SINGAPURA – Media OutReach Newswire – Grab, super app terkemuka di Asia Tenggara, hari ini mengumumkan komitmen sebesar US$3,2 juta untuk tahun 2026 dari GrabForGood Fund, sebuah dana abadi yang didedikasikan untuk mendukung para mitra serta masyarakat luas. Alokasi terbaru ini akan mendanai berbagai program di seluruh Asia Tenggara untuk mendukung tiga pilar utama dana tersebut: Pendidikan, Kepedulian Komunitas, dan Bantuan Bencana.

Rencana kerja tahun 2026 mencakup program unggulan GrabScholar, yang menyediakan beasiswa bagi anak-anak sekolah dari keluarga kurang mampu serta beasiswa penuh berbasis prestasi bagi mahasiswa dengan kebutuhan finansial yang terbukti dan potensi akademik yang kuat, serta program kesehatan dan nutrisi makanan bagi sekolah-sekolah.

GrabForGood Fund didirikan oleh Grab untuk memastikan bahwa kesuksesan perusahaan dapat langsung dibagikan kepada komunitas yang dilayaninya. Komitmen ini didukung oleh kontribusi pribadi lebih dari US$16 juta dari Group CEO dan Co-Founder Grab, Anthony Tan, sebagai bentuk tanggung jawab kepemimpinan terhadap misi jangka panjang dana tersebut, serta kontribusi tambahan dari para donatur individu dan organisasi lainnya.

“Kami memulai GrabForGood Fund untuk memberikan landasan bagi masyarakat di seluruh Asia Tenggara agar dapat membangun masa depan yang mereka inginkan sendiri. Saya telah menyaksikan langsung ketangguhan luar biasa dari para mitra dan komunitas kami, namun terkadang terdapat hambatan sistemik yang sulit diatasi sendiri. Pada tahun 2026, kami berharap program-program ini dapat menjadi batu loncatan menuju peluang yang lebih baik—baik dengan memastikan seorang anak mendapatkan makanan bergizi agar dapat fokus di kelas, maupun memberikan mahasiswa beasiswa penuh untuk melanjutkan ke universitas dan menciptakan peluang baru bagi masa depan keluarganya,” ungkap Anthony Tan, Group CEO dan Co-Founder Grab, dalam keterangannya, Jumat (13/3/2026).

Sorotan Program 2025

Komitmen tahun 2026 ini dibangun di atas momentum signifikan sepanjang tahun sebelumnya. Pada 2025, GrabForGood Fund menyalurkan lebih dari US$2 juta, secara langsung mendukung lebih dari 3.600 mahasiswa dalam program GrabScholar di seluruh Asia Tenggara melalui beasiswa bantuan serta beasiswa penuh berbasis prestasi. Dana ini juga mendukung berbagai inisiatif komunitas untuk memperkuat jaringan pengasuhan, mengatasi masalah nutrisi di sekolah guna meningkatkan hasil pendidikan, serta mendorong pengembangan pembelajaran dan inovasi di seluruh Asia Tenggara.

Sejak diluncurkan pada 2022, program GrabScholar telah mendukung 8.238 mahasiswa di seluruh Asia Tenggara, termasuk mitra pengemudi dan pedagang beserta anggota keluarga inti mereka, serta masyarakat umum. Pada tahun 2025 saja, 3.486 anak sekolah menerima beasiswa GrabScholar, dan 117 mahasiswa universitas memperoleh beasiswa penuh berbasis prestasi. Program ini diperluas ke Thailand dan Vietnam pada tahun lalu, serta juga tersedia di Indonesia, Malaysia, dan Filipina.

Đặng Phương Ngân merupakan salah satu penerima pertama GrabScholar di Vietnam pada tahun 2025, dan saat ini ia menempuh studi di bidang Keuangan di University of Economics Ho Chi Minh City. Ayahnya adalah mitra pengemudi Grab, dan ibunya bekerja sebagai pembersih pabrik. Ngân mengatakan, “Menjadi penerima GrabScholar terasa seperti sebuah perjalanan yang kembali ke titik awal. Ayah saya bekerja dengan Grab membuka pintu pertama bagi keluarga kami. Kini Grab mendukung pendidikan saya, dan saya berharap dapat memanfaatkannya tidak hanya untuk membangun karier di bidang keuangan, tetapi juga untuk menciptakan fondasi yang memungkinkan saya membantu orang lain yang masih menunggu kesempatan mereka.”

Di Filipina, organisasi Rise Against Hunger Philippines meluncurkan Program Suplementasi Diet dengan dukungan dari GrabForGood Fund. Inisiatif ini akan menyediakan makanan harian berbasis nasi dan kedelai kepada lebih dari 2.600 anak untuk meningkatkan nutrisi mereka dan menciptakan lingkungan belajar yang sehat.

Inisiatif Komunitas Tambahan

Selain GrabForGood Fund, Grab menjalankan beberapa program komunitas jangka panjang sebagai bagian dari komitmen triple bottom line untuk mencapai kinerja keuangan yang baik, sekaligus mendorong dampak sosial dan keberlanjutan lingkungan.

Di Singapura, Grab menawarkan Emerald Circle Scholarships, sebuah beasiswa tanpa ikatan dinas bagi anak-anak dari mitra pengemudi dan pengantaran yang memenuhi syarat untuk menempuh studi di universitas lokal, serta berbagai beasiswa bantuan mahasiswa lainnya.

Untuk mendukung pendapatan dan ketahanan para mitra, GrabAcademy menyediakan pelatihan berkelanjutan dan pengembangan keterampilan guna membantu mitra pengemudi meningkatkan potensi penghasilan mereka. Pada tahun 2025, lebih dari 1,5 juta mitra pengemudi telah menyelesaikan setidaknya satu kursus GrabAcademy. Selain itu, Grab juga menjalankan program seperti Grab Women Drivers’ Programme serta GrabAccess bagi penyandang disabilitas untuk mengurangi hambatan dalam memperoleh peluang pendapatan bagi kelompok yang kurang terwakili di platform.

Pada tahun 2025, juga terdapat 17 proyek lingkungan yang didukung untuk membantu konservasi lokal dan mendorong konsumen agar membuat pilihan yang lebih berkelanjutan. Hal ini difasilitasi melalui fitur Green Programme di dalam aplikasi Grab, yang menyalurkan kontribusi konsumen ke proyek-proyek lingkungan yang telah diverifikasi secara independen di seluruh Asia Tenggara, guna mendukung aksi iklim, konservasi alam, dan ketahanan komunitas.

Keterangan Foto: Đặng Phương Ngân, salah satu penerima pertama GrabScholar dari Vietnam pada tahun 2025.

Grab

Grab adalah super app terkemuka di Asia Tenggara yang beroperasi di sektor pengantaran, mobilitas, dan layanan keuangan digital. Melayani lebih dari 900 kota di delapan negara Asia Tenggara—Kamboja, Indonesia, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam—Grab memungkinkan jutaan orang setiap hari untuk memesan makanan atau bahan makanan, mengirim paket, memesan kendaraan atau taksi, melakukan pembayaran pembelian online, serta mengakses layanan seperti pinjaman dan asuransi, semuanya melalui satu aplikasi.

Kami mengoperasikan supermarket di Malaysia melalui Jaya Grocer dan Everrise, yang memungkinkan kami menghadirkan kemudahan layanan pengantaran bahan makanan sesuai permintaan kepada lebih banyak konsumen di negara tersebut. Sebagai bagian dari penawaran layanan keuangan kami, kami juga menyediakan layanan perbankan digital melalui GXS Bank di Singapura dan GXBank di Malaysia.

Grab didirikan pada tahun 2012 dengan misi untuk memajukan Asia Tenggara dengan menciptakan pemberdayaan ekonomi bagi semua orang. Grab berupaya menerapkan konsep triple bottom line—kami bertujuan untuk secara bersamaan memberikan kinerja keuangan bagi para pemegang saham, memberikan dampak sosial yang positif, termasuk pemberdayaan ekonomi bagi jutaan orang di kawasan ini, serta meminimalkan dampak terhadap lingkungan.