SINGAPURA – Media OutReach – Perusahaan cyber security yang telah memiliki jejak luas di Asia Pasifik, Ensign InfoSecurity (Ensign), melakukan peresmian kantor pusat global dan Security Operations Center (SOC) di Singapura, Senin (16/09/2019). Turut hadir pada peresmian tersebut sebagai tamu istimewa, Menteri Senior Singapura dan Menteri Koordinator Keamanan Nasional, Bapak Teo Chee Hean.

Bapak Lee Fook Sun, Chairman untuk Ensign InfoSecurity, dalam pidato pembukaannya mengatakan Ensign dibangun dengan fokus tunggal pada keamanan siber sehingga Ensign InfoSecurity akan menjadi perusahaan yang DNA nya sepenuhnya sangat sesuai untuk mengimbangi tantangan dunia maya yang terus berkembang dan cepat.

“Tujuan kami membangun kantor pusat ini yaitu ingin memberikan solusi, layanan, dan hasil keamanan bagi para pemangku kepentingan di Singapura dan kawasan ini melalui investasi untuk mengembangkan keahlian keamanan siber kelas dunia dan teknologi inovatif bersama dengan jalintan mitra,” ulasnya.

Kantor pusat Ensign adalah bukti komitmen perusahaan untuk membangun kehadirannya di Asia Pasifik. Ensign saat ini memiliki kantor di Hong Kong dan Malaysia, dan jejak pelanggan di Brunei, Myanmar dan Thailand. Dan pada tahaun 2020, Ensign InfoSecurity Ia juga memiliki rencana untuk memperluas kehadirannya di Korea.

Selain itu, Ensign akan terus memperdalam kemampuannya, seperti penelitian ancaman tingkat lanjut dan intelijen ancaman dunia maya, melalui laboratorium penelitian yang berbasis di Singapura dan ekosistem mitra global. Perusahaan saat ini memiliki sekitar 500 profesional berkualifikasi tinggi di seluruh wilayah, dan berencana untuk memperluas 100 hingga 600 tenaga kerja pada tahun 2020.

Sering pembukaan resmi kantor pusat globalnya, Ensign juga telah meluncurkan Pusat Operasi Keamanan (SOC) yang baru. Fasilitas ini dibangun untukmemperkuat daya tahan cyber pelanggan Ensign dengan meningkatkan akurasi, dan memperpendek waktu yang diperlukan untuk mendeteksi dan merespons ancaman cyber. Hal ini juga diatur untuk meningkatkan efisiensi dan kemanjuran analis cybersecurity melalui tiga fitur utama: 1) Intensitas Ancaman Cyber Dunia Singapura dan Global yang sangat kontekstual dan dapat ditindaklanjuti, (2) Analisis Ancaman Cyber Lanjutan dan Pengayaan Data, dan (3) Otomasi.

Untuk Intelejensi Ancaman Dunia Maya yang berpusat pada Singapura, Fasilitas SOC mmenggunkana mesin Deteksi Ancaman & Analisis Cyber yang baru diluncurkan yang memanfaatkan analitik data besar dan kecerdasan buatan (AI) untuk menghasilkan yang paling relevan, pengetahuan lokal tentang ancaman cyber yang muncul dan yang akan segera terjadi. Ensign adalah satu-satunya perusahaan cybersecurity di Singapura yang menyediakan intelijen ancaman sektoral Singapura secara mendalam.

Dalam Bidang Analisis Ancaman Siber Canggih dan Pengayaan Data, Fasilitas SOC juga menampilkan kemampuan Network Traffic Analytics (NTA) yang menggunakan analitik lanjut, Keceradasan Buatan dan teknik pembelajaran mesin untuk mengidentifikasi perilaku lalu lintas jaringan yang tidak wajar terkait dengan ancaman tingkat lanjut.

Sementara untuk Otomasi dengan mengotomatiskan proses SOCnya, Ensign mampu meningkatkan akurasi, konsistensi, dan efisiensi pusat tersebut dalam menangani peringatan keamanan dan penyelidikan insiden, meminimalkan kesalahan manusia, memastikan tingkat konsistensi yang tinggi sambil mengurangi waktu yang dihabiskan oleh analis cybersecurity . Sehingga memungkinkan Ensign untuk memfokuskan sumber dayanya pada sasaran bernilai lebih tinggi, seperti respons insiden dan perburuan ancaman proaktif.

Dijelaskan oleh Tammie Tham, Wakil Presiden Eksekutif, Perusahaan & Layanan, Ensign InfoSecurity, mereka telah melihat dua tantangan utama dengan Managed Security Services. Pertama, para analis keamanan menghabiskan terlalu banyak waktu dan upaya untuk memantau, menelusuri log dan menyelidiki. Kedua, industri terus menghadapi kelangkaan profesional keamanan cyber terlatih dan berpengalaman.

“Di Ensign, kami telah bersiap untuk mengatasi tantangan ini melalui penggunaan otomasi dan teknologi canggih yang ekstensif menggunakan analitik dan pembelajaran mesin. Kami telah menetapkan target otomatisasi 80% pekerjaan yang dilakukan oleh analis SOC dan secara bertahap memindahkan mereka meningkatkan rantai nilai untuk fokus pada respons insiden dan perburuan ancaman. Ini memungkinkan kami untuk menyediakan layanan MSS bermanfaat bagi kepada pelanggan kami yang akan berkembang untuk memenuhi tantangan pertahanan dunia maya di masa depan,” tutupnya.

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi www.ensigninfosecurity.com.