MANILA, FILIPINA – Media OutReach Newswire – Asosiasi Olahraga Pikiran Asia (AMSA) dengan bangga mengumumkan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Strategis dengan Komite Olimpiade Filipina (POC) pada 30 Maret 2026. Perjanjian ini menetapkan kerangka kerja resmi untuk kolaborasi jangka panjang, yang bertujuan untuk mendorong pengembangan olahraga pikiran di Filipina.

Dalam kemitraan ini, AMSA dan POC akan bekerja sama secara erat untuk menyelaraskan struktur kompetisi dengan standar internasional, termasuk standarisasi aturan, format, dan sistem regulasi. Kedua pihak juga akan berupaya mengintegrasikan platform kompetisi daring dan luring, sekaligus bersama-sama mengembangkan ekosistem digital yang berkelanjutan yang mencakup keterlibatan pengguna, sistem peringkat, serta kapabilitas berbasis data.

Kolaborasi ini akan mencakup berbagai disiplin yang diakui oleh AMSA, termasuk catur, go, xiangqi, bridge, speed cubing, dan poker sejauh diizinkan oleh hukum yang berlaku, serta dapat diperluas ke disiplin lain berdasarkan kesepakatan bersama. Selain itu, kedua pihak juga akan melaksanakan inisiatif peningkatan kapasitas serta program sosialisasi berskala nasional untuk memperkuat kemampuan institusional dan memperluas partisipasi dalam olahraga pikiran di seluruh Filipina.

Perjanjian ini mencerminkan komitmen berkelanjutan AMSA dalam mendorong pengembangan olahraga pikiran yang terstruktur dan selaras dengan standar internasional, serta dalam memperkuat kemitraan dengan Komite Olimpiade Nasional dan badan pengelola di seluruh Asia.

Tentang AMSA

Didirikan pada tahun 2025, Asosiasi Olahraga Pikiran Asia (Asian Mind Sports Association/AMSA) bertujuan untuk mendorong pengembangan dan popularisasi olahraga pikiran di Asia, serta meningkatkan pengaruh Asia di kancah olahraga pikiran global. Pada Januari 2026, AMSA secara resmi diakui oleh Dewan Olimpiade Asia (Olympic Council of Asia/OCA) sebagai badan pengelola yang bertanggung jawab atas penyelenggaraan seluruh ajang kualifikasi olahraga pikiran dalam berbagai pesta olahraga yang berada di bawah naungan OCA di masa mendatang.