JAKARTA, INDONESIA – Media OutReach Newswire – Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) memasuki era baru yang berani dalam ekspansi global. Pada Grand Final M7 World Championship (M7), Cloud Zhang, Chief Executive Officer (CEO) MOONTON Games, mengungkapkan Roadmap Esports MLBB 2026—sebuah cetak biru lima wilayah yang dirancang untuk menyatukan ekosistem global. Sebagai bagian dari strategi ekspansi internasional MLBB, Türkiye akan menjadi tuan rumah Final M8 World Championship (M8)—menandai pertama kalinya turnamen andalan MLBB diselenggarakan di Eropa.

Selain itu, MLBB diumumkan sebagai judul pertama untuk Esports Nations Cup (ENC) 2026 perdana di Arab Saudi; MLBB juga akan melakukan debutnya sebagai cabang perebutan medali pada Asian Games ke-20 Aichi–Nagoya 2026. Seluruh pencapaian ini mendukung ambisi Esports MLBB untuk menjangkau lebih dari 70 wilayah, menyelenggarakan lebih dari 5.000 event, dan melampaui 600 juta jam tontonan (Hours Watched/HW) pada tahun 2026.

Selanjutnya: Semua Mata Tertuju pada Türkiye

Final M8 akan diselenggarakan pada Januari 2027 di Türkiye—untuk pertama kalinya seri M digelar di Eropa. Sementara itu, M8 Wild Card akan memulai debutnya di Thailand, yang juga menjadi event seri M pertama yang diadakan di negara tersebut.

“Menyelenggarakan M8 World Championship di Türkiye merupakan momen penentu bagi Esports MLBB. Untuk pertama kalinya dalam sejarah seri M, kami melangkah keluar dari basis kuat Asia Tenggara dan memperluas jejak ke wilayah baru. Langkah ini mencerminkan kepercayaan kami terhadap pertumbuhan wilayah MLBB yang sedang berkembang serta fokus kami untuk mengintegrasikannya ke dalam ekosistem yang lebih luas dan saling terhubung. Secara strategis, M8 World Championship membentuk pendekatan MOONTON Games terhadap integrasi regional dan memperkuat visi kami akan ekosistem kompetitif global yang terpadu. Ini juga meletakkan fondasi bagi pembangunan berkelanjutan jangka panjang, sekaligus memposisikan Esports MLBB untuk terus memimpin di tahun-tahun mendatang,” ungkap Tiger dalam keterangannya, Kamis (29/1/2026).

Lima Wilayah, Satu Tujuan Bersama

Pada tahun 2026, Esports MLBB akan beralih ke struktur lima wilayah—Asia Tenggara (SEA); Eropa Timur dan Asia Tengah (EECA); Eropa, Timur Tengah, dan Afrika (EMEA); Asia Timur (EA); serta Amerika (AMER). Kerangka ini menyatukan ekosistem Esports MLBB global sekaligus memberdayakan setiap wilayah melalui infrastruktur yang disesuaikan dan jalur pengembangan talenta. Inti dari rencana ini adalah Championship Tour, sebuah turnamen antar-benua yang dipilotkan di AMER, EA, dan SEA untuk meningkatkan kompetisi regional dan menyoroti talenta-talenta baru. Peralihan ke model berfokus wilayah mencerminkan ambisi Esports MLBB untuk menyeimbangkan pengembangan lokal dengan integrasi global, di mana setiap wilayah menopang kekuatan ekosistem global.

Sejarah Tercipta di Indonesia

Dua kali memecahkan rekor! M7 menjadi turnamen esports mobile paling banyak ditonton dalam sejarah setelah dua kali melampaui rekor sebelumnya selama turnamen berlangsung. Pertarungan Grand Final antara Aurora Gaming PH (RORA) dan Alter Ego (AE) mencatat lebih dari 5,68 juta Peak Concurrent Viewers (PCV), menurut Esports Charts. Rekor jumlah penonton ini mengukuhkan posisinya di garis depan sirkuit hiburan esports global.

“M7 menunjukkan seperti apa Esports MLBB telah berkembang—sebuah ekosistem global yang menyatukan jutaan penggemar pada momen yang sama. Rekor jumlah penonton yang kami rayakan ini lebih dari sekadar pencapaian; ini adalah sinyal akan apa yang akan datang. Seiring semakin banyak wilayah yang berkembang dan audiens terus bertambah, kami memasuki fase baru di mana Esports MLBB dibentuk secara kolektif. Fokus kami kini adalah membangun ekosistem yang menghubungkan wilayah secara lebih mendalam, mendukung pengembangan kompetitif jangka panjang, dan memungkinkan komunitas global tumbuh bersama. Inilah fondasi untuk babak berikutnya dari Esports MLBB,” kataTiger Xu, Global Head of MLBB Esports di MOONTON Games.

“Puncak rekor ini menunjukkan betapa cepatnya esports mobile berkembang dan menarik audiens arus utama. Turnamen ini juga memecahkan berbagai rekor jumlah penonton di berbagai platform dan wilayah. Ini termasuk rekor tertinggi baru untuk siaran berbahasa Indonesia, Tagalog, dan Malaysia, serta di TikTok Live. Hasil-hasil ini menetapkan standar baru bagi event esports mobile di masa depan,” tambah Artyom Odintsov, co-founder dan CEO Esports Charts.

Turnamen ini berlangsung di Jakarta, Indonesia, pada 3 hingga 25 Januari. Ini menandai edisi ketujuh dari turnamen internasional andalan MLBB dan kembalinya ke Indonesia sejak M4. Edisi ini juga menggandeng merek global seperti Visa, Red Bull, dan realme, yang menegaskan daya tarik komersial Esports MLBB yang terus berkembang.

Diluncurkan pada tahun 2016 oleh perusahaan gim internasional MOONTON Games, MLBB memasuki perayaan ulang tahun ke-10 tahun ini sebagai fenomena gim global. Selama satu dekade terakhir, gim ini telah meraih basis pemain global dengan lebih dari 1,5 miliar instalasi dan 110 juta Monthly Active Users (MAU). Ekosistem esports-nya yang telah berjalan selama sembilan tahun meraih predikat sebagai judul esports mobile paling populer di dunia dari Esports Charts setiap tahun sejak 2021.

https://en.moonton.com
https://www.linkedin.com/company/moontongames/