HONG KONG SAR – Media OutReach Newswire – Formnext Asia Shenzhen 2025 (pameran) diselenggarakan pada tanggal 26 hingga 28 Agustus di Shenzhen World Exhibition and Convention Center. Pameran tahun ini mengusung tema “Membentuk Era Baru Manufaktur di Tiongkok”, menghadirkan 265 perusahaan teknologi ternama dan pemimpin industri, menjadikannya barometer utama bagi industri manufaktur aditif di Asia. Sebagai penggerak utama dalam pengembangan teknologi 3D printing di Hong Kong, Hong Kong Productivity Council (HKPC) untuk pertama kalinya turut serta sebagai mitra teknis, dengan menampilkan capaian inovatif di seluruh rantai nilai industri—meliputi material, peralatan, hingga solusi aplikasi. Partisipasi ini bertujuan untuk membantu pelaku usaha menangkap peluang pertumbuhan ekonomi regional serta mendorong inovasi teknologi dan peningkatan industri.

Pasar manufaktur masa depan memiliki potensi besar, khususnya di bidang manufaktur cerdas, teknologi ramah lingkungan, serta industri baru seperti bioteknologi dan robotika. Sebagai teknologi yang memfasilitasi percepatan transformasi industri, 3D printing memungkinkan proses produksi yang sangat disesuaikan dan fleksibel—cocok untuk produksi skala kecil yang mampu menjawab permintaan pasar yang makin personal. Proses produksi tanpa cetakan dalam 3D printing secara signifikan mengurangi biaya awal, memungkinkan perusahaan mempercepat waktu ke pasar, meningkatkan daya saing harga, dan tampil menonjol di pasar global. Model manufaktur masa depan juga akan mengintegrasikan teknologi seperti kecerdasan buatan (AI) dan Internet of Things (IoT), menciptakan sistem produksi cerdas yang lebih efisien, hemat biaya, dan mendorong penggunaan material ringan dan pintar—yang pada akhirnya mempercepat inovasi dan pengembangan pasar.

Dari Inovasi ke Aplikasi: Menampilkan Teknologi Terkini

Sebagai lembaga riset internasional terkemuka, HKPC memiliki hampir 30 tahun keahlian dalam teknologi dan aplikasi industri 3D printing. Berkomitmen pada riset penerapan teknologi dan penyediaan layanan profesional terpadu, HKPC memberdayakan berbagai industri untuk memenuhi kebutuhan pasar spesifik dan memproduksi produk bernilai tinggi yang disesuaikan. Pendekatan ini membantu perusahaan untuk melakukan diversifikasi usaha dan mendorong pengembangan rantai industri strategis bernilai tinggi.

Di pameran ini, HKPC menampilkan berbagai pencapaian litbang dari “HKPC-HP 3D Printing Technology Centre”, pusat pertama di Asia yang dilengkapi dengan printer industri 3D HP versi riset untuk teknologi “Metal Jet” dan “Multi Jet Fusion”. Pameran ini menyoroti beragam aplikasi teknologi 3D printing dan proses manufaktur lanjutan—dari komponen industri hingga aksesori fesyen. Selain itu, HKPC juga memamerkan teknologi material canggih untuk mendukung industri baru seperti ekonomi ketinggian rendah (low-altitude economy), layanan kesehatan, dan robotika humanoid.

Menggabungkan AI dan 3D Printing untuk Dorong Inovasi dan Produktivitas Baru

Edmond Lai, Chief Digital Officer dan CEO Mainland Business HKPC, menghadiri pembukaan pameran dan berpartisipasi dalam seminar “China Additive Manufacturing Globalisation Seminar”. Dalam pidatonya berjudul “Powering Innovation: Going Global with Emerging 3D Printing Technologies to Advance New Productive Forces”, ia membahas arah pengembangan masa depan industri 3D printing bersama para pemimpin industri.

“Dengan pengalaman industri yang luas, HKPC telah membangun kapabilitas dukungan dan implementasi yang menyeluruh, mulai dari litbang teknologi hingga penerapan industri. Kami bangga dapat berpartisipasi dalam pameran ini untuk menampilkan capaian dan kekuatan Hong Kong dalam 3D printing sebagai motor penggerak produktivitas baru dan masa depan manufaktur. Integrasi dengan AI akan membuka model produksi yang lebih efisien dan fleksibel guna memenuhi permintaan pasar untuk produk ringan, kustom, dan cerdas. HKPC akan terus memperkuat kemitraan inovasi kolaboratif. Melalui ‘The Cradle – Going Global Service Centre’, kami akan membantu lebih banyak perusahaan manufaktur di Hong Kong dan Tiongkok daratan untuk menembus pasar global dan membangun sistem industri yang lebih kompetitif dan tangguh,” ungkap Edmond Lai

HKPC saat ini tengah mengembangkan solusi 3D printing yang terintegrasi dengan kecerdasan buatan, antara lain:

  • Bekerja sama dengan Nanjing ZhongKe ShenGuang Science & Technology Co., Ltd., unit riset dari National Innovation Center par Excellence (NICE), dalam mengembangkan sistem 3D printing paduan entropi tinggi berbasis AI. Kolaborasi ini bertujuan untuk merancang material kompleks secara efisien dan mengoptimalkan parameter pencetakan, sehingga dapat menghilangkan proses eksperimental yang panjang dan kompleks, sekaligus meningkatkan efisiensi kerja.
  • HKPC juga sedang berdiskusi dengan Aachen Center for Additive Manufacturing di Jerman untuk mengembangkan model AI guna mengoptimalkan desain komponen logam terikat. Dengan memasukkan sifat material dan parameter proses, model ini akan mempercepat prediksi proses sintering dalam 3D printing, memperpendek siklus pengembangan produk dan waktu desain, serta mengurangi biaya R&D.

Selain itu, HKPC juga aktif memberdayakan perusahaan untuk mengadopsi teknologi 3D printing dan mendirikan mikropabrik di luar negeri, demi mengoptimalkan efisiensi produksi di ruang terbatas. Melalui integrasi teknologi cerdas, perusahaan dapat merespons pasar dengan lebih lincah. Dengan mengedepankan konsep “hyperlocalisation”, mikropabrik akan memanfaatkan sumber daya dan talenta lokal untuk membangun ekosistem manufaktur yang tangguh, fleksibel, dan kompetitif di kancah internasional.

Menghimpun Pakar Industri untuk Jelajahi Masa Depan Manufaktur Cerdas

Selama pameran berlangsung, HKPC menyelenggarakan serangkaian seminar “Tech Talk” yang bersifat visioner. Para pakar teknis membahas penerapan material ramah lingkungan dalam manufaktur cerdas, serta potensi lintas sektor dari 3D printing industri untuk produksi yang disesuaikan. Mereka juga mengeksplorasi bagaimana penglihatan mesin (machine vision) dan manufaktur cerdas dapat meningkatkan kontrol kualitas produksi dan produktivitas di berbagai industri. Seminar ini memperkuat kolaborasi antara HKPC dan anggota Asosiasi 3D Printing Hong Kong, sekaligus memajukan ekosistem inovatif yang kolaboratif.

Untuk pengenalan singkat tentang pameran utama, silakan klik di sini untuk melihat lampiran.