Didukung oleh keahlian akademis dari lebih dari 100 instruktur bersertifikat dan mantan penguji, platform ini memperluas alat persiapan IELTS berbasis AI untuk memenuhi permintaan yang terus meningkat di seluruh Asia.
HONG KONG SAR – Media OutReach Newswire – Prep Edu, salah satu platform pembelajaran bahasa berbasis AI dengan pertumbuhan tercepat di Asia, hari ini menegaskan posisinya sebagai pemimpin regional setelah melampaui satu juta pembelajar di 21 negara. Pertumbuhan perusahaan ini mengikuti pendanaan Seri A sebesar USD 7 juta dan meningkatnya permintaan akan persiapan tes bahasa Inggris yang divalidasi secara akademis dan didukung AI. Putaran pendanaan ini didukung oleh investor private equity dan venture capital terkemuka dari Singapura, Jepang, dan seluruh Asia Tenggara, termasuk Cercano Management Asia, Northstar Ventures, dan Saison Capital.

Pada acara-acara terbaru seperti EdTech Asia Summit 2025, pengguna Prep Edu berbagi bagaimana platform ini mengubah kebiasaan belajar mandiri mereka. Salah satu pembelajar, 林沛恩 (Pei-En Lin), 19 tahun, mencatat: “Saat saya mencoba AI test room di acara tersebut, saya menyadari betapa terjangkau dan praktis solusi ini. Ini cocok untuk pelajar dan profesional muda seperti saya yang tidak bisa mengikuti kelas tatap muka yang mahal.”
Prep Edu juga membedakan dirinya dengan 126 set tes eksklusif, termasuk soal-soal terdahulu yang diperbarui, simulasi format baru, dan tes prediksi yang dirancang untuk menyesuaikan tren ujian saat ini. Materi ini memungkinkan pembelajar berlatih dengan tingkat kesulitan realistis dan tekanan waktu yang sesuai kondisi ujian nyata. Saat Prep Edu terus berkembang di Asia Timur Laut, perusahaan berencana bekerja sama dengan institusi lokal untuk memperluas akses ke alat pembelajaran berbasis AI yang didukung presisi akademis.
Teknologi AI sedang mengubah cara siswa mempersiapkan IELTS dan TOEIC, dengan pembelajar semakin mengandalkan penilaian otomatis untuk hasil instan dan panduan yang dipersonalisasi. Prep Edu, didukung oleh keahlian akademis dari lebih dari 100 instruktur bersertifikat dan mantan penguji, berada di garis depan transformasi ini.
Pada acara pembelajaran AI terbaru, peserta berbagi bagaimana pengalaman tersebut mengubah rencana belajar mereka. 張芷妍 (Chih-Yen Chang), 24 tahun, berkomentar: “Teknologinya sangat mengesankan, tapi yang paling menonjol adalah kualitas perpustakaan tes Prep Edu. Soal-soalnya persis seperti tugas ujian nyata, dengan waktu ketat dan penilaian yang ketat. Saya sudah berlatih selama tiga bulan dan berencana mengikuti TOEIC pada musim semi 2026. Target saya 850 untuk pendaftaran program magister saya.”
Tren Pembelajaran IELTS yang Semakin Populer di Hong Kong
Pertama, platform ini menawarkan lebih dari 126 set tes eksklusif, termasuk simulasi soal terdahulu yang diperbarui dan tes prediksi yang mencerminkan format TOEIC dan IELTS terbaru. Tes ini dirancang dengan standar waktu dan penilaian yang ketat, meniru kondisi ujian nyata.
Kedua, sistem evaluasi berbasis AI Prep menyediakan umpan balik mendetail untuk kemampuan berbicara dan menulis, dua keterampilan yang sering terabaikan dalam belajar mandiri. Alih-alih skor umum, pembelajar menerima wawasan terstruktur tentang pengucapan, koherensi, respons tugas, dan ketepatan tata bahasa, sehingga mereka memahami dengan jelas cara meningkatkan kemampuan.
Ketiga, Prep menekankan perencanaan belajar berbasis tujuan, mempertimbangkan jadwal pembelajar, level dasar, dan timeline ujian. “Rencananya realistis dan sangat jelas,” jelas Lin. “Saya tidak merasa kewalahan, dan selalu tahu apa yang harus saya lakukan selanjutnya.” Kisah sukses Lin mencerminkan pergeseran yang lebih luas dalam lanskap pembelajaran bahasa Inggris di Hong Kong. Seiring persaingan akademik dan profesional yang semakin ketat, semakin banyak pembelajar beralih ke model belajar mandiri berbasis teknologi yang menawarkan fleksibilitas tanpa mengorbankan kualitas.
Adopsi yang meningkat ini mencerminkan pergeseran yang lebih luas menuju pembelajaran berbasis data dan self-paced. Bagi banyak pelajar dan profesional yang bekerja, persiapan berbasis AI menawarkan alternatif yang terjangkau dan andal dibandingkan bimbingan tradisional.
Recent Comments