CHONGZUO, TIONGKOK – Media OutReach Newswire – Di wilayah karst di Daerah Otonomi Guangxi Zhuang, Desa Buhua, yang dulunya merupakan komunitas terpencil dan kurang berkembang secara ekonomi, telah berubah menjadi destinasi wisata populer berkat jalan raya informasi 5G yang dibangun bersama oleh China Mobile dan Huawei. Lompatan digital ini menjadikan desa tersebut sebagai model revitalisasi pedesaan, menghasilkan pendapatan kolektif tahunan desa lebih dari CNY500.000 dan meningkatkan pendapatan per kapita tahunan sebesar CNY18.000.

Chongzuo terkenal dengan bentang alam karst yang menakjubkan dengan gugusan bukit dan hutan bukit. Lanskap menakjubkan ini menghadirkan tantangan besar bagi pembangunan jaringan komunikasi. Untuk mengatasi hambatan geografis ini, China Mobile dan Huawei telah berkolaborasi dalam inovasi teknologi demi mencapai cakupan jaringan yang menyeluruh. Saat ini, semua desa administratif di Chongzuo memiliki akses ke jaringan 5G, sementara 99% desa alami memiliki cakupan 4G dan 94% memiliki cakupan 5G.
Desa Buhua berada di bawah yurisdiksi Kota Chongzuo. Desa ini meningkatkan jaringannya dari 4G ke 5G sejak tahun 2021, sehingga penduduk dapat menikmati layanan digital setara dengan yang tersedia di kota-kota besar. Penerapan jaringan komunikasi canggih ini telah menjadi katalis pertumbuhan industri lokal khas Buhua.
Di Kota Xinhe, tempat desa ini berada, telah dibangun ekosistem e-commerce digital, dengan 65 toko produk di platform seperti JD.com dan Douyin, yang dimiliki secara kolektif oleh desa. Selain itu, sebuah basis inkubasi siaran langsung telah dibangun, membina 27 penyiar lokal. Toko-toko ini menghasilkan pendapatan lebih dari CNY300.000 per tahun dengan menjual produk lokal seperti gula merah Buhua. Produk ini dibuat secara manual dan diakui sebagai warisan budaya takbenda, dengan harga 150% lebih tinggi dibanding gula merah biasa. Produk ini dijual ke kota-kota besar di China seperti Beijing, Shanghai, dan Guangzhou, bahkan diekspor ke luar negeri, termasuk Jepang dan Korea Selatan.
Teknologi digital juga mendorong peningkatan sektor pariwisata lokal. China Mobile telah membangun sistem tiket pintar di Sungai Heishui, yang merupakan objek wisata paling populer di Desa Buhua, dengan aktivitas seperti arung jeram, tur perahu, dan paddleboarding. Sistem ini telah mengurangi waktu rata-rata pembelian tiket wisatawan dari 20 menit menjadi hanya 3 menit, dengan pembelian online kini mencapai 30% dari total. Akomodasi juga dapat dipesan melalui sistem ini, yang meningkatkan tingkat pemesanan homestay lokal sebesar 30%.
Digitalisasi juga telah merambah ke bidang perlindungan ekologi. Proyek sistem pemantauan keselamatan dan TI untuk rekayasa irigasi modern di sepanjang Sungai Heishui telah diluncurkan, dengan investasi total mencapai CNY100 juta. Didukung oleh platform AI terbuka Bianjiang Zhizhou, sistem pemantauan digital ini akan mencakup 13 kota di empat kabupaten/distrik di Chongzuo. Setelah beroperasi, sistem ini memungkinkan pemantauan terpadu dan real-time terhadap kualitas air serta parameter ekologi lainnya dari Sungai Heishui, serta secara cerdas memberikan peringatan dini untuk menjamin irigasi air yang aman di 60.000 hektar lahan pertanian di DAS tersebut.
Digitalisasi telah membantu Desa Buhua melakukan lompatan dari kemiskinan menuju kemakmuran. Pada tahun 2025, pendapatan ekonomi kolektif tahunan desa (dihasilkan dari aset, tanah, atau usaha yang dimiliki komunitas desa, bukan individu) melebihi CNY500.000. Pendapatan rata-rata setiap rumah tangga mencapai lebih dari CNY80.000, tiga kali lipat rata-rata pendapatan dari pertanian tebu tradisional. Pendapatan per kapita tahunan warga meningkat sebesar CNY18.000. Akibatnya, semakin banyak generasi muda yang memilih kembali ke desa dan mengembangkan karier mereka.
Zhou Peng, General Manager China Mobile Guangxi Cabang Chongzuo, mengatakan, “Dengan menjembatani kesenjangan digital, kami membantu desa-desa terpencil seperti Buhua mengembangkan perdagangan digital bersama pertanian tradisional. Hal ini mengubah sumber daya yang sebelumnya kurang dimanfaatkan akibat keterbatasan geografis menjadi dorongan kuat untuk pertumbuhan ekonomi di era digital.”
Tian Yongsheng, Wakil General Manager Huawei Guangxi, mencatat, “Huawei mendukung China Mobile dalam membangun fondasi digital yang kokoh untuk Chongzuo melalui solusi inovatif. Kami berharap teknologi dapat mengatasi keterbatasan geografis dan memungkinkan lebih banyak desa terpencil mencapai lompatan pembangunan di era 5G dan AI.”
Recent Comments