Raksasa sabun LUX membawa kekuatan pembersihnya ke feed media sosial.

SINGAPURA – Media OutReach Newswire – 10 April 2026 – LUX telah meluncurkan LUX My Algorithm, sebuah inisiatif global baru yang membayangkan ulang peran iklan media sosial dengan mengubah iklan menjadi alat yang dirancang untuk memengaruhi algoritma yang menentukan apa yang dilihat orang. Alih-alih sekadar bersaing untuk mendapatkan perhatian, kampanye ini memperkenalkan pendekatan baru di mana iklan menghasilkan sinyal perilaku yang dapat membantu mengarahkan ulang dan mendiversifikasi feed pengguna seiring waktu.

Dikembangkan bekerja sama dengan VML, kampanye ini mengubah iklan LUX menjadi apa yang disebut sebagai “pembersih algoritma”, yaitu konten yang dirancang untuk menghasilkan sinyal perilaku guna membantu mengarahkan ulang dan memperkaya variasi feed pengguna dari waktu ke waktu.

Feed tidak sepersonal yang kita kira

Feed media sosial sering dianggap sebagai cerminan selera pribadi. Kenyataannya, feed tersebut dibentuk oleh perilaku. Setiap jeda, tontonan, simpanan, atau bagikan menjadi sinyal yang menentukan apa yang akan muncul berikutnya.

Seiring waktu, sinyal-sinyal ini dapat mempersempit feed menjadi pola berulang, yang terbentuk bukan dari apa yang secara aktif dipilih, melainkan dari apa yang sesaat menarik perhatian.

Meskipun pengguna mungkin tidak sepenuhnya mengontrol feed mereka, mereka terus-menerus memengaruhinya.

Iklan yang tidak hanya menjangkau Anda, tetapi juga “mengajari” algoritma Anda

Pendekatan LUX dibangun dari perubahan cara pandang yang sederhana. Iklan bukan sekadar pesan, melainkan sebuah peristiwa perilaku.

Setiap interaksi dengan iklan menghasilkan sinyal, dan sinyal tersebut memengaruhi algoritma untuk terus berkembang.

Ini adalah pertama kalinya sebuah brand merancang iklan tidak hanya untuk memengaruhi orang secara langsung, tetapi juga untuk memengaruhi algoritma yang membentuk apa yang dilihat orang.

Pendekatan ini juga memperkenalkan dinamika baru antara konten berbayar dan organik. Perilaku yang dipicu oleh iklan dapat memengaruhi apa yang direkomendasikan platform di luar iklan itu sendiri.

Dari gangguan menjadi intervensi

LUX My Algorithm mengubah iklan menjadi sesuatu yang lebih aktif—tidak sekadar muncul di feed, tetapi juga bertindak atasnya.

Dikembangkan dengan konsultasi dari para ahli algoritma, kampanye ini mencerminkan pemahaman yang lebih dalam tentang bagaimana sistem digital dapat dipengaruhi melalui perilaku.

Dr. Catherine Ball, ilmuwan dan futuris, mengatakan:
“Kampanye ini melakukan sesuatu yang secara fundamental berbeda. Kampanye ini mengubah fungsi iklan dari sekadar gangguan menjadi intervensi.”

Dari membersihkan kulit menjadi membersihkan feed

Kampanye ini memperluas asosiasi lama LUX dengan konsep kebersihan ke dunia digital. LUX My Algorithm menyoroti akumulasi sinyal yang membentuk konten, suasana hati, dan ekspresi diri seiring waktu.

Judy Zu, Global Brand Director LUX, mengatakan:
“LUX selalu menjunjung tinggi ekspresi diri. ‘My Algorithm’ berangkat dari sebuah kebenaran sederhana: apa yang kita interaksikan membentuk apa yang kita lihat, dan bagaimana kita merasa. Ini tentang membantu orang mengambil peran yang lebih sadar dalam proses tersebut, serta menciptakan hubungan yang lebih positif dengan feed mereka.”

Diuji pada feed nyata

Sebelum diluncurkan secara global, LUX menguji ide ini melalui eksperimen di dunia nyata. Para partisipan secara konsisten berinteraksi dengan konten LUX dari waktu ke waktu, yang menghasilkan perubahan nyata pada feed mereka seiring munculnya pola rekomendasi baru.

Sebagai bagian dari kampanye, LUX terus mendokumentasikan bagaimana feed berkembang melalui interaksi yang berkelanjutan, serta mengamati bagaimana paparan konten secara bertahap dapat mengarahkan ulang dan mendiversifikasi feed.

Peluncuran global

Kini hadir di tujuh pasar, LUX My Algorithm menjangkau berbagai platform melalui kombinasi film ber-merk, kolaborasi dengan kreator, dan konten yang relevan secara budaya, semuanya dirancang untuk mendorong keterlibatan yang lebih sadar dalam skala besar.

Melalui langkah ini, LUX mendefinisikan ulang periklanan dengan mengubah iklan media sosial menjadi alat yang tidak hanya memengaruhi apa yang dipikirkan orang, tetapi juga apa yang mereka lihat selanjutnya.

Tentang LUX

LUX telah merayakan kecantikan dan feminitas sejak tahun 1925. Kami menjunjung tinggi kecantikan yang tidak sekadar menyatu atau biasa saja—melainkan berani, penuh gaya, dan maksimalis. Kami akan terus mendukung berbagai upaya yang membantu perempuan mengekspresikan “Main Character Beauty” mereka secara terbaik.

Tentang VML

VML adalah perusahaan kreatif terkemuka yang menggabungkan pengalaman merek, pengalaman pelanggan, dan perdagangan untuk menciptakan brand yang terhubung dan mendorong pertumbuhan. Agensi ini merupakan mitra global terdepan dalam pemasaran dan integrasi sistem, yang berfokus pada penciptaan solusi inovatif untuk transformasi bisnis. VML dikenal atas karya-karya pemenang penghargaan bersama klien-klien besar seperti AstraZeneca, Colgate-Palmolive, Dell, Ford, Intel, Microsoft, Nestlé, The Coca-Cola Company, dan Wendy’s. Agensi ini juga diakui oleh laporan Forrester Wave™ yang menempatkan WPP sebagai “Leader” dalam layanan Commerce Services, Global Digital Experience Services, Global Marketing Services, serta terbaru dalam Marketing Measurement & Optimization. Jaringan global VML didukung oleh 28.000 talenta di lebih dari 60 pasar, dengan kantor utama di Kansas City, New York, Detroit, London, São Paulo, Shanghai, Singapura, dan Sydney.