SANYA, CHINA – Media OutReach Newswire – Menjelang Asian Beach Games ke-6, sebanyak 4.680 relawan muda, yang akrab dijuluki “Little Deer” (Xiao Lu Lu), telah menyelesaikan pelatihan umum mereka dan kini tengah mengasah kemampuan bahasa asing serta keterampilan praktis sesuai bidang tugas masing-masing sebagai persiapan akhir untuk acara tersebut.

Direkrut dari 12 universitas, termasuk Hainan University dan Hainan Normal University, serta berbagai organisasi lokal lainnya, para relawan ini memiliki julukan yang sama, yaitu “Little Deer.” Nama tersebut diambil dari julukan kota Sanya, yaitu “Kota Rusa,” dan dimaksudkan untuk mencerminkan semangat para relawan yang ceria, hangat, dan ramah.
“See ya in Sanya” tidak hanya menjadi slogan Asian Beach Games, tetapi juga prinsip utama para relawannya. Liang Zihan, mahasiswa dari Hainan Tropical Ocean University, mengatakan: “Sejak dimulainya perekrutan relawan, baik dalam mempelajari tentang ajang ini, menguasai komunikasi multibahasa, maupun mengikuti latihan berbasis skenario dan simulasi darurat, saya telah memberikan yang terbaik. Saya berharap dapat menyampaikan kehangatan, keterbukaan, dan inklusivitas Sanya kepada setiap teman yang datang dari jauh.”
Selain mahasiswa lokal, tim relawan juga mencakup banyak pemuda dari berbagai wilayah di Tiongkok yang dipersatukan oleh ajang ini. Wu Yujia, mahasiswa tahun kedua di Hospitality Institute of Sanya, adalah salah satunya. “Saya ingin menunjukkan Sanya yang hangat, penuh perhatian, dan penuh energi,” ujarnya. Ketika ditanya tentang rencana masa depannya, ia menjawab tanpa ragu: “Saya ingin tinggal di Sanya.” Baginya, iklim kota yang nyaman dan pemandangan yang indah telah memperdalam kecintaannya serta memperkuat komitmennya untuk menjadi relawan.
Asian Beach Games ke-6 akan diselenggarakan di Sanya, Hainan, pada 22 hingga 30 April 2026. Delegasi dari seluruh 45 negara dan wilayah anggota Olympic Council of Asia (OCA) akan berpartisipasi dalam ajang olahraga pantai terbesar dan paling berpengaruh di Asia ini. Sebagai acara olahraga internasional besar pertama yang digelar di Hainan setelah penerapan operasi kepabeanan independen di Hainan Free Trade Port, ajang ini tidak hanya menjadi perayaan olahraga Asia, tetapi juga kesempatan penting bagi Hainan untuk menampilkan wajah yang terbuka dan ramah kepada dunia.
Recent Comments