Responden berusia 18–35 tahun mencatat skor tertinggi sebesar 59,8 dari 100, yang kemudian menurun menjadi 57,7 pada kelompok usia 50–60 tahun.
HONG KONG SAR – Media OutReach Newswire – Kepercayaan diri dan kesiapan finansial paling tinggi ditemukan pada kelompok dewasa muda di Asia dan cenderung menurun pada tahap kehidupan berikutnya, menurut riset terbaru dari Prudential plc (Prudential), perusahaan asuransi terkemuka di Asia dan Afrika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden berusia 18–35 tahun memperoleh skor kesejahteraan finansial sebesar 59,8 dari 100, dibandingkan dengan 58,2 pada kelompok usia 36–49 tahun dan 57,7 pada mereka yang berusia 50–60 tahun.
Temuan ini menjadi dasar bagi peluncuran perdana Financial Wellbeing Index dari Prudential, sebuah barometer regional yang mengukur bagaimana masyarakat di Asia mengelola keuangan mereka saat ini dan seberapa siap mereka menghadapi masa depan. Indeks ini diukur melalui empat dimensi—keamanan finansial saat ini, keamanan finansial di masa depan, kebebasan finansial saat ini, dan kebebasan finansial di masa depan—serta menggabungkan sikap, perilaku, dan ekspektasi menjadi satu skor yang menunjukkan tingkat kesejahteraan finansial.
Peluang untuk Memperkuat Kesejahteraan Finansial
Meskipun hampir setengah dari seluruh responden (46 persen) menilai kesejahteraan finansial mereka baik atau lebih tinggi, indeks tahun ini mencatat skor keseluruhan sebesar 58,9, yang menunjukkan adanya peluang luas untuk meningkatkan kepercayaan diri dan kesiapan finansial.
Sementara responden berusia 18–35 tahun menunjukkan optimisme yang lebih kuat terhadap masa depan finansial mereka, kekhawatiran mengenai stabilitas pekerjaan dan kesehatan keluarga tetap menjadi perhatian utama. Sebaliknya, responden berusia 50–60 tahun paling mengkhawatirkan penurunan kesehatan fisik serta meningkatnya biaya kebutuhan pokok seperti makanan, pakaian, listrik, dan transportasi, yang mencerminkan tekanan finansial dan kesehatan yang cenderung meningkat pada tahap kehidupan yang lebih lanjut.
Dari Bertahan Hari Ini Menuju Kepercayaan di Masa Depan
Penelitian ini juga mengungkap adanya kesenjangan antara stabilitas finansial sehari-hari dan kebebasan finansial jangka panjang, yang didefinisikan sebagai tingkat kesiapan dalam mencapai tujuan keuangan. Meskipun masyarakat merasa relatif aman secara finansial saat ini (61,7), tingkat kepercayaan mereka terhadap kebebasan finansial di masa depan jauh lebih rendah (55,2). Hal ini menunjukkan bahwa banyak orang mampu mengelola kondisi keuangan jangka pendek, namun belum merasa sepenuhnya siap untuk mempertahankan pilihan hidup dan menghadapi guncangan finansial dalam jangka panjang.
Yang menarik, hanya satu dari tiga responden (34 persen) yang mengatakan mereka tidak perlu terus bekerja pada masa pensiun. Kurang dari setengah responden (47 persen) merasa aman ketika memikirkan masa depan finansial mereka, sementara hanya 45 persen yang percaya bahwa mereka mampu menghadapi pengeluaran besar yang tidak terduga. Kesenjangan ini semakin melebar pada tahap kehidupan yang lebih lanjut, menyoroti pentingnya persiapan finansial sejak dini, pendidikan keuangan yang berkelanjutan, serta perencanaan jangka panjang untuk mencapai kebebasan finansial dan kesejahteraan yang berkelanjutan.
Perbedaan Antar Pasar dan Tantangan Akses
Di seluruh kawasan, Vietnam mencatat skor kesejahteraan finansial keseluruhan tertinggi yaitu 65,1, didukung oleh jumlah responden terbanyak (66 persen) yang sangat atau cukup setuju bahwa mereka memiliki akses terhadap layanan dan produk keuangan yang memungkinkan perencanaan finansial jangka panjang. Indonesia (62,0) dan Thailand (60,4) menyusul di belakangnya, dengan responden di kedua pasar tersebut juga melaporkan tingkat pengetahuan keuangan, akses layanan, serta perencanaan untuk kesuksesan jangka panjang yang termasuk tertinggi. Sebaliknya, responden di Hong Kong—yang mencatat skor kesejahteraan finansial terendah sebesar 52,5—merupakan yang paling tidak puas dengan akses yang mereka miliki.
Secara keseluruhan, akses terhadap solusi keuangan masih terbatas: hanya 18 persen responden yang sangat setuju bahwa mereka memiliki apa yang dibutuhkan untuk mencapai kesuksesan finansial. Kesenjangan ini memperbesar tantangan dalam membangun kesejahteraan finansial yang optimal dan dapat semakin bertambah seiring waktu.
Menjembatani Kesenjangan
“Harapan terhadap kesejahteraan finansial di Asia sedang berubah seiring meningkatnya harapan hidup. Saat ini, nasabah tidak hanya mencari produk keuangan—mereka menginginkan kepercayaan, kejelasan, serta mitra yang dapat membimbing mereka menuju masa depan yang benar-benar mereka nantikan. Di Prudential, kami percaya bahwa perencanaan finansial bukan hanya tentang mempersiapkan masa tua; tetapi tentang memungkinkan kesejahteraan pada setiap tahap kehidupan. Kami berkomitmen memberdayakan nasabah dan komunitas dengan pengetahuan, nasihat, dan perlindungan untuk membantu mereka membangun ketahanan sejak dini, melindungi hal-hal yang penting sepanjang perubahan hidup, serta menikmati umur panjang yang sehat, bermakna, dan penuh kepercayaan finansial,” ungkap Angel Ng, Regional CEO Greater China serta Group Customer, Wealth and Product Prudential plc, dalam keterangannya, Kamis (5/3/2026).
Untuk membantu mengatasi kesenjangan dalam pendidikan keuangan dan membangun fondasi kesejahteraan finansial, program literasi keuangan Cha-Ching—program pemenang penghargaan dari Prudence Foundation, lembaga investasi sosial milik Prudential plc—telah menjangkau lebih dari 4 juta siswa dan guru di ruang kelas di seluruh Asia dan Afrika. Kurikulum Cha-Ching, yang tahun ini merayakan ulang tahun ke-10, membantu anak-anak berusia 7–12 tahun membangun keterampilan literasi keuangan yang penting. Selain itu, sebuah program literasi keuangan digital yang ditujukan bagi orang dewasa juga sedang dikembangkan untuk mendukung peserta dalam perjalanan menuju keamanan dan kebebasan finansial.
Seiring individu dan keluarga di Asia terus menavigasi masa depan finansial mereka, Prudential akan terus memperluas akses terhadap perlindungan melalui penawaran yang berkelanjutan dan inklusif, yang mendorong ketahanan yang lebih besar serta membangun kepercayaan finansial yang kuat di setiap tahap kehidupan.
Untuk mengetahui lebih lanjut tentang indeks ini, silakan baca artikel wawasan kami.
Tentang Financial Wellbeing Index
Indeks ini mengukur kesejahteraan finansial dari 7.707 orang dewasa berusia 18–60 tahun melalui empat dimensi: “Present Financial Security” (Keamanan Finansial Saat Ini), “Future Financial Security” (Keamanan Finansial di Masa Depan), “Present Financial Freedom” (Kebebasan Finansial Saat Ini), dan “Future Financial Freedom” (Kebebasan Finansial di Masa Depan). Survei ini dilakukan pada periode September–Desember 2025 di delapan pasar Asia (Hong Kong, Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Taiwan, Thailand, dan Vietnam) melalui survei kuantitatif daring.

Tentang Prudential plc
Prudential menyediakan layanan asuransi jiwa, asuransi kesehatan, serta manajemen aset di Greater China, ASEAN, India, dan Afrika. Misi Prudential adalah menjadi mitra dan pelindung yang paling dipercaya bagi generasi saat ini dan generasi mendatang dengan menyediakan solusi keuangan dan kesehatan yang sederhana serta mudah diakses.
Perusahaan ini memiliki pencatatan utama ganda di Bursa Efek Hong Kong (HKEX: 2378) dan London Stock Exchange (LSE: PRU). Prudential juga memiliki pencatatan sekunder di Singapore Stock Exchange (SGX: K6S) serta tercatat di New York Stock Exchange (NYSE: PUK) dalam bentuk American Depositary Receipts (ADR). Prudential merupakan konstituen dari Hang Seng Composite Index dan juga termasuk dalam perdagangan melalui program Shenzhen-Hong Kong Stock Connect dan Shanghai-Hong Kong Stock Connect.
Prudential tidak memiliki afiliasi apa pun dengan Prudential Financial, Inc., sebuah perusahaan yang berkantor pusat di Amerika Serikat, maupun dengan The Prudential Assurance Company Limited, anak perusahaan dari M&G plc, perusahaan yang didirikan di Inggris.
Informasi lebih lanjut dapat dilihat di: www.prudentialplc.com.
Recent Comments