Inisiatif baru ini membekali para profesional di bidang keuangan, audit, dan akuntansi dengan keterampilan AI yang dapat langsung diterapkan—mulai dari otomatisasi Excel hingga penggunaan agen AI—seiring meningkatnya permintaan akan kemampuan AI praktis di seluruh kawasan.
SINGAPURA – Media OutReach Newswire – Seiring kecerdasan buatan (AI) dengan cepat beralih dari tahap eksperimen ke penggunaan bisnis sehari-hari, ISCA Academy dari Institute of Singapore Chartered Accountants (ISCA) telah meluncurkan program pelatihan AI berbasis praktik di seluruh ASEAN untuk mengatasi kesenjangan keterampilan yang semakin besar di bidang keuangan dan akuntansi di kawasan ini.
Dirancang untuk langsung diterapkan di tempat kerja, program baru ini membekali para profesional di bidang keuangan, audit, dan akuntansi dengan kemampuan AI praktis, mulai dari mengotomatisasi alur kerja Excel dan mengekstrak data dari dokumen hingga membangun dasbor, menghasilkan presentasi, serta menerapkan agen AI untuk mendukung proses yang kompleks.
Dikembangkan melalui kemitraan dengan spesialis pelatihan AI berbasis di Singapura, Skybots, program ini berfokus pada tugas dunia nyata dengan menggunakan alat yang mudah diakses secara luas seperti Microsoft Copilot, sehingga memungkinkan peserta menghasilkan peningkatan produktivitas yang nyata sejak hari pertama.
Dengan memanfaatkan jaringan kantor luar negeri ISCA, inisiatif ini akan diluncurkan di pasar utama ASEAN termasuk Malaysia, Vietnam, Indonesia, Thailand, dan Filipina, dengan target awal melatih 2.500 profesional keuangan pada tahap pertama, sekaligus memposisikan Singapura sebagai pusat regional untuk kemampuan AI terapan di bidang keuangan.
Ketua ISCA Academy, Cyndi Pei, menyatakan bahwa program ini merupakan respons strategis terhadap profesi yang berkembang pesat: “Masa untuk memperlakukan AI sebagai topik teoretis semakin berakhir. Profesional keuangan di seluruh ASEAN kini diharapkan mampu menerapkan AI dalam pekerjaan sehari-hari mereka—secara aman, efektif, dan segera. ISCA Academy mengambil peran untuk memimpin transformasi ini secara regional, memastikan para profesional di Asia Tenggara memiliki akses ke pelatihan praktis yang menghasilkan dampak nyata, bukan sekadar pemahaman.”
Dampak Langsung di Tempat Kerja
Berbeda dengan program AI tradisional yang berfokus pada konsep, pendekatan ISCA Academy sepenuhnya berbasis tugas. Peserta bekerja pada skenario nyata seperti analisis keuangan, peninjauan dokumen, pelaporan, dan otomatisasi alur kerja, serta menghasilkan output yang dapat langsung mereka terapkan dalam pekerjaan mereka. Dalam sesi uji coba, peserta melaporkan dapat menyelesaikan tugas dalam hitungan menit yang sebelumnya memakan waktu berjam-jam—sebuah perubahan yang memberikan dampak besar secara kumulatif di dalam tim dan siklus pelaporan.
Salah satu pembeda utama adalah penekanan pada penggunaan AI yang bertanggung jawab, dengan memasukkan aspek kerahasiaan, etika, kepatuhan, dan tata kelola dalam setiap modul, yang sangat penting bagi profesi yang diatur.
Sesi uji coba awal menunjukkan dampak yang terukur. Dr. Jenny Tan, Kepala Audit Internal Grup di CapitaLand, menyatakan: “Yang menonjol dari program Practical AI adalah sifatnya yang sangat praktis dan relevan. Alih-alih berfokus pada teori, staf kami memperoleh teknik yang dapat langsung digunakan sejak hari pertama, dan kami melihat perubahan nyata dalam cara tim kami menjalankan pekerjaan sehari-hari.”
Dirancang untuk Profesional Umum
Program ini dirancang agar mudah diakses secara luas, tanpa memerlukan pengetahuan pemrograman atau investasi teknologi yang besar. Peserta belajar memanfaatkan alat AI gratis dan berbiaya rendah untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil kerja.
Pendiri dan Direktur Skybots, Daryl Aw, yang memiliki latar belakang unik sebagai Akuntan Chartered sekaligus penerima penghargaan UiPath Most Valuable Professional (MVP) sebanyak tiga kali, menyatakan bahwa program ini membantu menghilangkan kesan rumit tentang AI bagi profesional keuangan: “Ada kesalahpahaman umum bahwa AI membutuhkan keahlian teknis atau anggaran besar. Padahal, alatnya sudah tersedia. Yang dibutuhkan profesional adalah kepercayaan diri dan pengetahuan praktis untuk menerapkannya secara efektif dan bertanggung jawab. Program ini dirancang untuk memberikan hal tersebut.”
Peluncuran Regional dan Ekspansi
Tahap pertama program ini diluncurkan pada pertengahan April, dengan fokus pada profesional audit, akuntansi, dan keuangan di sektor swasta, sektor publik, dan organisasi nirlaba. Tahap kedua pada kuartal ketiga akan memperluas cakupan ke sektor tambahan termasuk perpajakan, sekretariat perusahaan, sumber daya manusia, perbankan dan keuangan, serta hukum.
Melalui jaringan regionalnya, ISCA Academy bertujuan melatih para profesional keuangan di seluruh ASEAN sekaligus mendukung upaya yang lebih luas untuk mempercepat peningkatan keterampilan digital dan memperkuat daya saing tenaga kerja.
Perubahan Lebih Luas di Berbagai Industri
Inisiatif ini mencerminkan transformasi yang lebih luas di ASEAN, di mana adopsi AI semakin meluas dari tim teknologi ke fungsi inti bisnis. Profesional di bidang keuangan, sektor publik, dan korporasi semakin memanfaatkan AI untuk aplikasi praktis seperti mengekstrak wawasan dari data tidak terstruktur, menyederhanakan alur kerja kepatuhan termasuk pemeriksaan KYC dan AML, serta mengotomatisasi proses pelaporan.
Pesan dari ISCA Academy dan Skybots konsisten: adopsi AI yang bermakna tidak memerlukan anggaran besar atau keahlian teknis mendalam. Dengan pelatihan yang tepat, para profesional di seluruh ASEAN dapat mulai menghasilkan nilai nyata dari AI sejak hari pertama.

Institute of Singapore Chartered Accountants (ISCA) Academy
Institute of Singapore Chartered Accountants (ISCA) adalah badan akuntansi nasional Singapura. Didirikan pada tahun 1963, ISCA mengelola program kualifikasi Singapore Chartered Accountant dan ditunjuk oleh Kementerian Keuangan Singapura sebagai entitas yang berwenang untuk memberikan gelar Chartered Accountant of Singapore [CA (Singapore)].
ISCA mendukung lebih dari 43.000 anggota dari berbagai industri di Singapura maupun secara global, dengan anggota yang tersebar di lebih dari 40 negara. Dengan kehadiran internasional yang terus berkembang, ISCA memiliki 12 cabang luar negeri, 7 kantor di 10 negara, serta jaringan lebih dari 150 mitra strategis, yang memperkuat koneksi profesional dan peluang lintas negara. ISCA juga merupakan anggota Chartered Accountants Worldwide, sebuah jaringan global yang mewakili lebih dari 1,8 juta Chartered Accountant dan pelajar di lebih dari 190 negara.
ISCA mendorong pengembangan profesional dan pembelajaran sepanjang hayat melalui ISCA Academy sebagai unit pelatihannya, serta memberikan dampak sosial melalui ISCA Cares sebagai unit amalnya.
ISCA Academy, sebagai sekolah bisnis unggulan ISCA, menyediakan pembelajaran mendalam berbasis industri di bidang akuntansi, keuangan, teknologi, tata kelola, dan kepemimpinan. Kami membekali peserta untuk meningkatkan keterampilan (reskill), membangun kembali koneksi (reconnect), dan bertransformasi (reinvent), sehingga mereka tetap relevan dan unggul atas pilihan mereka sendiri.
Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi www.iscacademy.sg.
Skybots Pte Ltd
Skybots adalah spesialis berbasis di Singapura dalam pelatihan AI praktis dan solusi otomatisasi, yang melayani organisasi di sektor publik dan swasta. Perusahaan ini memiliki kehadiran yang sangat kuat di komunitas keuangan dan akuntansi, dengan bekerja sama erat bersama para profesional di bidang keuangan, akuntansi, audit, pajak, dan sekretariat perusahaan untuk menerapkan AI pada tugas-tugas nyata di tempat kerja.
Didirikan oleh Daryl Aw, seorang Chartered Accountant (CA) di bawah ISCA dan penerima penghargaan UiPath Most Valuable Professional (MVP) sebanyak tiga kali, Skybots merancang dan menyelenggarakan program berbasis praktik yang membekali para profesional dengan keterampilan yang dapat langsung diterapkan—tanpa memerlukan latar belakang teknis atau anggaran teknologi yang besar.
Skybots melayani klien di Singapura maupun secara internasional, dengan pelatihan yang telah diselenggarakan di Australia, Selandia Baru, Malaysia, Indonesia, dan Bhutan. Perusahaan ini merupakan mitra pelatihan resmi ISCA dan juga menjadi bagian dari Sub-Komite Solusi AI ISCA.
Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi www.skybotssg.com.
Recent Comments