Bertujuan Memberdayakan UMKM Perdagangan Luar Negeri di Afrika

KIGALI, RWANDA – Media OutReach Newswire – XTransfer, platform keuangan B2B lintas batas terkemuka di dunia, merasa terhormat karena Chief Strategy Officer mereka, Neil Ni, berpartisipasi dalam Remittances Roundtable: Policy and Partnerships Shaping the Next Generation of Cross-Border Flows di Inclusive FinTech Forum 2026 di Rwanda. Partisipasi ini menegaskan komitmen perusahaan untuk mendorong arus lintas batas yang lebih cepat, lebih murah, dan lebih transparan di seluruh Afrika, khususnya bagi UMKM yang terlibat dalam perdagangan internasional.

Keterangan Foto: CSO XTransfer, Neil Ni, berbicara dalam Remittances Roundtable di Inclusive FinTech Forum 2026 di Rwanda.

Dalam sesi tersebut, Neil bergabung dalam meja bundar yang menghadirkan Bernard Rwisumbura Nsengiyumva dari National Bank of Rwanda, Dr Francis Lwanga dari Zambia Electronic Clearing House Limited, Owureku Asare dari Bank of Ghana, Mike Truter dari Swift, dan tamu terhormat lainnya, dengan moderator Luca Antonio Ricci dari International Monetary Fund. Para panelis membahas langkah-langkah praktis yang dapat mendorong remittance dan arus lintas batas di 2026–2027, termasuk interoperabilitas, likuiditas koridor, kendala valuta asing, dan kepatuhan proporsional.

Salah satu tema yang mendapatkan perhatian besar adalah bahwa kebijakan mulai menyesuaikan diri dengan kebutuhan pasar. Contoh yang tepat adalah inisiatif akses pembayaran lintas batas baru oleh bank sentral Kenya dan Rwanda (diumumkan 11 Maret 2026), yang memperkenalkan pengakuan bersama dan jalur “fast-track” bagi penyedia layanan pembayaran berlisensi yang beroperasi di antara kedua negara. Neil mencatat bahwa pengurangan langkah lisensi yang berulang, penyelarasan ekspektasi kepatuhan inti, dan peningkatan koordinasi pengawasan dapat memperpendek timeline ekspansi, menurunkan biaya administratif, dan pada akhirnya mendukung pembayaran lintas batas yang lebih andal dan terjangkau.

“Ketika kita melihat fase pertumbuhan berikutnya, yang penting bukan hanya inovasi pada jalur pembayaran, tetapi keselarasan dalam aturan dan pelaksanaan,” ujar Neil. “Interoperabilitas, kepatuhan proporsional, dan likuiditas koridor adalah tuas yang dapat membuat arus lintas batas secara signifikan lebih cepat, lebih murah, dan lebih transparan tanpa mengorbankan kepercayaan.”

Berdasarkan pengalaman XTransfer dalam mendukung UMKM dalam perdagangan global, Neil membagikan bahwa roadmap praktis mencakup pengembangan infrastruktur yang interoperabel, implementasi kepatuhan yang kuat dan skalabel, serta bermitra dengan regulator dan ekosistem lokal untuk memperkuat transparansi dan membuka likuiditas koridor. Ia menambahkan bahwa inilah salah satu alasan XTransfer membangun X-Net, Jaringan Penyelesaian Perdagangan B2B Global Terpadu dan Platform Pengendalian Risiko pertama di industri, untuk menghubungkan mitra ekosistem dan mendukung aliran informasi yang lebih aman dan standar dalam perdagangan dan pembayaran lintas batas.


https://www.xtransfer.com
https://www.linkedin.com/company/xtransfer.cn
https://x.com/xtransferglobal
https://www.facebook.com/XTransferGlobal/
https://www.instagram.com/xtransfer.global

Tentang XTransfer

XTransfer, platform pembayaran perdagangan lintas batas B2B terkemuka di dunia, berkomitmen menyediakan solusi pembayaran perdagangan luar negeri dan penagihan dana yang aman, patuh regulasi, cepat, nyaman, dan biaya rendah bagi usaha kecil dan menengah (UMKM), sehingga secara signifikan mengurangi biaya ekspansi global dan meningkatkan daya saing internasional. Didirikan pada tahun 2017, perusahaan ini berkantor pusat di Shanghai dan memiliki cabang di Hong Kong SAR, Inggris, Belanda, Amerika Serikat, Kanada, Australia, Singapura, Vietnam, Thailand, Malaysia, Filipina, Uni Emirat Arab, dan Nigeria. XTransfer telah memperoleh lisensi pembayaran lokal di Tiongkok Daratan, Hong Kong SAR, Singapura, Inggris, Belanda, Amerika Serikat, Kanada, dan Australia. Hingga kini, XTransfer melayani lebih dari 800.000 klien perusahaan di seluruh dunia.

Dengan bekerja sama dengan bank multinasional dan institusi keuangan ternama, XTransfer telah membangun jaringan kliring multi-mata uang global terpadu serta infrastruktur pengendalian risiko anti-pencucian uang berbasis data, otomatis, daring, dan cerdas yang berfokus pada UMKM. XTransfer menggunakan teknologi sebagai jembatan untuk menghubungkan lembaga keuangan besar dan UMKM di seluruh dunia, memungkinkan UMKM menikmati layanan keuangan lintas batas setara dengan perusahaan multinasional besar.

XTransfer menyelesaikan pendanaan Seri D pada September 2021 dan mencapai status unicorn. Perusahaan memiliki portofolio investor internasional yang beragam, termasuk D1 Capital Partners LP, Telstra Ventures, China Merchants Venture, eWTP Capital, Yunqi Capital, Gaorong Capital, 01VC, MindWorks, dan Lavender Hill Capital Partners.