MUNICH, JERMAN – Media OutReach Newswire – Edisi ke-18 “Taicang Day” sukses diselenggarakan di BMW Welt Auditorium pada 16 April, menandai hampir dua dekade pertukaran ekonomi dan budaya yang berkelanjutan antara kota pelabuhan Tiongkok tersebut dan pusat industri Jerman. Acara ini menarik hampir 300 pemimpin politik dan bisnis untuk mengeksplorasi jalur baru kerja sama bilateral. Sejak pertama kali digelar di Stuttgart pada tahun 2008, “Taicang Day” telah berkembang dari sekadar sesi pemaparan investasi menjadi platform multidimensi yang mengintegrasikan teknologi, pendidikan, dan olahraga.

Acara ini menghadirkan jajaran pembicara terkemuka yang berbagi pandangan mengenai pendalaman kerja sama. Gudrun Weidmann, Direktur Internasionalisasi di Kementerian Urusan Ekonomi Bavaria; Zhai Qian, Minister Counselor Kedutaan Besar Tiongkok di Jerman; Chen Xiaodong, Wakil Direktur Departemen Perdagangan Provinsi Jiangsu; Dr. Christian Scharpf, Wakil Wali Kota Munich sekaligus Kepala Departemen Tenaga Kerja dan Urusan Ekonomi; serta Michaela Schenk, Ketua Komite Perdagangan Luar Negeri Kamar Dagang dan Industri Munich dan Upper Bavaria, menyampaikan sambutan pembuka. Jalannya acara dipandu oleh Stefan Geiger, Ketua Asosiasi Bisnis dan Budaya China–Bavaria Barat.

Keterangan Foto: Taicang Day ke-18 di Munich

Chen Gao, Sekretaris Komite Kota Taicang dari Partai Komunis Tiongkok, menyampaikan pidato utama berjudul “Hijau, Inovasi, dan Integrasi: Membangun Model Kerja Sama Tiongkok–Jerman.” Dalam pidatonya, Chen membuat perbandingan puitis antara Munich dan wilayah asal Taicang, Suzhou, dengan menggambarkan keduanya sebagai contoh sempurna perpaduan antara tradisi dan modernitas, di mana teknologi mutakhir dan industri modern berjalan selaras dengan warisan budaya yang kaya.

Merefleksikan 33 tahun keterlibatan erat dengan Jerman, Chen menekankan bahwa kerja sama bilateral Taicang telah mencapai titik balik bersejarah, beralih dari sekadar menarik investasi asing menjadi mendorong investasi dua arah, serta dari dukungan rantai pasok industri menuju penciptaan bersama ekosistem industri yang lengkap. Ia juga menyoroti tiga proyek unggulan Taicang yang baru-baru ini masuk dalam daftar pencapaian resmi KTT tingkat tinggi Tiongkok–Jerman—yaitu Pabrik Digital Robot Humanoid Schaeffler, Taman Nol Karbon Tiongkok–Jerman Taicang, dan Pusat Inovasi Rhine-Neckar Taicang. Pencapaian ini menunjukkan momentum Taicang dalam transformasi hijau, inovasi kolaboratif, dan integrasi bilateral yang lebih dalam. Strategi Taicang tetap berlandaskan visi jangka panjang, dengan komitmen untuk mengoptimalkan lingkungan bisnis yang berorientasi pasar, berbasis hukum, dan berstandar internasional, sekaligus memperkuat citra sebagai “rumah kedua” bagi komunitas Jerman.

Setelah rangkaian pidato, acara ini menghasilkan sejumlah kesepakatan penting untuk mendorong kerja sama praktis, termasuk peresmian kantor perwakilan VDE China di Taicang dan penandatanganan gelombang baru proyek inovasi ilmiah Jerman. Untuk mendukung internasionalisasi perusahaan lokal, Pusat Layanan Luar Negeri Perusahaan Taicang juga resmi diluncurkan, disertai sesi penjajakan kemitraan bagi perusahaan Tiongkok yang berekspansi ke pasar global. Selain itu, State Grid Taicang Power Supply Company mempresentasikan inisiatif terbaru dalam kepatuhan hijau dan keberlanjutan lingkungan, yang mendapat apresiasi luas karena selaras dengan standar ESG internasional.

Daya tarik strategis Taicang berakar pada lokasinya yang unggul di dekat Shanghai serta infrastruktur kelas dunia. Terletak dalam radius perjalanan 30 menit dari pusat Shanghai, kota ini menawarkan akses cepat ke Bandara Hongqiao dalam 20 menit dan Bandara Internasional Pudong dalam waktu sedikit lebih dari satu jam. Pelabuhan Taicang, sebagai gerbang maritimnya, memiliki jalur air dalam sedalam 12,5 meter dan menempati peringkat ke-8 di Tiongkok serta ke-20 di dunia, dengan throughput tahunan melebihi 10 juta TEUs. Jaringan logistik ini mendukung ekosistem industri yang kuat dengan lebih dari 5.000 perusahaan, di mana 70% komponen kendaraan dapat dipasok secara lokal.

Dikenal luas sebagai “Rumah bagi Perusahaan Jerman” di Tiongkok, Taicang kini menjadi tuan rumah bagi lebih dari 560 perusahaan Jerman, termasuk 60 perusahaan “hidden champion.” Klaster khusus ini mewakili lebih dari 10% dari seluruh perusahaan manufaktur Jerman di Tiongkok. Keberhasilan kolaborasi kota ini juga tercermin dari proyek-proyek yang disebutkan dalam pidato Chen Gao, seperti Pabrik Digital Robot Humanoid Schaeffler, Taman Nol Karbon Tiongkok–Jerman Taicang, dan Pusat Inovasi Rhine-Neckar Taicang, yang semuanya masuk dalam daftar pencapaian resmi kunjungan Kanselir Jerman ke Tiongkok.

Untuk mendukung komunitas internasional yang terus berkembang, Taicang telah membangun ekosistem layanan yang canggih. Pusat Layanan Warga Asing di kota ini mengintegrasikan 73 layanan khusus, didukung oleh kartu “Hi Taicang” yang memberikan kemudahan bagi warga asing dalam akses layanan kesehatan, pendidikan, dan transportasi. Didukung oleh landmark budaya seperti jalan bertema Rothenburg dan toko roti khas Jerman yang autentik, Taicang berhasil menciptakan lingkungan di mana mitra internasional dapat benar-benar menetap dan berkembang untuk jangka panjang.