Debut Solo Berskala Besar di Hong Kong Mengubah Atrium Menjadi Pengalaman Seni yang Dapat Dirasakan
HONG KONG SAR – Media OutReach Newswire – Hari ini, LANDMARK dengan bangga meluncurkan pengalaman baru dalam inisiatif Art LANDMARK melalui peresmian “THE ISLAND – ONIGASHIMA”, sebuah instalasi ambisius karya seniman ternama dunia Ayako Rokkaku—yang menjadi instalasi seni paling monumental dan imersif dalam kariernya hingga saat ini, bekerja sama dengan GALLERY TARGET. Mulai sekarang hingga 17 April, Atrium LANDMARK bertransformasi menjadi pengalaman seni yang hidup dan dapat dirasakan secara langsung—menjadi salah satu agenda yang tak boleh dilewatkan dalam kalender budaya Hong Kong—yang mengajak pengunjung memasuki perjalanan di mana imajinasi menjadi nyata.

“THE ISLAND – ONIGASHIMA” menandai debut pameran tunggal Ayako Rokkaku yang sangat dinantikan di Hong Kong sekaligus menjadi instalasi terbesarnya di dunia dalam ruang komersial—mencerminkan komitmen LANDMARK untuk menghadirkan pengalaman seni kelas dunia di Central. Dikenal melalui karya energiknya yang dilukis dengan jari dan telah meraih popularitas serta pujian luas di seluruh Asia, Rokkaku merupakan salah satu sosok paling diminati dalam seni kontemporer, dengan kanvas yang dipenuhi narasi penuh warna dan nuansa keajaiban layaknya dunia anak-anak.

Masuklah ke dalam ‘THE ISLAND– ONIGASHIMA’: Sebuah Lanskap Mimpi Interaktif
Bertajuk “Masuki ‘THE ISLAND – ONIGASHIMA’: Lanskap Mimpi Interaktif”, instalasi ini terinspirasi dari pulau mitologis “Onigashima” dalam cerita rakyat Jepang. Ayako Rokkaku memilih tema ini dengan mempertimbangkan kesamaan geografis antara Hong Kong dan Jepang sebagai wilayah kepulauan. Visi artistiknya juga mengintegrasikan sosok legendaris Momotaro yang “setengah manusia, setengah oni”, sebagai simbol halus batas antara mimpi dan realitas. Nuansa fantastis ini mendorong Rokkaku untuk menghadirkan perpaduan antara keajaiban kekanak-kanakan dan misteri, sehingga mengaburkan batas antara seniman dan penonton.
Dibuat dengan bentuk lembut dan material kain yang mengundang sentuhan, “THE ISLAND – ONIGASHIMA” dirancang bukan hanya untuk dilihat, tetapi untuk dialami. Dengan tinggi mencapai 6 meter, instalasi ini menciptakan lanskap organik luas di dalam Atrium, yang dikurasi dengan pendekatan layaknya museum untuk mendorong interaksi. Pengunjung diajak untuk menyentuh, merasakan, bahkan berbaring di atas teksturnya yang kaya, mengubah pengalaman melihat pasif menjadi keterlibatan aktif, serta memungkinkan setiap orang menciptakan perjalanan mereka sendiri tanpa jalur yang ditentukan. Bayangkan melangkah ke dalam karya seni raksasa yang hidup, di mana setiap interaksi menjadi bagian dari ceritanya. Di dalam Atrium, instalasi ini juga menghadirkan terowongan memikat yang berisi 12 patung kayu untuk dinikmati secara dekat, serta dikelilingi oleh 11 lukisan tambahan yang indah.
Untuk menandai pembukaan “THE ISLAND – ONIGASHIMA”, Ayako Rokkaku menampilkan pertunjukan khusus dengan melukis secara langsung di lokasi instalasi. Para pengunjung dapat menyaksikan gerakan spontan dan bebasnya saat melapisi pigmen warna cerah langsung dengan tangannya, memberikan gambaran langka tentang proses penciptaan figur dan lanskap ikoniknya. Sesi ini menegaskan filosofi ekspresi artistik langsung serta hubungan intim antara seniman dan karyanya. Pada hari yang sama, acara koktail juga diselenggarakan untuk merayakan pembukaan instalasi, yang dihadiri berbagai tokoh dari kawasan, termasuk aktor dan penyanyi terkenal Bright Vachirawit.

Sebagai seniman otodidak yang gaya khasnya mulai terbentuk pada 2006, Ayako Rokkaku memadukan pengaruh manga dengan bidang warna abstrak dan emosional yang sering muncul secara spontan tanpa sketsa awal, mencerminkan dorongan artistik yang mentah dan tanpa perantara. Motif khasnya—figur gadis bermata besar yang distilisasi dan dikelilingi lanskap penuh warna—telah meraih pengakuan global, termasuk penghargaan bergengsi Illustration Prize di ajang seni Geisai yang diprakarsai oleh Takashi Murakami. Kolaborasi ini menjadi wujud lanjutan ambisi LANDMARK untuk menghadirkan talenta kreatif terbaik dunia ke Central, sekaligus menciptakan pengalaman budaya yang tidak dapat ditemukan di tempat lain di Hong Kong.
Mendefinisikan Ulang Kemewahan Melalui Seni: Ikon Budaya Imersif
“‘THE ISLAND – ONIGASHIMA’ karya Ayako Rokkaku merepresentasikan segala hal yang kami yakini sebagai pengalaman yang hebat—imersif, penuh kejutan, dan meninggalkan kesan mendalam,” ujar Alexander Li, Direktur dan Kepala Retail Hong Kong & Makau, Hongkong Land Limited. “Fakta bahwa ia memilih LANDMARK mencerminkan tujuan sederhana kami: menghadirkan pengalaman terbaik di kelasnya dan khas Central. Inilah semangat dari transformasi berkelanjutan ‘Tomorrow’s CENTRAL’, dan inilah makna ‘Experience is Central’ bagi kami.”

Keterlibatan Eksklusif dan Koleksi: Memperpanjang Perjalanan Artistik
Di luar area Atrium, BELOWGROUND menghadirkan pop-up khusus di mana pengunjung dapat memiliki sebagian dari dunia khas Ayako Rokkaku. Ruang yang dikurasi ini menampilkan koleksi 9 karya asli serta edisi terbatas eksklusif, termasuk 1 cetakan dalam edisi 50 dan 1 patung perunggu dalam edisi 3, bersama berbagai merchandise khusus. Pengunjung dapat memilih dari berbagai produk edisi terbatas seperti tas tote, pakaian, buku, syal, serta kolaborasi lampu unik bersama AllRightsReserved. Hal ini memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk membawa pulang kenang-kenangan dari “THE ISLAND – ONIGASHIMA” sekaligus memperdalam keterhubungan mereka dengan dunia artistik Rokkaku yang unik.
Untuk pengalaman yang lebih menyeluruh, pengunjung yang memulai perjalanan dari BELOWGROUND juga diajak menjelajahi instalasi utama di Atrium untuk mendapatkan sudut pandang interaktif yang berbeda dari “THE ISLAND – ONIGASHIMA”. Menambah pengalaman imersif tersebut, MTR akan meluncurkan kartu Octopus digital edisi khusus yang menampilkan visual utama pameran, memungkinkan publik membawa sebagian dari perjalanan seni ini ke dalam keseharian mereka. Ayako Rokkaku juga akan mengadakan acara penandatanganan buku eksklusif pada 24 Maret pukul 18.00. Kesempatan istimewa ini memungkinkan pengunjung bertemu langsung dengan sang seniman dan memperoleh publikasi terbarunya, Close To Your Treasure, langsung di lokasi lengkap dengan tanda tangan personal. Kesempatan tambahan untuk berinteraksi dengan sang seniman melalui sesi diskusi atau panel juga akan diumumkan dalam waktu dekat.


Tentang LANDMARK
LANDMARK merepresentasikan puncak pengalaman belanja dan gaya hidup mewah kelas atas. Berakar dari sejarah panjang yang dimulai pada tahun 1904, LANDMARK kini menjadi destinasi belanja mewah dalam portofolio Central milik Hongkong Land Limited yang mencakup empat bangunan ikonik yang saling terhubung, yaitu LANDMARK ATRIUM, LANDMARK ALEXANDRA, LANDMARK CHATER, dan LANDMARK PRINCE’S. LANDMARK menghadirkan sekitar 208 toko dan restoran terbaik, yang semuanya terhubung secara mulus melalui jembatan pejalan kaki. Mulai dari fesyen dan aksesori kelas atas hingga jam tangan dan perhiasan, dari gaya hidup mewah hingga kecantikan dan perawatan diri, serta dari kuliner internasional hingga santapan gourmet autentik, LANDMARK menawarkan pengalaman berbelanja terbaik bagi pelanggan yang berkelas.
Tentang BELOWGROUND
BELOWGROUND adalah destinasi hibrida yang memadukan budaya dan ritel, berfungsi sebagai jembatan untuk “menghubungkan” ritel mewah dengan budaya kontemporer. Dengan menghadirkan berbagai merek progresif, peritel, serta kolaborator kreatif, BELOWGROUND bertujuan membentuk masa depan tanpa batas antara kemewahan, fesyen, budaya, dan seni, sekaligus menciptakan ekosistem budaya yang dinamis dan berkembang.
Tentang Hongkong Land
Hongkong Land Limited merupakan grup besar yang bergerak di bidang investasi, pengelolaan, dan pengembangan properti yang terdaftar di bursa. Perusahaan ini berfokus pada pengembangan, kepemilikan, dan pengelolaan properti mixed-use ultra-premium di kota-kota gerbang utama Asia, mencakup perkantoran Grade A, ritel mewah, hunian, dan perhotelan. Portofolio properti mixed-use-nya meliputi lebih dari 850.000 meter persegi, dengan proyek unggulan di Hong Kong, Singapura, dan Shanghai. Properti-propertinya memiliki sertifikasi bangunan hijau terdepan di industri dan menarik perusahaan serta merek mewah terkemuka dunia. Portofolio Central di Hong Kong mencakup sekitar 450.000 meter persegi properti utama. Selain itu, grup ini juga memiliki sekitar 165.000 meter persegi ruang perkantoran prestisius di Singapura, sebagian besar melalui usaha patungan, serta lima pusat ritel di Tiongkok daratan, termasuk pusat ritel mewah di Wangfujing, Beijing. Di Shanghai, grup ini memiliki 43% saham dalam proyek mixed-use seluas 1,1 juta meter persegi di West Bund yang dijadwalkan selesai pada tahun 2028. Hongkong Land Holdings Limited didirikan di Bermuda dan memiliki pencatatan utama di Bursa Efek London, serta pencatatan sekunder di Bermuda dan Singapura. Hongkong Land merupakan bagian dari Jardine Matheson Group.
Recent Comments