SINGAPURA – Media OutReach Newswire – Dialog Pemuda China-Singapura (China-Singapore Youth Dialogue) selesai digelar di Singapura pada tanggal 25 Maret, mengumpulkan para peserta muda untuk bertukar gagasan tentang teknologi, budaya, dan keberlanjutan dengan tema “Membangun Masa Depan: Persatuan Suara Pemuda.”

Diselenggarakan bersama oleh People’s Daily dan Lianhe Zaobao, acara yang berlangsung selama dua hari ini menampilkan 12 perwakilan muda yang mengeksplorasi bagaimana generasi mereka membentuk masa depan melalui inovasi, pembaruan budaya, dan kolaborasi lintas batas.
Dalam panel pertama, “Pemuda Penggerak Inovasi Teknologi,” para peserta yang bekerja di bidang robotika, mobil terbang, dan verifikasi data membahas peluang sekaligus tantangan era AI.
Tan Wei Hua, kepala desain di LionsBot International yang berbasis di Singapura, menanggapi kekhawatiran tentang “kecemasan akan AI” dan dampaknya terhadap lapangan pekerjaan. “Pekerjaan-pekerjaan baru akan diciptakan. Generasi berikutnya akan melakukan hal yang sama sekali berbeda,” ujarnya, menunjuk robotika sebagai bidang peluang yang terus berkembang.
Quah Zheng Wei, CEO dan salah satu pendiri Accredify, mendorong para calon wirausahawan untuk mengambil langkah pertama. Dengan industri teknologi yang berkembang pesat, ia menekankan bahwa “tidak ada yang menghambat Anda.”
Dari perspektif industri, Michael Du, CFO dan wakil presiden ARIDGE, mengatakan bahwa teknologi yang sedang berkembang memperluas kemungkinan dalam kehidupan sehari-hari. Sementara itu, Xu Huazhe, asisten profesor di Institut Ilmu Informasi Interdisipliner Universitas Tsinghua, menyoroti keunggulan generasi muda: “Dengan selera yang tepat, mereka akan membangun hal-hal yang paling bermakna.”
Panel kedua, “Pembaruan Kontemporer Budaya Tradisional,” mengalihkan fokus dari inovasi ke warisan. Para seniman dan praktisi budaya di bidang seni pahat kayu, seni kertas, desain perhiasan, dan jurnalisme mengeksplorasi bagaimana tradisi dapat direvitalisasi dalam konteks modern.
Seniman pahat kayu Deng Kun menekankan pentingnya mengasah kepekaan terhadap keindahan, sementara jurnalis seni dan budaya Lianhe Zaobao, Zhang Heyang, menggambarkan budaya tradisional sebagai “tempat perlindungan spiritual bagi generasi muda saat ini.”
Desainer Longhong Ziwei, pendiri dan direktur artistik merek aksesori Soft Mountains, mengatakan bahwa keterlibatannya dengan warisan Yi telah menginspirasi karyanya dan diterima oleh khalayak internasional.
Seniman kertas dan media campuran asal Singapura, Koh Pei Li, yang terinspirasi dari kehidupan perkotaan sehari-hari, menyoroti nilai memperhatikan detail yang sering terabaikan. Melalui karyanya, ia berharap dapat menghubungkan kembali orang-orang dengan keindahan halus di sekitar mereka.
Di panel terakhir, “Bersama Membangun Masa Depan Berkelanjutan,” para pembicara dari bidang arsitektur, mode, dan konservasi kelautan menawarkan perspektif interdisipliner tentang keberlanjutan.
Chen Kan, arsitek utama TAB Architecture and Design, berbicara tentang filosofi “menyertai” (being-with) sebagai prinsip panduan. “Kita membutuhkan kapasitas yang lebih dalam untuk hidup berdampingan dengan orang lain,” ujarnya.
Goy Zhenru, arsitek utama Goy Architects di Singapura, menekankan pentingnya merancang yang selaras dengan alam. Ia menyoroti pentingnya menghubungkan ruang-ruang kehidupan dengan elemen-elemen alami seperti angin sepoi-sepoi dan sinar matahari untuk menciptakan kenyamanan dan kesadaran lingkungan.
Sam Shu Qin, salah satu pendiri Our Singapore Reefs dan Our Blue Spaces, yang menggambarkan dirinya sebagai “tukang kebun di bawah air,” menyatakan harapannya agar generasi muda menyadari kemampuan mereka untuk memberi kembali kepada laut.
Bagi perancang busana Chen Peng, pendiri merek CHENPENG, keberlanjutan bersifat kultural sekaligus praktis. “Ini harus berbasis budaya dan tidak membahayakan bumi. Ini bukanlah sebuah pilihan, melainkan perpanjangan alami dari filosofi,” katanya.
Dialog ini menandai langkah maju dalam kerja sama media dan pertukaran antarmasyarakat antara China dan Singapura. Dengan memperkuat perspektif pemuda, acara ini menampilkan energi inovatif dan potensi kolaboratif kedua negara, sekaligus membantu membangun platform jangka panjang untuk keterlibatan bilateral dan kemajuan bersama.
Recent Comments