HANOI, VIETNAM – Media OutReach Newswire – VinEnergo mengumumkan rencana ekspansi global berskala besar, dengan tahap awal berfokus pada kawasan Asia dan Eropa melalui portofolio proyek energi terbarukan berkapasitas total 10 GW yang telah resmi mengamankan perjanjian pengembangan. Selain kapasitas yang telah disetujui di Vietnam, dalam tiga tahun ke depan VinEnergo akan terus memperluas operasinya dan meningkatkan total kapasitas terpasang hingga 100 GW, menempatkan diri sebagai perusahaan energi terbarukan global terkemuka serta memperdalam partisipasinya dalam transisi energi internasional.
Berdasarkan rencana keseluruhan, VinEnergo menargetkan pengembangan 100 GW energi terbarukan dalam tiga tahun ke depan, termasuk 50 GW di pasar internasional utama seperti Amerika Utara, Eropa Utara, kawasan Mediterania, dan Asia Tenggara. Wilayah-wilayah ini menunjukkan pertumbuhan permintaan listrik yang pesat, kebijakan promosi energi terbarukan yang kuat, serta ruang pengembangan yang signifikan bagi investor internasional.
Secara paralel, VinEnergo juga akan menjajaki ekspansi ke pasar potensial lainnya seperti Asia Tengah dan Afrika, di mana permintaan listrik dan kebutuhan pengurangan emisi meningkat dengan cepat. Melalui kolaborasi dengan pemerintah dan para pemangku kepentingan terkait, VinEnergo akan mengembangkan sumber energi berkelanjutan, mendukung pelaku usaha dalam mengakses listrik bersih, berkontribusi pada target Net Zero, serta berpartisipasi langsung dalam pembentukan kebijakan energi hijau.
Untuk membangun fondasi yang kokoh bagi pelaksanaan proyek energi terbarukan secara terstruktur dan berjangka panjang, VinEnergo telah menandatangani kemitraan dengan lembaga keuangan internasional guna mengakses pembiayaan hijau. Selain itu, VinEnergo juga telah mencapai kesepakatan dengan sejumlah mitra asing bereputasi untuk mengembangkan portofolio proyek sebesar 10 GW, dengan tujuan menyeluruh menguasai seluruh tahapan—mulai dari perancangan, pengelolaan jadwal, dan struktur komersial hingga operasi jangka panjang.
Secara khusus, di Eropa Utara, VinEnergo bermitra dengan GreenGo Energy untuk mengembangkan portofolio proyek energi terbarukan sebesar 2 GW di Denmark dan Swedia. Dalam jangka panjang, perusahaan berencana memperluas kapasitasnya di Eropa Utara dan kawasan Eropa secara keseluruhan hingga mencapai 6,2 GW.
Di Filipina, VinEnergo akan mengembangkan proyek dengan total kapasitas 1,3 GW bersama NKS Renewables Inc, 1,2 GW bersama URG Asia Corporation, dan 1,3 GW bersama 11.11 Growth Properties, dengan fokus pada proyek pembangkit listrik tenaga surya skala besar di wilayah potensial seperti Luzon, Visayas, dan Mindanao.
Dalam proyek-proyek pengembangan bersama ini, VinEnergo memegang kepemilikan lebih dari 80 persen dan bertindak sebagai pengembang utama, yang bertanggung jawab atas mobilisasi pendanaan, konstruksi, serta operasi jangka panjang. Sejumlah proyek telah dimulai pada awal 2026 dan diperkirakan mulai beroperasi pada periode 2027 hingga 2028.

Dengan kapabilitas internal dalam manufaktur dan integrasi sistem penyimpanan energi baterai (BESS), VinEnergo mampu melakukan standardisasi desain, mengamankan pasokan peralatan secara proaktif, serta menyinkronkan solusi teknis di seluruh portofolionya. Hal ini memastikan stabilitas operasional yang tinggi, mengurangi risiko keterlambatan jadwal, serta mengoptimalkan keekonomian proyek, khususnya di pasar dengan penetrasi energi terbarukan yang tinggi dan persyaratan dispatch (penyaluran daya) yang semakin ketat.
Sesuai rencana, pada kuartal pertama 2026, VinEnergo akan meningkatkan total portofolio energi terbarukan internasionalnya menjadi 20 GW, dengan sedikitnya tambahan 8 GW proyek baru di Asia Tenggara dan Afrika yang akan ditandatangani dalam periode tersebut.
“Memasuki tahun 2026, VinEnergo memasuki fase pengembangan baru dengan aspirasi menjadi perusahaan energi terbarukan yang memiliki skala dan daya saing global. Implementasi simultan portofolio besar di berbagai pasar menegaskan kapasitas tata kelola dan eksekusi kami dalam mengelola proyek-proyek kompleks. VinEnergo percaya bahwa kami akan memberikan kontribusi penting dalam proses transisi energi global, sekaligus meningkatkan posisi perusahaan-perusahaan Vietnam dalam peta energi hijau dunia,” ungkap Bapak Nguyen Anh Khoa, Chief Executive Officer VinEnergo, dalam keterangannya, Rabu (4/3/2026).
Pada tahun 2025, VinEnergo melakukan peletakan batu pertama proyek Pembangkit Listrik Tenaga Gas LNG Hai Phong, dengan total investasi sekitar VND 178 triliun dan kapasitas desain 4.800 MW, menjadikannya salah satu proyek LNG-to-power terbesar di Vietnam maupun di dunia. VinEnergo juga ditunjuk sebagai investor untuk dua proyek pembangkit listrik tenaga angin lepas pantai di Ha Tinh, dengan total kapasitas sekitar 900 MW dan nilai investasi gabungan melebihi VND 39 triliun.
Baru-baru ini, VinEnergo juga berinvestasi pada Tahap 1 proyek Pembangkit Listrik Tenaga Angin Hon Trau di Gia Lai dengan kapasitas 750 MW, salah satu proyek energi terbarukan terbesar di provinsi tersebut. Selain itu, VinEnergo telah disetujui sebagai investor yang memenuhi kualifikasi untuk Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Angin Vinh Thuan dengan kapasitas 143 MW.
Berbagai perjanjian kerja sama, baik di dalam maupun luar negeri, mencerminkan kepercayaan para mitra terhadap kekuatan finansial, tata kelola, dan kapabilitas eksekusi VinEnergo, sekaligus menegaskan posisi perusahaan yang semakin mapan dalam rantai nilai energi terbarukan internasional.
Dengan orientasi pengembangan jangka panjang dan sebagai bagian dari ekosistem Vingroup, VinEnergo mengemban misi menyediakan energi yang bersih, stabil, dan efisien, sejalan dengan disiplin investasi, standar tata kelola internasional, serta penciptaan nilai berkelanjutan bagi masyarakat, sekaligus secara proaktif mengadopsi tren terkini seperti penerapan AI dan big data dalam operasional serta pengembangan solusi kelistrikan cerdas.
Tentang VinEnergo
Sebagai bagian dari pilar Energi Hijau Vingroup, VinEnergo bercita-cita menjadi investor dan pengembang energi hijau yang komprehensif, berkontribusi pada target emisi nol bersih (net-zero) Vietnam serta memperkuat posisi negara tersebut dalam peta energi global. VinEnergo berfokus pada pengembangan proyek pembangkit listrik tenaga surya dan angin berskala besar, dengan menerapkan teknologi modern serta standar keselamatan dan kualitas internasional.
Informasi lebih lanjut: https://vinenergo.com/
Tentang GreenGo Energy
GreenGo Energy didirikan pada tahun 2011 dengan visi mempercepat peralihan global menuju energi terbarukan. Platform layanan terpadu 360 derajat GreenGo Energy mencakup inisiasi proyek, penyusunan struktur investasi, pengembangan, perjanjian jual beli listrik (offtake), manajemen EPC (Engineering, Procurement, and Construction), serta layanan pengelolaan aset.
GreenGo Energy memiliki portofolio proyek tenaga surya, angin, BESS, dan Megaton PtX sebesar 40 GW yang berada dalam berbagai tahap pengembangan dan konstruksi di Eropa, Amerika Serikat, serta Afrika/MENA. Kantor pusat GreenGo Energy berlokasi di Denmark.
Tentang NKS Renewables Inc
NKS Renewables Inc (NKSRI) merupakan anak perusahaan dari NKS Corporation Group dan berfokus terutama pada pengembangan proyek pembangkit listrik tenaga surya skala utilitas, sebagian besar bersama investor internasional, serta saat ini menjalin kerja sama dengan investor lain dari Asia dan Eropa. Presidennya dikenal sebagai pelopor proyek pembangkit listrik tenaga surya terapung skala besar pertama di Filipina dan telah berkecimpung di industri ketenagalistrikan selama lebih dari 35 tahun.
Tentang URG Asia Corporation
URG Asia Corporation merupakan divisi pengembangan energi terbarukan di Filipina dari URG Australasia, sebuah grup industri terdiversifikasi dengan rekam jejak eksekusi yang kuat di bidang logistik, komoditas, material konstruksi, dan infrastruktur. Dengan memanfaatkan keunggulan konsolidasi lahan, URG tengah mengembangkan hingga sekitar 800 MWp proyek tenaga surya skala utilitas (±550 hektare) menuju status RTB (Ready-To-Build) pada 2027, dengan tambahan kapasitas jangka panjang lebih dari 1,2 GWp yang tersedia dalam cadangan lahannya.
Tentang 11.11 Growth Properties
11.11 Growth Properties adalah platform properti di Filipina yang saat ini berekspansi ke pengembangan proyek energi terbarukan skala utilitas. Perusahaan ini berfokus pada pengembangan proyek tenaga surya di Luzon, Visayas, dan Mindanao, didukung oleh cadangan lahan lebih dari 1.700 hektare. Perusahaan memiliki tim yang terstruktur dengan baik dan multidisipliner yang mencakup pengembangan proyek, layanan teknis, konsolidasi serta akuisisi lahan, dan kepatuhan regulasi, sehingga memungkinkan pelaksanaan proyek secara menyeluruh dari awal hingga selesai. Platform ini dipimpin oleh Alberto “Bert” Dalusung III, seorang profesional energi terbarukan berpengalaman dengan keahlian luas dan jaringan industri yang kuat di seluruh Filipina.
Keterangan Foto: Bapak Nguyen Anh Khoa, CEO VinEnergo (kiri), dan Bapak Karsten Nielsen, Pendiri dan CEO GreenGo Energy Group (kanan), pada upacara penandatanganan kemitraan antara kedua pihak.
Recent Comments