BARCELONA, SPANYOL – Media OutReach Newswire – Pada tanggal 2 Maret, 2026 WLAN Global Industry Forum yang diselenggarakan oleh World WLAN Application Alliance (WAA) berlangsung di Barcelona, Spanyol. Mengusung tema “AI-WLAN: Envisioning a New Premium Intelligent WLAN Ecosystem”, forum ini dihadiri lebih dari seratus peserta dari berbagai negara dan wilayah di seluruh dunia, yang mewakili seluruh rantai nilai industri—termasuk pakar teknologi, operator jaringan, vendor peralatan, lembaga pengujian dan sertifikasi, serta lembaga riset dan universitas. Dengan mempertemukan sumber daya WLAN global dalam satu platform, forum ini membangun jembatan kolaborasi lintas wilayah dan lintas sektor, mempercepat peningkatan industri WLAN secara global dan cerdas yang didukung AI, serta menegaskan visi bersama untuk pengembangan terkoordinasi di seluruh ekosistem global.

Saat ini, integrasi mendalam antara AI dan WLAN telah menjadi tren yang tak terelakkan dalam industri konektivitas jarak pendek global. Sebagai organisasi industri dan standar internasional pertama di dunia yang didedikasikan untuk pengalaman aplikasi WLAN, WAA memimpin dalam memajukan visi membangun pusat global untuk pertukaran teknis dan standardisasi AI-WLAN. Melalui penyelenggaraan forum ini, WAA menghadirkan konsensus global dan momentum internasional untuk menjawab tantangan bersama di sektor ini, sekaligus mengeksplorasi jalur dan paradigma baru bagi evolusi terpadu AI dan WLAN.
Forum ini dipandu oleh Luis Jorge Romero, CSO dari Comentropy Industry and Standards Innovation Service Center. Dalam pidato pembukaannya, ZHANG Ping, Presiden WAA, menyatakan bahwa tema forum AI-WLAN: Envisioning a New Premium Intelligent WLAN Ecosystem tidak hanya mencerminkan visi bersama industri, tetapi juga menunjukkan komitmen kolektif untuk bertindak bersama menuju masa depan digital yang lebih baik. Dalam sambutan selamat datangnya, Gan Bin, Wakil Presiden Huawei, menyampaikan bahwa AI sedang mentransformasi WLAN dari “respons pasif” menjadi “prediksi proaktif”, memungkinkan jaringan memenuhi kebutuhan yang terdiferensiasi dan berbasis skenario di berbagai industri. Ia berharap para mitra industri dapat bersinergi untuk membantu sektor WLAN global memainkan peran yang lebih besar di era AI.
Kerja sama internasional tetap menjadi benang merah sepanjang forum dan menjadi fokus utama peserta. Bersama organisasi internasional, operator, dan vendor peralatan terkemuka, WAA meluncurkan “International Cooperation Initiatives on AI-WLAN Standardization”, yang merinci prioritas kolaborasi inovasi dalam standar teknis AI-WLAN di tingkat global. Inisiatif ini meletakkan dasar yang kokoh untuk mengurangi hambatan standar dan mendorong pengembangan teknologi yang terkoordinasi.
Selama forum, WAA menandatangani dua Nota Kesepahaman (MoU)—masing-masing dengan WBBA dan GIIC—yang semakin memperluas lanskap kerja sama internasionalnya dan memperkuat upaya bersama untuk membawa industri WLAN ke tahap baru pengembangan yang cerdas dan global. Forum ini juga menampilkan upacara peluncuran “Establishment of the WLAN Intelligent Sensing Industry Ecosystem Organization & Release of High-Quality 10 Gbps AI Campus Technical and Standard White Paper.” Tonggak-tonggak ini akan terus memperdalam kolaborasi industri, mempercepat inovasi teknologi, dan mengoptimalkan skenario aplikasi—secara kolektif menghadirkan pengalaman layanan jaringan yang lebih berkualitas dan efisien bagi pengguna.
Dalam sesi keynote, para pembicara berdiskusi mendalam sesuai tema forum, dengan fokus pada konvergensi teknologi AI-WLAN, evolusi standar, penerapan berbasis skenario, serta co-creation ekosistem. Mereka berbagi wawasan strategis dan pencapaian praktis, memberikan ide dan arahan untuk mendorong pengembangan terkoordinasi di industri global.
Dalam pidatonya berjudul “WLAN in Era of AI”, ZHANG Ping menguraikan empat arah inti pengembangan AI-WLAN: kecerdasan nirkabel, kecerdasan operasional, keamanan AI-WLAN, serta WLAN sensing dengan kecerdasan terwujud (embodied intelligence), yang memetakan jalur teknologinya.
Jim Lansford, IEEE Life Fellow dan Chair of IEEE 802.11 Wireless Next Generation Standing Committee, dalam presentasinya “The Next Generation beyond 802.11bn: the Foundation for AI-Native WLAN”, menyatakan bahwa AI dan machine learning dapat secara efektif mengurangi interferensi, mempertahankan dari serangan kuantum, mengoptimalkan parameter lapisan fisik, serta mendorong jaringan nirkabel mencapai kemampuan untuk hiburan imersif dan otomatisasi industri dengan keandalan tinggi dan latensi rendah, mendekati kinerja jaringan kabel.
SHI Chao, Deputy General Manager Home IoT Product Department di China Mobile (Hangzhou) Information Technology Co., Ltd, membagikan wawasan dalam presentasinya “From Connectivity to Intelligent Networking: China Mobile’s Leadership in the Intelligent Upgrade of AI-WLAN Home Networks.” Ia mengusulkan bahwa AI-WLAN berfungsi sebagai “otak” dan “sistem saraf” rumah digital, memungkinkan kecerdasan jaringan otonom yang secara proaktif menyelesaikan masalah sebelum pengguna menyadarinya, sehingga menghadirkan layanan yang bersifat proaktif.
XU Fan, Chief Architect lini produk Optical Access Network Huawei, dalam presentasinya “AI-WLAN Enables Ultimate Home Network Experience”, menyatakan bahwa latensi rendah yang deterministik (dalam 20 milidetik) merupakan faktor kunci bagi kolaborasi cloud-edge, kecerdasan terwujud, kontrol robot jarak jauh, serta siaran langsung definisi tinggi oleh kreator konten. AI-WLAN kini menjadi fondasi inti pengalaman digital.
Bocar Alpha BA, CEO SAMENA Telecommunications Council, menegaskan bahwa membangun ekosistem industri yang mengintegrasikan AI dan WLAN merupakan hal yang sangat penting. Integrasi mendalam antara AI dan jaringan nirkabel cerdas telah menjadi pilar fundamental bagi transformasi digital lintas industri. WLAN telah berevolusi dari teknologi pendukung menjadi infrastruktur strategis yang menopang pembangunan ekonomi. Mendorong upaya kolaboratif lintas wilayah dalam standardisasi WLAN memiliki arti yang sangat signifikan untuk memastikan keberlanjutan dan ketahanan digital ekonomi digital.
Marcos Martínez Vázquez, MaxLinear, Rapporteur ITU-T Q3/15, memperkenalkan materi berjudul “AI Technologies in ITU-T Q3/SG15”, dengan mengusulkan bahwa AI menyediakan mekanisme bagi komunikasi di dalam lingkungan lokal (in-premises) untuk mencapai optimasi lintas lapisan, lintas perangkat, dan tingkat sistem yang sulit dicapai dengan metode tradisional. Ia juga menyampaikan bahwa upaya lanjutan akan dilakukan untuk memperkuat penyelarasan dengan organisasi internasional seperti WAA guna menghindari duplikasi pekerjaan dan menciptakan sinergi dalam pengembangan standar.
Tiago Rodrigues, Presiden dan CEO Wireless Broadband Alliance (WBA), dalam presentasinya “AI/ML For Wi-Fi: Enabling Scalable, Intelligent Wi-Fi Ecosystems”, menyatakan bahwa dengan meningkatnya kompleksitas operasional, AI dan machine learning menjadi elemen esensial untuk menjaga jaringan tetap andal, aman, dan efisien dalam skala besar. Industri perlu menyelaraskan standar data, antarmuka, dan tata kelola bersama agar Wi-Fi cerdas dapat berfungsi di lingkungan multi-vendor dunia nyata dan memberikan nilai bagi seluruh pengguna.
LIU Guangfeng, General Manager H3C Kantor Spanyol, membagikan wawasan dalam presentasi berjudul “AI-Driven WLAN for Enterprise: From High Speed to True Intelligence” tentang bagaimana produsen menerjemahkan standar menjadi produk dan layanan, serta mencapai prediksi masalah, manajemen kebijakan adaptif, dan keamanan zero-trust melalui model berbasis cloud.
Ketua ISO/IEC JTC 1/SC 6 Shin-Gak Kang dalam sesi “ISO/IEC JTC 1/SC 6 Standardization toward AI-Enhanced Network Control” menyampaikan bahwa AI dapat secara signifikan meningkatkan kinerja WLAN dan pengalaman pengguna tanpa perubahan pada standar PHY/MAC. Ia menekankan bahwa upaya mendatang perlu mempercepat standardisasi mekanisme kontrol dan manajemen untuk lingkungan WLAN, dengan tetap memahami keterbatasan kapasitas fisik dan memanfaatkan teknologi AI.
Ganesh Swaminathan, Wakil Presiden dan General Manager Wireless Infrastructure and Networking di Qualcomm Technologies, dalam presentasi “Enabling Reliable AI-Driven WLAN Experiences with Wi-Fi 8” menjelaskan bagaimana kemampuan konektivitas dan komputasi end-to-end full-stack berbasis platform chip Dragonwing terbaru, dengan memanfaatkan Wi-Fi 8 dan arsitektur berbasis AI, menyediakan akses berkecepatan tinggi dan cerdas untuk skenario rumah tangga, 5G FWA, Fiber Gateway, serta sektor industri.
Setelah sesi keynote, diselenggarakan forum diskusi panel bertema “AI-WLAN Innovative Points on Application and Standardization.” Dipandu oleh Li Li, Chief Scientist of Standards di Huawei, panel ini menghadirkan Jim Lansford (Chair IEEE 802.11 Wireless Next Generation Standing Committee), Marcos Martínez Vázquez (MaxLinear, Rapporteur ITU-T Q3/15), Shin-Gak KANG (Ketua ISO/IEC JTC 1/SC 6), WANG Xuemin (Chair WAA TCS), DU Peng (Technical Director of Europe, New H3C Technologies Co., Ltd.), dan Chano Gómez (Senior Director of Product Management, Qualcomm Technologies, Inc.). Mereka membahas secara mendalam topik-topik seperti keamanan AI-WLAN, peningkatan kinerja, optimalisasi pengalaman, serta kolaborasi standar, membangun konsensus untuk implementasi praktis dan pengembangan teknologi serta industri yang sehat.
Sebagai pertemuan industri besar yang menggabungkan profesionalisme tinggi dengan perspektif global, 2026 WLAN Global Industry Forum tidak hanya menyediakan platform inti bagi kolaborasi dan pertukaran di seluruh rantai nilai WLAN, tetapi juga memperkuat konsensus internasional terkait konvergensi AI–WLAN serta fondasi kerja sama industri global.
Sekretaris Jenderal WAA YANG He menyatakan:
“Dengan memanfaatkan momentum forum ini, WAA akan terus memperdalam integrasi dua arah antara AI dan WLAN, memperkuat kolaborasi internasional, serta terus berperan sebagai ‘koordinator’ dan ‘katalisator’. Kami akan terus menjembatani sumber daya industri global, memperdalam pertukaran teknis internasional dan kerja sama standar, serta mendorong hasil yang memungkinkan pengalaman WLAN premium dinikmati pengguna di seluruh dunia—bersama-sama menulis babak berikutnya dari ekosistem jaringan cerdas AI–WLAN.”
Recent Comments