MANILA, FILIPINA – Media OutReach Newswire – AutoCount, penyedia terkemuka solusi perangkat lunak manajemen keuangan, berhasil menyelenggarakan AutoCount Philippines Partner Conference 2026 untuk pertama kalinya. Acara ini mempertemukan 60 mitra guna memperkuat kolaborasi serta menampilkan berbagai inovasi terbaru.

Acara ini dihadiri oleh delegasi resmi dari Kedutaan Besar Malaysia di Filipina, yaitu Bapak Norjufri Nizar Edrus selaku Deputy Chief of Mission; Ibu Azlina Che Dir sebagai Trade Commissioner; serta Bapak Mohd Amsyari Yahya sebagai Assistant Trade Commissioner dari MATRADE Manila.

Konferensi ini menyoroti pengembangan produk AutoCount, lokalisasi perangkat lunak untuk kepatuhan terhadap BIR Filipina, serta roadmap tahun 2026, yang menegaskan komitmen perusahaan dalam membantu UMKM berkembang di ekonomi digital dan ekosistem pembayaran non-tunai di negara tersebut.

Mendorong Revolusi Non-Tunai: Integrasi Euronet QRPH

Sorotan utama konferensi ini adalah peluncuran solusi Point of Sale (POS) terintegrasi dari AutoCount. Melalui kemitraan dengan Euronet Services Inc., AutoCount kini memungkinkan merchant menerima pembayaran QRPH standar langsung dalam alur kerja POS yang sudah ada.

Integrasi ini menghilangkan kebutuhan akan perangkat keras tambahan dan proses input manual yang rumit, sekaligus menjawab meningkatnya preferensi konsumen terhadap transaksi tanpa kontak di Filipina. Manfaat utama bagi merchant meliputi:

  • Proses Checkout Lebih Cepat: Waktu tunggu berkurang melalui pemindaian QR instan.
  • Efisiensi Operasional: Rekonsiliasi otomatis dan pengurangan risiko pengelolaan uang tunai.
  • Teknologi Siap Masa Depan: Selaras dengan arah kebijakan Bangko Sentral ng Pilipinas (BSP) menuju ekosistem tanpa uang tunai.

Kepatuhan Penuh BIR untuk UMKM Filipina

Menavigasi regulasi pajak sering menjadi tantangan bagi bisnis lokal. Kini, pelaku ritel dapat beroperasi dengan lebih percaya diri karena sistem yang digunakan telah memenuhi persyaratan BIR terkait struk resmi, pelaporan penjualan, dan pencatatan yang benar. Hal ini menghilangkan kekhawatiran terkait kepatuhan dan memungkinkan mereka fokus pada pengembangan bisnis.

Dalam kesempatan peluncuran tersebut, CEO AutoCount, Bapak Choo Yan Tiee, menyampaikan, “Lanskap ritel berubah dengan cepat. Pelanggan mengharapkan kemudahan, opsi tanpa uang tunai, dan proses checkout yang lebih cepat. Pembayaran QR bukan lagi pilihan, melainkan telah menjadi standar. Dengan integrasi ini, kami membekali mitra dan mendukung merchant dengan solusi yang siap menghadapi masa depan serta selaras dengan arah pembayaran digital di Filipina.”

Memberdayakan Ekosistem Mitra yang Terus Bertumbuh

Konferensi ini dihadiri oleh lebih dari 60 mitra dari Filipina dan Malaysia, mencerminkan semakin kuatnya jaringan regional AutoCount. Sesi khusus juga menampilkan plugin yang dikembangkan oleh mitra, menunjukkan fleksibilitas dan kemampuan pengembangan perangkat lunak untuk mendukung berbagai industri dan kebutuhan bisnis.

Visi Strategis untuk 2026

Acara ini ditutup dengan pemaparan roadmap yang berfokus pada pendalaman lokalisasi serta penguatan jaringan Authorized Partner di Filipina. Seiring percepatan ekonomi digital, AutoCount tetap berkomitmen menghadirkan solusi akuntansi dan POS yang patuh regulasi, skalabel, serta siap memenuhi standar BIR CAS bagi UMKM.


https://ph.autocountsoft.com
https://www.linkedin.com/company/autocount-my/
https://facebook.com/autocountphilippines

AUTOCOUNT DOTCOM BERHAD (“AUTOCOUNT”)

Grup ini pada prinsipnya bergerak dalam pengembangan dan distribusi perangkat lunak manajemen keuangan yang mencakup akuntansi, Point of Sale (POS), dan penggajian di bawah merek “AutoCount”. Rangkaian perangkat lunaknya dirancang untuk mendukung fungsi dasar keuangan dan akuntansi dalam suatu bisnis.

Keterangan foto: Jajaran manajemen puncak AutoCount bersama perwakilan Euronet meresmikan POS yang telah terakreditasi BIR dengan integrasi QRPH dari Euronet.