachting ke dalam gaya hidup sehari-hari.
Merek kapal pesiar mewah internasional tampil kuat dalam acara ini, dengan nama-nama ternama seperti Lagoon dari Prancis, Azimut dari Italia, Sunseeker dari Inggris, Bombardier dari Kanada, Bavaria dari Jerman, dan Sea Ray dari Amerika Serikat yang meluncurkan model terbaru mereka. Lima superyacht dengan panjang lebih dari 80 kaki berlabuh di marina dan menjadi salah satu sorotan utama acara.
Permintaan konsumsi rekreasi kelas atas di Tiongkok yang terus meningkat menjadikannya sebagai pendorong utama pertumbuhan industri kapal pesiar global. Dalam pameran ini, terdapat 24 produk yang melakukan debut di Tiongkok, termasuk Princess S72 dari Inggris, serta kapal dari merek internasional seperti Bavaria dari Jerman dan Delphia dari Polandia. Menariknya, kesepakatan minat pembelian untuk Princess S72 tercapai segera setelah debutnya.
Sementara itu, produsen kapal pesiar Tiongkok juga menunjukkan peningkatan signifikan, dengan sembilan kapal melakukan debut global. Model-model baru ini mencakup berbagai kategori, termasuk kapal pesiar mewah kecil hingga menengah, kapal listrik untuk rekreasi, serta kapal pemancingan. Dengan desain yang disesuaikan dengan preferensi konsumen Tiongkok dan harga yang kompetitif, produk-produk ini menarik perhatian besar di area pameran.
Pengembangan hijau dan rendah karbon menjadi tema utama dalam pameran tahun ini. Zona khusus kapal energi baru menampilkan kapal ramah lingkungan, termasuk kapal listrik murni, hibrida, dan kapal berbahan bakar hidrogen. Di antaranya, kapal listrik berbasis baterai lithium mampu beroperasi tanpa emisi. Tingkat kebisingan dan biaya operasionalnya juga jauh lebih rendah dibandingkan kapal berbahan bakar konvensional, sejalan dengan tren global menuju konsumsi rendah karbon.
Selain itu, pameran ini juga berupaya menghapus stereotip lama bahwa kapal pesiar hanya untuk kalangan eksklusif dan mewah. Untuk itu, berbagai skenario konsumsi imersif dihadirkan dengan mengintegrasikan yachting bersama kuliner, memancing, dan berkemah. Layanan seperti konsultasi lisensi kapal pesiar dan perdagangan kapal bekas juga tersedia, semuanya bertujuan membuat rekreasi berbasis air lebih mudah diakses masyarakat luas.
Sanya, sebagai tuan rumah pameran yang dikenal sebagai “Kota Seribu Kapal Pesiar,” sedang aktif membangun diri menjadi “Ibu Kota Yachting Asia-Pasifik.” Kota ini telah menyelesaikan pembangunan lima marina kapal pesiar, dan pada tahun lalu mencatat rekor 225.600 keberangkatan kapal pesiar. Selain itu, Sanya Central Business District (CBD) telah menarik 124 perusahaan dalam rantai industri kapal pesiar, mencakup layanan rantai lengkap seperti desain dan R&D, manufaktur dan perawatan, operasi dermaga, hingga fasilitas pendukung kelas atas.
Dengan memanfaatkan sumber daya laut yang luar biasa serta dukungan kebijakan dari Hainan Free Trade Port, Sanya mempercepat pembangunan ekosistem yang mengintegrasikan pameran dan perdagangan kapal pesiar, pengalaman konsumsi, serta aglomerasi industri. Hal ini sekaligus menyediakan platform penting bagi merek kapal pesiar global untuk memperluas kehadiran mereka di pasar Tiongkok.
Recent Comments