KUALA LUMPUR, MALAYSIA – Media OutReach Newswire – Meski Malaysia memiliki sinar matahari sepanjang tahun, kekurangan Vitamin D telah menjadi tantangan kesehatan yang meluas dan sering terabaikan. Sebuah tinjauan sistematis yang dipublikasikan dalam International Journal of Environmental Research and Public Health (2022) melaporkan bahwa 64% warga Malaysia memiliki kadar Vitamin D yang tidak optimal, sementara lebih dari 20% mengalami defisiensi. Wanita hamil termasuk yang paling rentan, dengan sebuah studi di Nutrients (2022) menemukan hingga 96% ibu hamil mengalami defisiensi saat waktu persalinan. Kekurangan Vitamin D dapat melemahkan tulang, meningkatkan risiko patah tulang dan jatuh pada lansia, menurunkan daya tahan tubuh, memengaruhi suasana hati dan energi, serta pada kehamilan dikaitkan dengan diabetes gestasional, preeklamsia, kelahiran prematur, dan gangguan perkembangan tulang pada bayi baru lahir.
Untuk menghadapi tantangan kesehatan yang meluas dan sering terabaikan ini, Alpro Pharmacy meluncurkan Project 😀 dengan subsidi nasional sebesar RM1,6 juta, membuat tes dan edukasi Vitamin D lebih mudah diakses oleh warga Malaysia. Inisiatif ini bertujuan untuk menyaring 30.000 orang, meningkatkan kesadaran, dan memberikan konseling personal oleh apoteker, dokter, dan ahli gizi.
Project 😀 akan dimulai pada September 2025 dengan 30 outlet percontohan, sebelum diperluas ke seluruh negeri pada Oktober 2025. Pemeriksaan Vitamin D dihargai hanya RM1 untuk kelompok berisiko tinggi (lansia, ibu hamil dan menyusui, atau mereka yang memiliki paparan sinar matahari terbatas) dan RM15 untuk masyarakat umum (harga normal RM35). Setiap tes disertai dengan konseling profesional dan rencana kesehatan yang disesuaikan.
“Kekurangan Vitamin D bukan sekadar masalah nutrisi; ini adalah tantangan kesehatan masyarakat yang memengaruhi daya tahan tubuh, suasana hati, energi, dan bahkan risiko jatuh pada lansia kita. Di Alpro, kami percaya setiap warga Malaysia berhak mendapatkan akses ke alat dan perawatan yang mereka butuhkan untuk hidup lebih sehat dan cerah. Project 😀 adalah komitmen kami untuk berjalan bersama masyarakat — menuju Malaysia yang lebih sehat dan penuh semangat,” ujar Ph. Lim En Ni, Kepala Apoteker dan Direktur Keterlibatan Alpro Pharmacy.
Mendukung misi ini, Powerlife, penyedia suplemen kesehatan terkemuka di Malaysia, menjadi mitra utama Project :D. Mereka telah menyumbangkan 300 alat analisis Vitamin D canggih ke outlet Alpro di seluruh negeri. Perangkat ini menggunakan teknologi fluoresensi genggam dari Global Science, memberikan hasil akurat dalam hitungan menit dan menjembatani kesenjangan akses antara tes laboratorium yang mahal dan kit cepat yang kurang andal.
Untuk memperkuat dampak jangka panjang inisiatif ini, Alpro juga berkolaborasi dengan dua institusi akademik terkemuka. International Medical University (IMU) akan melakukan penelitian mengenai peran Vitamin D dalam kesehatan ibu dan bayi, sementara Universiti Teknologi MARA (UiTM) akan meneliti dampaknya pada perawatan lansia, khususnya dalam pencegahan jatuh dan patah tulang.
“Penelitian kami bukan sekadar data — ini tentang manusia. Dengan memahami bagaimana Vitamin D membentuk kesehatan ibu, bayi, anak-anak, remaja, dan lansia, kami dapat mengubah ilmu pengetahuan menjadi tindakan nyata. Melalui kolaborasi ini dengan Alpro, kami mengambil langkah berarti untuk meningkatkan kualitas hidup di Malaysia,” kata Profesor Winnie Chee, Profesor Nutrisi & Dietetik di IMU sekaligus Direktur Institute of Research, Development and Innovation (IRDI).
Selain penyaringan, Project 😀 juga akan meluncurkan kampanye edukasi, ceramah komunitas, dan program kesadaran bekerja sama dengan MyFalls, dengan fokus pada pencegahan jatuh pada lansia serta meningkatkan kesadaran akan peran penting Vitamin D dalam kesejahteraan sehari-hari.
Warga Malaysia didorong untuk mengambil langkah pertama menuju kesehatan yang lebih baik dengan bergabung dalam Project :D. Kunjungi Alpro Pharmacy atau Klinik Alpro terdekat untuk informasi lebih lanjut dan lokasi outlet yang berpartisipasi. Untuk pembaruan dan saran ahli, ikuti saluran media sosial resmi Alpro Pharmacy.
Keterangan Foto: (Dari kiri: Assoc. Prof. Dr. Mohd Shahezwan Abd Wahab (Pemimpin proyek dan Wakil Dekan Riset dan Inovasi, UiTM); Prof. Winnie Chee Siew Swee (Profesor Nutrisi & Dietetik, Universitas IMU; Direktur Institute of Research, Development and Innovation, IRDI); Ms. Elsie Low (Manajer Umum Powerlife Malaysia); Apoteker Ng Yi Ling (Manajer Profesional Care & Development, Apotek Alpro); Dr. Ng Ming Lee (Direktur Medis, Klinik Alpro); Dr. Nagammai Thiagarajan (Wakil Presiden Malaysian Falls Prevention Network, MyFalls); Mr. Too Jia Leong (Managing Director, Global Science)
Recent Comments