HANOI, VIETNAM – Media OutReach Newswire – Vietnam Airlines, maskapai penerbangan nasional Vietnam, menandatangani perjanjian pembelian 50 pesawat berbadan sempit Boeing 737-8 di Washington, D.C. (AS), di hadapan Sekretaris Jenderal Komite Sentral Partai Komunis Vietnam, To Lam, dan pejabat Vietnam lainnya, sebagai bagian dari kunjungan resminya ke Amerika Serikat untuk menghadiri Board of Peace.

Di sela-sela upacara penandatanganan, jajaran pimpinan maskapai juga bertemu dengan Boeing untuk membahas rencana lanjutan investasi dalam 30 pesawat berbadan lebar pada periode mendatang, dengan perkiraan nilai total lebih dari USD 12 miliar, sebagai bagian dari strategi pengembangan jaringan internasional Vietnam Airlines.

Perjanjian bersejarah ini menjadi fondasi utama strategi modernisasi armada jangka panjang Vietnam Airlines. Maskapai dijadwalkan menerima pesawat antara 2030 dan 2032, dengan ekspansi ini diperkirakan meningkatkan total armada menjadi sekitar 151 pesawat pada 2030. Investasi sebesar US$8,1 miliar (berdasarkan harga katalog 2025) memprioritaskan pengembangan armada berbadan sempit untuk meningkatkan frekuensi jaringan, fleksibilitas operasional, dan efisiensi biaya, sekaligus memperkuat daya saing di fase pertumbuhan berikutnya.

Pesawat Boeing 737-8 akan terutama beroperasi pada rute domestik dan regional di Asia, mendukung meningkatnya permintaan penumpang dan memperkuat konektivitas regional. Dalam lima tahun ke depan, Vietnam Airlines menargetkan pertumbuhan rata-rata tahunan dua digit yang berkelanjutan pada indikator operasional utama, seiring ekspansi pasar penerbangan Vietnam yang kuat.

 “Vietnam Airlines mengambil pendekatan komprehensif dan visioner untuk memperkuat kapabilitasnya, mencakup modernisasi armada, ketahanan finansial, dan pengembangan talenta berkualitas, guna mendukung ambisi pertumbuhan jangka panjang kami. Investasi 50 pesawat Boeing 737-8 menandai langkah penting dalam membangun armada modern yang hemat bahan bakar, sekaligus meningkatkan performa operasional dan standar layanan untuk memenuhi tolok ukur internasional. Perjanjian ini juga memperdalam kemitraan strategis jangka panjang antara Vietnam Airlines dan Boeing, menciptakan fondasi kuat bagi ambisi kami menjadi maskapai internasional bintang lima pada 2030,” ungkap Dang Ngoc Hoa, Ketua Dewan Direksi Vietnam Airlines, dalam keterangannya, Kamis (19/2/2026).

 “Kami bangga dapat memperkuat kemitraan dengan Vietnam Airlines dan mendukung mereka saat menggabungkan 737 MAX dengan 787 Dreamliner untuk memperluas jaringan regional dan memperkuat konektivitas di Asia. Kemampuan, efisiensi ekonomi, dan pengalaman penumpang 737‑8 membuat pesawat ini ideal untuk mendukung rencana pertumbuhan Vietnam Airlines,” tambah Stephanie Pope, Presiden dan CEO Boeing Commercial Airplanes.

Boeing 737-8 adalah pesawat terlaris tercepat dalam sejarah Boeing, diakui karena desain canggih, keandalan operasional, dan kinerja berkelanjutan. Dengan kapasitas hingga 200 penumpang dan jangkauan hingga 6.570 kilometer, pesawat ini menawarkan fleksibilitas tinggi untuk jaringan jarak pendek hingga menengah.

Ditenagai oleh mesin CFM International LEAP-1B dan menggabungkan desain aerodinamika yang dioptimalkan serta winglet teknologi maju, 737 mengurangi konsumsi bahan bakar dan emisi hingga 20 persen dibandingkan pesawat yang digantikan. Rata-rata, setiap pesawat diperkirakan menghemat hingga 8 juta pound emisi CO₂ setiap tahun, mendukung ekspansi jaringan maskapai sekaligus menurunkan biaya operasional.

Boeing Sky Interior lebih meningkatkan pengalaman penumpang, dengan ruang bagasi yang lebih besar, pencahayaan LED canggih, jendela lebih besar, dan arsitektur kabin yang luas, menghadirkan pengalaman terbang modern dan nyaman.

Selain ekspansi armada, investasi ini menegaskan komitmen jangka panjang Vietnam Airlines terhadap pembangunan berkelanjutan, pengurangan emisi, dan keunggulan layanan. Dengan tambahan 737-8, maskapai memperkuat kapabilitas operasional sekaligus mematuhi standar keselamatan dan layanan internasional.

Untuk mengamankan sumber pendanaan yang beragam, Vietnam Airlines pada 2025 melakukan pembicaraan dengan bank domestik dan lembaga keuangan AS terkemuka, termasuk EXIM Bank dan Citi, untuk mengatur pembiayaan proyek strategis seperti investasi armada.

Berdasarkan fondasi keuangan yang diperkuat dan peningkatan kinerja operasional, Vietnam Airlines terus memperluas jejak globalnya, termasuk peluncuran 14 rute internasional baru yang mencetak rekor. Kehadiran Boeing 737-8 akan semakin meningkatkan kapasitas maskapai untuk menangkap pertumbuhan di pasar penerbangan Asia Pasifik, memperluas konektivitas, dan meningkatkan kualitas layanan, seiring langkahnya menuju tujuan menjadi maskapai bintang lima pada 2030.

www.vietnamairlines.com