KUALA LUMPUR, MALAYSIA – Media OutReach Newswire – Di Malaysian International Furniture Fair (MIFF), seorang perajin ahli menyempurnakan meja kayu solid, mengawasi proses finishing, sambungan, serta kesabaran yang tenang untuk menghasilkan karya yang sempurna. Hanya beberapa langkah dari sana, sebuah stan minimalis modern berdengung pelan, tempat tempat tidur dapat disesuaikan hanya dengan sentuhan tombol, sofa bergeser ke posisi yang diinginkan, dan mekanisme tersembunyi begitu presisi hingga seolah menghilang. Di sini, tidak ada batas antara yang lama dan yang baru.

Perajin sedang bekerja

Sebaliknya, MIFF, yang berlangsung pada 4 hingga 7 Maret tahun ini di dua lokasi utama, yaitu Malaysia International Trade & Exhibition Centre (MITEC) dan World Trade Centre Kuala Lumpur (WTCKL), terbentang seperti percakapan lintas generasi, tempat pahat dan papan sirkuit berbagi ruang yang sama. Di sini, merek-merek pengerjaan kayu tradisional berdiri percaya diri berdampingan dengan para kreator furnitur rumah pintar. Dalam harmoni yang tak terduga inilah MIFF memperlihatkan karakter sejatinya: sebuah ruang di mana keterampilan tidak digantikan oleh teknologi, melainkan diperluas olehnya.

Di rumah-rumah paling indah masa kini, keterampilan tidak lagi semata milik masa lalu. Ia hidup berdampingan secara tenang dengan teknologi, yang dikodekan, dikalibrasi, dan disempurnakan, membentuk furnitur yang terasa sangat manusiawi sekaligus jelas kontemporer. Pada edisi tahun ini, evolusi tersebut menjadi pusat perhatian, menempatkan pameran ini bukan sekadar sebagai pasar dagang, tetapi sebagai narasi hidup tentang bagaimana tradisi dan inovasi kini hidup berdampingan.

 “Keterampilan tidak hilang karena teknologi. Ia berevolusi, dengan teknologi kini bekerja bersama pembuatnya, bukan menggantikan tangan manusia. Di MIFF, evolusi ini berlangsung secara nyata—menjadikan pameran ini bukan hanya pasar dagang, tetapi kisah hidup tentang bagaimana tradisi dan inovasi kini berdampingan,” ungkap Ibu Kelie Lim, General Manager MIFF 2026,  dalam keterangannya, Senin (23/2/2026).

Keterampilan di Abad ke-21

Di rumah-rumah modern, di mana ruang bersifat fleksibel dan fungsi menjadi prioritas utama, bentuk keterampilan baru ini menjawab kebutuhan kontemporer tanpa mengorbankan keindahan. Hasilnya adalah furnitur yang bekerja lebih keras, bertahan lebih lama, dan terasa tanpa usaha—sebuah evolusi keterampilan yang dibentuk oleh kehidupan modern.

Perubahan ini terlihat dalam karya produsen seperti SMART TOP, di mana rekayasa canggih bertemu dengan pembuatan furnitur yang halus. Keterampilan diwujudkan melalui mekanisme presisi, pergerakan yang mulus, dan kecerdasan tersembunyi yang tertanam dalam perabot sehari-hari. Otomatisasi tidak menggantikan keahlian; ia justru memperkuatnya. Keahlian manusia memandu desain, ergonomi, dan pemilihan material, sementara teknologi memastikan konsistensi, daya tahan, dan skala produksi.

Identitas Budaya sebagai Konstanta Desain

Namun, seiring kemajuan teknologi, identitas tetap menjadi hal yang esensial. Di seluruh Asia Tenggara, tradisi furnitur tak terpisahkan dari ekspresi budaya. Hal itu terlihat dalam motif, proporsi, dan material yang diwariskan dari generasi ke generasi. Di antara para peserta pameran MIFF 2026 terdapat merek seperti TANGGAM yang menunjukkan bagaimana warisan budaya dapat tetap menjadi konstanta, bahkan ketika metode produksi berkembang.

Karya TANGGAM mencerminkan penghormatan mendalam terhadap keterampilan regional, menerjemahkan bentuk dan filosofi tradisional ke dalam furnitur kontemporer yang sesuai untuk interior global. Referensi halus terhadap arsitektur vernakular, material lokal, dan detail kerajinan dipertahankan bukan melalui nostalgia, melainkan melalui reinterpretasi yang penuh pertimbangan. Di sini, teknologi menjadi jembatan, bukan pemutus. Alat digital memungkinkan estetika warisan untuk disempurnakan, direplikasi, dan dibagikan ke berbagai pasar, memastikan identitas budaya tidak terkikis oleh skala, melainkan justru dilindungi olehnya.

Merangkul Teknologi untuk Melestarikan Masa Lalu

Mungkin tidak ada keseimbangan yang lebih intim daripada dalam ranah istirahat. Tidur, salah satu pengalaman manusia yang paling personal, kini menjadi frontier baru bagi keterampilan dan teknologi.

Luxury Sleep menjadi contoh bagaimana sistem canggih dapat menjaga nilai-nilai tradisional kenyamanan, perhatian, dan kesejahteraan. Dengan mengintegrasikan teknologi tidur pintar seperti sistem AI BedMatch™ yang dikembangkan bersama para ilmuwan di Sleep to Live Institute, serta pemilihan material yang cermat dan desain ergonomis, Luxury Sleep mengangkat kerajinan kuno menuju pengalaman yang siap menghadapi masa depan. Sensor, sistem penopang adaptif, dan kenyamanan berbasis data tidak menghilangkan unsur manusia; justru meresponsnya. Keterampilan terletak pada pemahaman terhadap tubuh, sebagaimana para perajin dahulu memahami kayu atau kain. Hanya saja kini, alatnya bersifat digital.

MIFF 2026: Saat Tradisi Bertemu Teknologi

Yang menyatukan semua kisah ini adalah MIFF itu sendiri. Pada 2026, pameran ini tampil sebagai panggung di mana keterampilan tidak dir romantisasi maupun dimekanisasi, melainkan didefinisikan ulang. Para peserta pameran mencerminkan pemahaman bersama bahwa masa depan furnitur terletak pada kolaborasi—antara tangan dan mesin, warisan dan inovasi, budaya dan komersial.

MIFF 2026 bukan sekadar memamerkan produk. Ia menghadirkan filosofi pembuatan, di mana teknologi menjaga tradisi, dan keterampilan berevolusi untuk memenuhi tuntutan kehidupan modern. Di dalam rumah-rumah terindah di dunia, bentuk keterampilan baru ini sudah bekerja. Dan di MIFF, masa depannya sedang dibentuk.

Edisi ke-32 Malaysian International Furniture Fair (MIFF) 2026 akan diselenggarakan pada 4 hingga 7 Maret 2026 di Kuala Lumpur, Malaysia, di dua lokasi: Malaysia International Trade & Exhibition Centre (MITEC) dan World Trade Centre Kuala Lumpur (WTCKL). Jadilah bagian dari pameran dagang furnitur terbesar di Asia Tenggara ini mulai pukul 09.30 hingga 18.00 (4–6 Maret) dan 09.30 hingga 17.00 (7 Maret). Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi www.miff.com.my.

Untuk gambar, silakan klik di sini.

http://www.miff.com.my/

Tentang MIFF

Malaysian International Furniture Fair (MIFF) adalah pameran dagang furnitur terbesar dan terkemuka yang berorientasi ekspor di Asia Tenggara, menampilkan koleksi furnitur kayu buatan Malaysia, furnitur rumah, dan furnitur kantor terlengkap. Sejak 1995, MIFF menjadi platform terpadu yang menghubungkan lebih dari 20.000 pembeli dari 140 negara dan kawasan. MIFF diselenggarakan oleh Informa Markets, yang merupakan bagian dari Informa PLC, sebuah grup layanan informasi B2B terkemuka sekaligus penyelenggara acara B2B terbesar di dunia.