SINGAPURA – Newsaktuell – Kemitraan kerja sama siap untuk babak berikutnya: Setelah kesuksesan peluncuran RECHARGE Wind Power Summit 2025 yang didukung oleh WindEnergy Hamburg di CCH – Congress Center Hamburg pada November lalu, RECHARGE Wind Power Summit 2026 Asia-Pasifik yang juga didukung oleh WindEnergy Hamburg siap digelar di metropolis Asia, Singapura. Acara ini akan berlangsung di Suntec Singapore Convention & Exhibition Centre pada 19 dan 20 Mei. Didukung oleh Enterprise Singapore dan Singapore Tourism Board, acara baru ini menegaskan peran negara kota tersebut sebagai pusat utama energi angin darat dan lepas pantai di kawasan APAC yang memiliki potensi pertumbuhan besar.

Di lokasi: pemimpin pasar dan asosiasi industry

Lebih dari 1.000 peserta, lebih dari 40 pembicara papan atas, dan sekitar 50 perusahaan peserta pameran diperkirakan akan hadir. “Banyak perusahaan yang mewakili semua segmen rantai nilai sudah mengamankan lokasi stan mereka,” kata Andreas Arnheim, Direktur WindEnergy Hamburg. Peserta pameran yang telah dikonfirmasi termasuk ZF Wind Power, Yixing Huayong Motor, Jiangsu Juxin Petroleum, dan Seatrium, produsen lepas pantai terkemuka yang berbasis di Singapura. Acara ini didukung oleh organisasi industri utama seperti Asia Wind Energy Association (AWEA), Association of Singapore Marine and Offshore Energy Industries (ASMI), Bundesverband Windenergie (BWE), dan VDMA, asosiasi rekayasa terbesar di Eropa. Para pemimpin mereka akan memanfaatkan kesempatan ini untuk membangun jaringan dan memajukan energi angin sebagai sumber energi terbarukan utama di dunia.

Konferensi menghadirkan pembicara papan atas

Berjudul “From ambition to reality: Why Asia is wind’s next big opportunity,” konferensi ini akan menyoroti potensi besar kawasan Asia. Negara-negara seperti Thailand, Vietnam, Korea Selatan, dan India—yang menargetkan kapasitas energi angin sebesar 140 GW pada 2030—mendorong permintaan akan teknologi dan pengetahuan. Para pakar dari bidang politik, industri, dan sains akan membahas kerangka kebijakan, regulasi, manajemen biaya, pembiayaan, dan teknologi baru sambil memperkuat kerja sama lintas negara. “Semua ini tentang membangun kemitraan industri yang kuat untuk membawa energi angin di kawasan APAC dan seterusnya ke level berikutnya,” kata Andrew Lee, Corporate Power Editor di publikasi berita RECHARGE milik DN Media Group sekaligus co-host acara ini.

Summit ini dibangun berdasarkan keberhasilan debutnya pada 2025 di Hamburg dan menandai tonggak penting menjelang WindEnergy Hamburg 2026, yang akan berlangsung pada 22–25 September 2026.

Informasi lebih lanjut: https://www.futureenergy.events/website/18561/

WindEnergy Hamburg: https://www.windenergyapac.com/news-details/article/windenergy-hamburg-to-show-its-colours-in-singapore-recharge-wind-power-summit-asia-pacific-presents-a-captivating-conference-and-expo

Keterangan Foto: WindEnergy Hamburg akan menampilkan warnanya di Singapura: RECHARGE Wind Power Summit Asia-Pasifik menghadirkan konferensi dan pameran yang menarik. Kredit: Hamburg Messe und Congress / Alexander Woeckener