SINGAPURA – Media OutReach Newswire – Perkembangan kelainan jaringan payudara pria yang berlebihan, yang dikenal sebagai ginekomastia, jauh lebih umum daripada yang dilaporkan. Namun, kondisi medis ini masih disalahpahami dan dikelilingi oleh stigma dan kesalahpahaman yang salah. Di Singapura, salah satu mitos terbesar adalah bahwa kondisi payudara pria yang membesar ini lebih banyak menyerang beberapa kelompok ras tertentu daripada kelompok etnis lainnya.

Keterangan Foto: Etnisitas pasien ginekomastia di Klinik Amaris B. dari Januari 2018 hingga Desember 2024

Ginekomastia Melampaui Batas Etnis

Dr Ivan Puah, Direktur Medis Amaris B. Clinic dan dokter sedot lemak yang terakreditasi Depkes di Singapura, telah menghabiskan hampir dua dekade untuk berhasil merawat pria yang berjuang dengan ginekomastia, membantu mereka mendapatkan kembali kepercayaan diri mereka melalui pendekatan bedah ginekomastia yang dimilikinya – teknik 360° GTD.

Penelitiannya baru-baru ini, yang menganalisis 602 pasien yang dirawat karena ginekomastia antara Januari 2018 dan Desember 2024, membuktikan bahwa ginekomastia memengaruhi pria dari semua etnis di Singapura – mematahkan stereotip yang memilih salah satu kelompok etnis.

“Ada kepercayaan umum di Singapura bahwa ginekomastia lebih banyak terjadi pada kelompok etnis tertentu, tetapi pengalaman saya menunjukkan hal yang berbeda. Saya telah menangani pasien dari semua latar belakang ras, membuktikan bahwa kondisi ini tidak selektif – dapat terjadi pada pria mana pun, apa pun etnisnya,” ungkap Dr Ivan Puah.

Pentingnya Diagnosis & Pembedahan yang Tepat

Tidak semua kasus ginekomastia adalah sama. Beberapa pria mengalami ginekomastia sejati, yang melibatkan jaringan kelenjar berlebih, sementara yang lain mengalami ginekomastia campuran, yaitu kombinasi jaringan kelenjar dan lemak. Diagnosis medis yang tepat sangat penting dalam menentukan pendekatan pengobatan terbaik.

Teknik Pembedahan Jaringan Kelenjar 360° (360° GTD) dari Dr Puah tidak terlalu invasif. Tidak seperti operasi ginekomastia tradisional, tekniknya secara efektif menghilangkan jaringan kelenjar sekaligus menghasilkan dada yang lebih terpahat dan maskulin dengan waktu pemulihan yang minimal dan jaringan parut yang tersembunyi dengan baik.

Ginekomastia di Singapura: Realitas di Balik Angka-angka

Penelitian ini mengidentifikasi demografi pasien yang mencari operasi ginekomastia dari Dr Ivan Puah:

  • 42,6% (263 pasien) adalah orang Tionghoa
  • 19,7% (117 pasien) adalah orang India
  • 12% (71 pasien) adalah orang Kaukasia
  • 8,9% (53 pasien) adalah orang Melayu

Meningkatnya jumlah pasien Cina yang mencari operasi ginekomastia di Amaris B. Clinic mencerminkan kesadaran yang meningkat, bukan kerentanan yang lebih tinggi. Faktor-faktor seperti ketidakseimbangan hormon, genetika, obesitas, kondisi medis yang mendasari, penggunaan steroid anabolik, dan penggunaan jenis obat tertentu dapat menyebabkan perkembangan pembesaran payudara pria di Singapura, bukan karena etnis.

Mengapa Banyak Pria Menderita dalam Diam

Ginekomastia dapat berdampak buruk pada harga diri, tidak hanya menyebabkan ketidaknyamanan fisik seperti rasa sakit dan pembengkakan payudara, tetapi juga melumpuhkan kepercayaan diri pria. Meskipun umum dan dapat diobati, banyak yang menderita dalam diam karena rasa malu, informasi yang salah, atau takut dihakimi.

“Penelitian kami membuktikan bahwa tidak ada etnis yang kebal, dan perawatan yang tepat waktu sangatlah penting. Ginekomastia bukan hanya masalah Singapura, tetapi juga melampaui etnisitas, memengaruhi pria dari semua ras dan latar belakang secara global. Terlalu sering, para pria berpikir bahwa mereka harus ‘hidup dengan itu’ atau bahwa kondisi medis ini adalah sesuatu yang membuat mereka malu. Hal ini sangat jauh dari kebenaran. Mencari bantuan ahli adalah langkah pertama menuju kesehatan yang lebih baik dan mendapatkan kembali rasa percaya diri Anda,” tutup Dr Puah.

Bagi mereka yang mengalami gejala, konsultasi mendalam dengan dokter yang berpengalaman dalam menangani ginekomastia sangat penting untuk mendapatkan diagnosis yang tepat dan perawatan yang sesuai. Dengan kemajuan dalam teknik pembedahan dan pemahaman yang lebih baik tentang kondisi ini, tidak ada pria yang harus hidup dengan ginekomastia dalam kesunyian.

https://www.amaris-b.com

https://www.linkedin.com/company/amaris-b.-clinic

https://www.facebook.com/AmarisBClinic

https://www.instagram.com/amarisbclinic