SINGAPURA – Media OutReach Newswire – ENI, sebuah blockchain Layer-1 modular berkelas enterprise yang dirancang untuk adopsi komersial massal, dan Republic Crypto, sebuah ekosistem investasi on-chain terkemuka, hari ini mengumumkan kemitraan strategis untuk menjembatani pasar modal global. Kolaborasi ini berfokus pada penyelarasan jangkauan institusional Barat milik Republic dengan infrastruktur berkinerja tinggi milik ENI guna menciptakan jembatan likuiditas yang mulus untuk Aset Dunia Nyata (RWA) antara pasar Timur dan Barat.

Republic adalah ekosistem investasi on-chain terkemuka yang mengoptimalkan efisiensi modal global. Didukung oleh Hamilton Lane, Hashed, dan berbagai institusi terkemuka lainnya, Republic memiliki portofolio lebih dari 2.500 perusahaan serta komunitas beranggotakan 3 juta orang dari lebih dari 150 negara. Jejak institusional yang kuat dan cakupan global yang luas ini menjadikan Republic sebagai mitra ideal saat ENI mempercepat migrasi keuangan tradisional ke dalam blockchain.
Kemitraan ini berfokus pada penggabungan akses Republic terhadap modal institusional kelas atas di Barat serta keahlian tokenomics dengan arsitektur AppChain “Private Office” milik ENI. Infrastruktur modular ini menyediakan isolasi performa dan penyelesaian yang skalabel, yang dibutuhkan untuk operasi aset bernilai triliunan, sehingga memastikan aset berkelas institusional dapat bergerak dengan efisiensi tanpa hambatan lintas batas global.
“Ruang RWA membutuhkan lebih dari sekadar throughput tinggi; dibutuhkan jembatan yang memahami kepatuhan keuangan tradisional (TradFi) sekaligus kelincahan Web3,” ujar Arion Ho, Pendiri dan CEO ENI Network. “Dengan menggabungkan kedalaman institusional Republic dan kapabilitas eksekusi kami yang kuat di Asia, kami memastikan bahwa era pertumbuhan komersial berikutnya dibangun di atas fondasi kepercayaan dan kinerja.”
Bersama-sama, ENI dan Republic sedang membangun fondasi yang tangguh untuk adopsi komersial massal, menjembatani kesenjangan antara likuiditas Timur dan pasar modal Barat melalui infrastruktur yang aman, skalabel, dan patuh regulasi.
Recent Comments